rabun jauh Archives - Kasoem Vision Care https://www.kasoemvisioncare.com/tag/rabun-jauh/ We Care Your Binocular Vision! Thu, 21 Dec 2023 03:21:37 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.2.3 https://www.kasoemvisioncare.com/wp-content/uploads/2016/07/cropped-icon-web-32x32.jpeg rabun jauh Archives - Kasoem Vision Care https://www.kasoemvisioncare.com/tag/rabun-jauh/ 32 32 222235612 Miopia Tinggi, Rabun Jauh Berada pada Tingkat yang Parah https://www.kasoemvisioncare.com/miopia-tinggi-ketika-rabun-jauh/ https://www.kasoemvisioncare.com/miopia-tinggi-ketika-rabun-jauh/#respond Fri, 01 Dec 2023 11:17:09 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=8333 Miopia (myopia atau miopi) adalah kelainan refraksi yang membuat mata buram atau sulit fokus melihat objek jauh, tapi jelas jika objeknya dekat. Berdasarkan level keparahan,...

The post Miopia Tinggi, Rabun Jauh Berada pada Tingkat yang Parah appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Miopia (myopia atau miopi) adalah kelainan refraksi yang membuat mata buram atau sulit fokus melihat objek jauh, tapi jelas jika objeknya dekat. Berdasarkan level keparahan, miopia terbagi menjadi tiga. Salah satunya miopia tinggi. Seperti apa kondisi penglihatan tersebut?

Miopia Tinggi

Miopia (myopia atau miopi) terjadi ketika cahaya yang masuk tidak jatuh dengan benar di retina. Dalam catatan National Eye Institute, ini karena bola mata tumbuh terlalu panjang dari depan ke belakang, ada masalah dengan bentuk kornea, seperti terlalu melengkung tajam atau masalah pada lensa (bagian dalam mata yang membantu fokus mata).

Berdasarkan level, seperti dilansir dari Jurnal Ilmiah: Myopia Douglas R Fredrick, associate clinical professor of ophthalmology miopia dalam National Library of Medicine, myopia terbagi menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.

  1. Miopia ringan adalah 0 dioptri hingga −1,5 dioptri
  2. Miopia sedang adalah 1,5 dioptri hingga −6,0 dioptri
  3. Miopia tinggi −6,0 dioptri atau lebih

Sedangkan, ketika myopia lebih dari −8,0 dipotri atau lebih disebut dengan miopia patologis. Ini sering menyebabkan atrofi koroid dan degenerasi makula retinab bersamaan dengan hilangnya ketajaman penglihatan sentral dan tingginya insiden ablasi retina, glaukoma, dan strabismus.

Sementara itu, Singapore National Eye Centre, mendefinisikan miopia tinggi lebih dari -5 dioptri. Menurutnya pada pasien dengan miopia tinggi, bola mata lebih panjang dari biasanya dan beberapa mungkin mengembangkan outpouching dari dinding mata (posterior stafiloma).

Penyebab Miopia Tinggi

Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dengan orang tua yang menderita rabun jauh, meskipun belum menderita rabun jauh, cenderung memiliki mata yang lebih panjang daripada anak-anak yang memiliki orang tua yang tidak menderita rabun jauh. Sehingga, memiliki kecenderungan untuk menjadi rabun jauh di kemudian hari.

Dalam catatan Stanford Medicine, Health Children’s, ini terkait dengan beberapa kondisi genetik dan beberapa faktor yang terkait dengan persalinan, seperti:

  • glaukoma kongenital
  • retinopati prematuritas (ROP)
  • albinisme mata
  • sindrom Marfan
  • sindrom Ehlers-Danlos

Risiko Miopia Tinggi

Tak hanya penglihatan kabur, orang dengan kondisi ini mengembangkan risiko masalah mata lain, seperti berikut.

  1. Pusat retina (makula) menipis seiring bertambahnya usia. Akibatnya, kemampuan untuk fokus pada objek tertentu (seperti membaca tanda) berkurang dan akhirnya hilang. Selain itu, rentan robek dan berlubang, yang berdampak pada lepasnya retina
  2. Retina bisa pecah, suatu kondisi yang disebut retinoschisis miopia (MRS)
  3. Lapisan mata di bawah retina dapat merosot atau retak, sehingga menyebabkan pembuluh darah baru yang rusak tumbuh di bawah retina (proses yang disebut neovaskularisasi koroidal , atau CNV). Pembuluh darah bisa berdarah dan menimbulkan bekas luka, dengan bekas luka kecil menyebabkan kerusakan makula ringan dan bekas luka yang lebih besar menyebabkan masalah yang lebih signifikan
  4. Peningkatan tekanan mata dapat menyebabkan glaukoma
  5. Katarak
  6. Mata menjadi lebih rentan terhadap cedera dan trauma lainnya, seperti operasi

Karena peningkatan risiko mata tertentu, orang dengan miopia tinggi harus menjalani pemeriksaan mata apabila mengalami gejala secara tiba-tiba. Misalnya, penurunan penglihatan atau memburuknya miopia.

Rawat Miopia di Kasoem Vision Care

Salah satu rekomendasi vision care untuk pemeriksaan mata ada di Kasoem Vision Care. Selama lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan pemeriksaan detail yang fokus pada tajam penglihatan, pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP) oleh Refractionist Optician.

Sebagai solusi, Kasoem Vision Care juga menyediakan berbagai kacamata dan lensa dari brand terpercaya serta lensa kontak untuk memenuhi kebutuhan penglihatan. Silakan menghubungi kami melalui Kasoem Care, layanan pelanggan 24 jam untuk reservasi atau konsultasi. Anda dapat mengunjungi Kasoem Vision Care di cabang terdekat kota Anda!

The post Miopia Tinggi, Rabun Jauh Berada pada Tingkat yang Parah appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/miopia-tinggi-ketika-rabun-jauh/feed/ 0 8333
Kelainan Refraksi Anak, Ini Tiga Jenis yang Paling Umum https://www.kasoemvisioncare.com/kelainan-refraksi-anak-ini-tiga-jenis-yang-paling-umum/ https://www.kasoemvisioncare.com/kelainan-refraksi-anak-ini-tiga-jenis-yang-paling-umum/#respond Wed, 12 Jul 2023 07:04:55 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7795 Kelainan refraksi anak (pediatric refractive error) menyebabkan penglihatannya tak fokus saat melihat objek. Tergantung jenisnya, penglihatan anak bisa buram saat melihat objek dekat atau sebaliknya,...

The post Kelainan Refraksi Anak, Ini Tiga Jenis yang Paling Umum appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Kelainan refraksi anak (pediatric refractive error) menyebabkan penglihatannya tak fokus saat melihat objek. Tergantung jenisnya, penglihatan anak bisa buram saat melihat objek dekat atau sebaliknya, buram ketika melihat benda yang jauh. Lantas, apa saja kelainan refraksi anak?

Kelainan Refraksi Anak

Dalam catatan Stanford Medicine Children’s Health, anak dengan penglihatan normal tidak akan kesulitan saat melihat objek jarak dekat mau pun jauh. Sebab, tak ada masalah pada anatomi mata. Sehingga, cahaya yang masuk ke mata dapat diteruskan ke otak secara baik.

Penglihatan normal

  1. Cahaya masuk ke mata melalui kornea. Ini adalah permukaan bening berbentuk kubah yang menutupi bagian depan mata.
  2. Dari kornea, cahaya melewati pupil. Jumlah cahaya yang lewat dikendalikan oleh iris. Ini adalah bagian berwarna dari mata.
  3. Dari sana, cahaya kemudian mengenai lensa. Ini adalah struktur yang jelas di dalam mata yang memfokuskan sinar cahaya ke retina.
  4. Selanjutnya, cahaya melewati humor vitreous. Ini adalah zat bening seperti jeli yang mengisi bagian tengah mata. Ini membantu menjaga bentuk mata tetap bulat.
  5. Akhirnya, cahaya mencapai retina. Ini adalah lapisan saraf peka cahaya yang melapisi bagian belakang mata. Di sini gambar terbalik.

Saraf optik membawa sinyal cahaya, gelap, dan warna ke korteks visual otak. Bagian otak ini mengubah sinyal menjadi gambar (penglihatan kita).

Bagaimana terjadinya kelainan refraksi anak?

Sementara itu, seperti dilansir dari American Association for Pediatric Ophthalmology and Strabismus, kelainan refraksi dapat terjadi karena cahaya tidak terfokus dengan baik pada retina. Sebab, mata bekerja seperti kamera. Setiap bagiannya berfungsi untuk penglihatan. Itu terdiri:

  • pupil, titik gelap di bagian mata yang berwarna untuk bukaan di bagian depan
  • kornea, pelindung bening yang menutupi bagian depan mata
  • lensa, bagian bening bulat di tengah mata
  • retina, lapisan belakang bagian dalam mata sebagai penginderaan cahaya di bagian belakang mata

Untuk melihat dengan jelas, sinar cahaya yang datang dari suatu objek harus fokus ke retina. Jika sinar cahaya tidak terfokus dengan baik pada retina, mungkin ada kelainan refraksi.

Jenis-jenis Kelainan Refraksi Anak

Kelainan refraksi anak ini, terbagi menjadi tiga jenis. Adapun jenis-jenisnya, yakni sebagai berikut.

Myopia (rabun jauh)

Miopia atau rabun jauh merupakan kelainan refraksi yang membuat anak-anak tak fokus melihat objek yang jauh. Sementara, dia dapat melihat objek yang dekat dengan jelas. Penyebabnya:

  • sumbu bola mata terlalu panjang
  • daya refraksi mata terlalu kuat
  • kornea terlalu melengkung

Kondisi tersebut membuat cahaya yang masuk ke mata terfokus di depan retina. Akhirnya, objek yang jauh tampak tidak fokus. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan sakit kepala dan atau ketegangan mata. Untuk mengoreksi myopia, anak membutuhkan kacamata atau lensa kontak dengan daya pemfokusan ke retina.

Hyperopia (rabun dekat)

Hyperopia lebih sering terjadi pada 7 tahun pertama kehidupan. Rabun dekat menyebabkan penglihatan anak-anak buram atau blur saat melihat objek jarak dekat. Sedangkan, objek yang jaraknya jauh terlihat jelas. Penyebabnya karena sumbu bola mata terlalu pendek atau karena daya kekuatan fokus mata terlalu lemah. Ini menyebabkan objek yang dekat dan jauh terlihat buram.

Jika berlangsung terus menerus, rabu dekat dapat menyebabkan:

  • sakit kepala
  • ketegangan mata, dan/atau kelelahan
  • menyipitkan mata
  • menggosok mata
  • kurang minat di sekolah dan kesulitan membaca

Biasanya, penglihatan anak yang menderita rabun dekat dalam jumlah kecil hingga sedang, masih normal dan tidak memerlukan kacamata. Hal ini karena anak- anak dapat mengkompensasi sendiri dengan menggunakan daya pemfokusan (akomodasi) alami mereka. Sementara, hyperopia dalam jumlah besar mungkin perlu diobati dengan konvergen atau plus (+). Terutama, terjadi ketika kelainan mata silang (esotropia akomodatif) atau penglihatan kabur.

Astigmatisme (silindris)

Anak-anak yang menderita silindris akan melihat objek yang dekat dan jauh buram. Itu terjadi karena kelengkungan kornea yang tidak normal. Sehingga, menyebabkan dua titik fokus jatuh di dua lokasi berbeda. Misalnya, bagian depan mata lebih melengkung ke satu arah daripada yang lain. Sementara, cahaya difokuskan pada titik yang berbeda di depan dan di belakang retina. Akibatnya, penglihatan terlihat melebar, bergelombang atau terdistorsi.

Astigmatisme dapat dimulai pada masa kanak-kanak atau di masa dewasa. Jika tidak ada perbaikan, dapat berdampak pada ketegangan mata. Beberapa gejala yang mungkin anak rasakan, termasuk:

  • sakit kepala
  • ketegangan mata dan atau kelelahan
  • menggosok mata
  • kurang minat di sekolah dan kesulitan membaca

Apakah anak dengan silindris perlu alat bantu penglihatan?

Ini tergantung pada kondisi yang anak-anak alami. Jika parah, mereka memerlukan kacamata untuk memperbaiki penglihatan. Selain itu, lensa kontak mungkin bisa menjadi opsi.

Kacamata Kelainan Refraksi Anak di Kasoem Vision Care!

Kacamata untuk mengoreksi penglihatan karena kelainan refraksi dapat ditemukan di Kasoem Vision Care. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care bukan hanya menyediakan kacamata, melainkan pemeriksaan penglihatan, yang bukan hanya fokus pada tajam penglihatan saja.

Pemeriksaan oleh Refractionist Optician meliputi, tes lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), buta warna, dan screening low vision hingga pemeriksaan untuk penggunaan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP).

Pilihan kamacata dari brand lokal hingga internasional dengan harga terjangkau tersedia di Kasoem Vision Care. Untuk informasi lain, hubungi Kasoem Care dengan melalui layanan chat 08118179910. Layanan ini tersedia Senin sampai Minggu, pada 09.00-16.00 WIB.

The post Kelainan Refraksi Anak, Ini Tiga Jenis yang Paling Umum appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/kelainan-refraksi-anak-ini-tiga-jenis-yang-paling-umum/feed/ 0 7795
Lima Masalah Umum pada Mata, Kamu Pernah yang Mana nih? https://www.kasoemvisioncare.com/lima-masalah-umum-pada-mata-kamu-pernah-yang-mana-nih/ https://www.kasoemvisioncare.com/lima-masalah-umum-pada-mata-kamu-pernah-yang-mana-nih/#respond Mon, 19 Jun 2023 08:00:40 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7588 Mata merupakan organ utama penglihatan. Untuk menjalankan fungsi tersebut, maka perlu dijaga kesehatannya. Apalagi, mata termasuk area sensitif, yang lebih rentan terkena gangguan ketimbang organ...

The post Lima Masalah Umum pada Mata, Kamu Pernah yang Mana nih? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Mata merupakan organ utama penglihatan. Untuk menjalankan fungsi tersebut, maka perlu dijaga kesehatannya. Apalagi, mata termasuk area sensitif, yang lebih rentan terkena gangguan ketimbang organ lain. Lantas, apa saja masalah umum pada mata?

Masalah Umum pada Mata

Mulai dari anak-anak hingga orang tua lanjut usia (lansia) berisiko mengalami gangguan pada mata. Hal tersebut, disebabkan oleh berbagai faktor. Misalnya, bawaan dari lahir atau terjadi karena kondisi yang tak disadari. Seperti dilansir dari WebMD, berikut lima masalah umum yang dapat terjadi pada mata.

Ketegangan mata

Ketegangan mata adalah kelelahan pada mata, karena terlalu lama digunakan untuk berkonsentrasi pada sesuatu. Ketika mata menatap layar smart phone atau komputer terus menerus, kondisi tersebut juga disebut ketegangan mata digital atau sindrom penglihatan komputer.

Dalam catatan healthdirect, saat terjadi ketegangan mata, gejala yang terasa adalah mata lelah, perih atau gatal. Mereka juga merasakan:

  • sensasi terbakar
  • penglihatan kabur atau penglihatan ganda
  • kesulitan berkonsentrasi
  • kepekaan terhadap cahaya
  • sakit kepala
  • sakit leher, bahu atau punggung karena ketegangan otot

Mata merah

Ini adalah istilah umum untuk menggambarkan mata merah, iritasi, dan berwarna darah. Kemerahan terjadi ketika pembuluh darah kecil di bawah permukaan mata membesar atau meradang. Biasanya, ini merupakan reaksi terhadap sesuatu yang mengiritasi mata.

Kemerahan dapat memengaruhi satu atau keduanya. Selain itu, dapat berkembang dari waktu ke waktu atau muncul tiba-tiba, seperti alergi atau cedera mata.

Gejala dari mata merah, berupa:

  • sakit mata
  • gatal
  • kotoran mata
  • mata bengkak
  • perubahan penglihatan, seperti penglihatan kabur

Rabun ayam

Dikenal dengan istilah rabun ayam atau rabun senja, menggambarkan kondisi ketidakmampuan untuk melihat dengan baik pada malam hari atau dalam cahaya redup. Dalam catatan Cleveland Clinic, kebutaan malam (nyctalopia) berhubungan dengan ketidakmampuan untuk beradaptasi dengan cepat dari lingkungan yang cukup terang ke lingkungan yang kurang terang.

Nyctalopia bukan penyakit, melainkan gejala dari masalah mata. Beberapa orang, bahkan terlahir dengan masalah ini. Tak hanya itu, kondisi ini mungkin berkembang dari penyakit degeneratif yang melibatkan retina dan biasanya tidak dapat diobati. Jika merasakan kondisi seperti itu, harus ekstra hati-hati di area dengan cahaya redup.

Bagi orang yang mengalami kelainan refraksi, merasa kesulitan saat melihat malam merupakan hal wajar. Penyebab rabun ayam selama ini, meliputi:

  • rabun jauh (myopia)
  • katarak
  • keratoconus
  • kekurangan vitamin A

Baca juga: Tip Menjaga Kesehatan Mata, Ini Cara Sederhana dan Mudah!

Mata malas

National Eye Institute (NEI) mengatakan amblyopia atau mata malas adalah kondisi penglihatan mata buruk yang terjadi hanya pada satu mata. Gangguan penglihatan ini terjadi saat ada masalah kerja otak dan mata. Dengan demikian, otak tidak dapat mengenali penglihatan dari satu matanya.

Mata malas berkembang pada orang dewasa mau pun anak-anak. Jika kondisi tersebut dibiarkan, otak akan semakin bergantung pada mata lain yang memiliki penglihatan lebih kuat. Sementara, penglihatan pada mata satunya lagi yang kondisinya lemah akan semakin buruk.

Anak-anak yang menderita mata malas, akan melakukan hal seperti menyipitkan mata, menutup mata atau memiringkan kepala saat melihat objek.

Mata juling

Strabismus atau mata juling adalah kondisi ini terjadi ketika mata melihat ke dua arah yang berbeda. Posisi bola mata tidak sejajar ini menyebabkan satu mata terfokus lurus ke depan. Sementara, yang lain berputar ke dalam, ke luar, ke atas, atau ke bawah.

Dampak dari mata juling, istilah lainnya, adalah penglihatan ganda. Itu membuat otak mengabaikan bayangan dari mata yang tidak terfokus lurus ke depan. Sehingga, otak hanya mengandalkan penglihatan dari mata yang jelas melihat objek. Sedangkan, mata yang memiliki penglihatan buruk tidak berkembang dengan baik.

Buta warna

Buta warna atau defisiensi warna merupakan kondisi mata manusia yang tak dapat melihat warna dengan cara normal. Sebagian besar orang dengan masalah ini merasa kesulitan ketika membedakan warna tertentu. Umumnya, tak bisa membedakan warna hijau dan merah, terkadang biru.

Kondisi ini terjadi ketika satu atau lebih sel kerucut dalam retina tidak ada, tidak berfungsi atau mendeteksi warna yang berbeda dari biasanya. Ketika, ketiga sel kerucut tidak ada, artinya buta warna yang diderita parah.

Sedangkan, buta warna ringan terjadi saat ketiga sel kerucut ada, tetapi satu sel kerucut tidak berfungsi dengan baik. Sehingga, mendeteksi warna yang berbeda dari biasanya. Maka dari itu, cara mengetahui apakah buta warna atau tidak, periksa gejala atau ciri-cirinya terlebih dahulu.

  1. Kesulitan melihat warna dan kecerahan warna dengan cara biasa
  2. Ketidakmampuan untuk membedakan antara nuansa warna yang sama atau serupa. Ini paling sering terjadi dengan warna merah dan hijau atau biru dan kuning

Mengalami Masalah Mata yang Menggangu Penglihatan?

Lakukan pemeriksaan ke Kasoem Vision Care. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun pemeriksaan bukan hanya fokus pada tajam penglihatan saja. Di sana, tersedia pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), pemeriksaan buta warna, dan screening low vision hingga pemeriksaan untuk penggunaan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP).

Tes penglihatan dilakukan oleh Refractionist Optician tersertifikasi. Selain itu, tersedia pilihan kamacata dari brand lokal hingga internasional dengan harga terjangkau. Untuk informasi lain, hubungi Kasoem Care dengan melalui layanan chat 08118179910. Layanan ini tersedia Senin sampai Minggu, pada 09.00-16.00 WIB.

The post Lima Masalah Umum pada Mata, Kamu Pernah yang Mana nih? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/lima-masalah-umum-pada-mata-kamu-pernah-yang-mana-nih/feed/ 0 7588
Kacamata Memperbaiki Penglihatan, Bukan Malah Memperburuknya https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-memperbaiki-penglihatan/ https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-memperbaiki-penglihatan/#respond Wed, 17 May 2023 08:59:04 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7571 Kelainan refraksi merupakan kondisi yang menyebabkan seseorang tak dapat melihat objek dengan jelas. Ada berbagai cara untuk mengoreksi penglihatan, termasuk kacamata. Karena secara kesehatan kacamata...

The post Kacamata Memperbaiki Penglihatan, Bukan Malah Memperburuknya appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Kelainan refraksi merupakan kondisi yang menyebabkan seseorang tak dapat melihat objek dengan jelas. Ada berbagai cara untuk mengoreksi penglihatan, termasuk kacamata. Karena secara kesehatan kacamata memperbaiki penglihatan. Namun, masih ada mitos bahwa kacamata malah memperburuk penglihatan. Benarkah seperti itu?

Kacamata

Seperti dilansir dari Cleveland Clinic, kacamata memperbaiki masalah penglihatan. Sebab, kacamata dapat meningkatkan seberapa jelas dan tajam ketika melihat objek pada jarak dekat, jauh atau berapa pun.

Proses kacamata memperbaiki penglihatan

  1. Sebagian besar masalah penglihatan terkait dengan bagaimana cahaya terfokus pada retina
  2. Retina berada di bagian belakang mata, dekat saraf optik
  3. Lensa mata mengirimkan cahaya ke retina, yang mengubah cahaya menjadi sinyal yang dikirim ke otak
  4. Proses ini menciptakan gambar yang kita lihat
  5. Kacamata membantu memfokuskan cahaya dengan tepat pada retina

Kacamata Tak Memperburuk Penglihatan

Dalam catatan Myvision.org, penglihatan yang sedikit buruk kemungkinan dirasakan karena kondisi tertentu, yaitu sebagai berikut.

Pertama kali memakai kacamata

Memakai kacamata untuk pertama kalinya, menjadi alasan kenapa penglihatan akan terasa lebih lemah dari biasanya. Hanya saja, kondisi tersebut bukan karena kacamata memperburuk penglihatan. Tetapi, karena otot mata sedang menyesuaikan diri untuk melihat objek melalui kacamata baru.

Jika pertama kali, yang akan terjadi hal-hal yang memengaruhi penglihatan, seperti:

  • menyebabkan otot mata tegang
  • sakit kepala
  • mata sakit atau lelah

Namun, setelah beberapa hari, otot mata akan terbiasa dengan penglihatan memakai kacamata. Sakit kepala dan pusing akan hilang dengan sendirinya.

Bertambah Usia

Seiring bertambahnya usia, penglihatan manusia cenderung memburuk. Sebab, lensa mereka berhenti memfokuskan cahaya yang mengoreksi retina yang berdampak pada masalah penglihatan jarak dekat.

Beberapa orang memiliki persepsi kacamata yang merekai pakai telah membuat mata mereka semakin lemah. Padahal, jika selama ini memakai kacamata denganr resep lama, mungkin perlu mendapatkan resep yang lebih kuat. Ini untuk meningkatkan penglihatan. Jadi, kacamata tidak membuat mata lebih buruk. Sebab, itu hanyalah proses penuaan.

Resep Kacamata yang salah

Mengenakan kacamata dengan resep yang salah dapat membuat mata tegang dan menyebabkan ketidaknyamanan. Jika memakai kacamata baru, perlu waktu beberapa hari atau minggu untuk menyesuaikan mata.

Namun, saat masih kesulitan melihat dengan baik seusai memakai kacamata dalam beberapa minggu, mungkin resep salah. Misalnya, karena terlalu kuat atau lemah. Sehingga, merasakan hal, seperti:

  • kurangnya penglihatan yang tepat
  • ketegangan mata
  • pusing
  • sakit kepala
  • kelelahan
  • rasa sakit

Jika gejala ini berlanjut, tak perlu menyimpulkan kacamata membuat penglihatan buruk. Jadwalkan tindak lanjut untuk mengetahui apakah memerlukan resep yang benar.

Resep yang salah tidak akan memberikan efek jangka panjang pada mata, tapi penglihatan dapat terpengaruh. Apalagi, jika kacamata dipakai anak. Itu akan memengaruhi penglihatan, karena penglihatan anak berkembang secara progresif.

Jika memiliki keluhan terakit penglihatan periksa di vision center,  salah satunya, Kasoem Vision Care. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun pemeriksaan bukan hanya fokus pada tajam penglihatan saja.

Kasoem Vision Care melayani pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), pemeriksaan buta warna, dan screening low vision hingga pemeriksaan untuk penggunaan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP). Tes penglihatan pun dilakukan oleh Refractionist Optician tersertifikasi.

Selain itu, tersedia pilihan kamacata dari brand lokal hingga internasional dengan harga terjangkau. Untuk informasi lain, hubungi Kasoem Care dengan melalui layanan chat 08118179910. Layanan ini tersedia Senin sampai Minggu, pada 09.00-16.00 WIB.

The post Kacamata Memperbaiki Penglihatan, Bukan Malah Memperburuknya appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-memperbaiki-penglihatan/feed/ 0 7571
Penglihatan Kabur, Apa Itu dan Apa Penyebabnya? https://www.kasoemvisioncare.com/penyebab-penglihatan-kabur/ https://www.kasoemvisioncare.com/penyebab-penglihatan-kabur/#respond Fri, 28 Apr 2023 08:36:17 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7686 Penglihatan kabur atau buram adalah saat tidak dapat melihat sesuatu dengan jelas. Penglihatan kabur terjadi karena penglihatan tidak tajam dan tajam. Untuk melihat objek dengan...

The post Penglihatan Kabur, Apa Itu dan Apa Penyebabnya? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Penglihatan kabur atau buram adalah saat tidak dapat melihat sesuatu dengan jelas. Penglihatan kabur terjadi karena penglihatan tidak tajam dan tajam. Untuk melihat objek dengan jelas, bisasanya orang yang mengalami kondisi ini akan menyipitkan mata. Apa penyebab penglihatan kabur?

Penglihatan Kabur

Penglihatan kabur merupakan gejala umum terkait penglihatan. Tergantung penyebab, dapat smakin memburuk dari waktu ke waktu. Beberapa kondisi akan menyebabkan keburaman datang secara tiba-tiba.

Penyebab Penglihatan Kabur Umum

Dalam catatan Cleveland Clinic, penglihatan buram adalah dapat disebabkan berbagaial, termasuk yang sangat umum seperti kelainan refraksi dan mata kering. Adapun kemungkinan penglihatan buram di antaranya sebagai berikut.

Kelainan refraksi yang menyebabkan penglihatan kabur

Refractive error atau kelainan refraksi terjadi karena mata tidak dapat memfokuskan gambar dengan benar. Kondisi ini terbagi menjadi, astigmatisme (mata silinder), rabun jauh (myopia), dan rabun dekat (hyperopia) serta presbiopia. Jika kondisi ini penyebab penglihatan kabur, dapat memakai kacamata, lensa kontak, atau operasi.

Sindrom mata kering

Mata kering merupakan kondisi yang terjadi saat mata tidak menghasilkan cukup air mata untuk melumasi dan menyehatkan mata. Padahal, air mata berguna untuk mengurangi risiko infeksi mata, membersihkan benda asing serta menjaga permukaan mata tetap halus dan jernih. Kondisi ini juga dapat disebabkan karena menggunakan kacamata atau lensa kontak yang tidak pas serta ada kelainan pada iris mata.

Degenerasi makula terkait usia

Age-related macular degeneration (AMD) terbagi dua, yakni basah dan kering. Kedua kondisi tersebut dapat menyebabkan mata buram yang dimulai pada satu mata dan berlanjut ke mata lainnya. Selain itu, berdampak pada kekaburan dan kehilangan penglihatan di tengah bidang visual (penglihatan sentral).

Retinopati diabetik

Kondisi ini melemahkan pembuluh darah di retina. Ini dapat menyerang siapa saja yang menderita diabetes. Kondisi tersebut dapat mengurangi penglihatan, bahkan sampai kebutaan.

Glaukoma

Dengan glaukom , penumpukan cairan di mata memberi tekanan pada saraf optik. Kerusakan saraf optik dapat menyebabkan kehilangan penglihatan sebagian atau kebutaan.

Katarak

Mata mengalami katarak saat lensa menjadi keruh dan buram (sulit dilihat), penglihatan kabur serta kehilangan kontras. Ini juga berdampak melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu saat gelap.

Neuritis optik

Ini adalah kondisi mengacu pada peradangan (pembengkakan) dan iritasi pada saraf optik. Itu bisa terjadi dengan sendirinya atau sebagai akibat dari kondisi lain, termasuk multiple sclerosis. Neuritis optik paling sering terjadi pada satu mata, tetapi dapat terjadi pada keduanya.

Gangguan saraf optik bawaan

Beberapa kelainan genetik menyebabkan kerusakan pada saraf optik. Ini adalah alasan yang kurang umum untuk mata buram daripada katarak atau kelainan refraksi.

Bekas luka pada kornea yang menyebabkan penglihatan kabur

Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan bekas luka ini. Situasi ini kebanyakan terjadi di daerah yang kurang berkembang di dunia.

Penyebab Penglihatan Kabur Kondisi Medis

Sementara itu, penglihatan kabur menjadi tanda keadaan darurat medis. Itu meliputi kondisi seperti berikut.

  1. Stroke atau transient ischemic attack (TIA)
  2. Peningkatan tekanan darah yang tajam
  3. Hifema (perdarahan di dalam mata)
  4. Ablasi retina
  5. Gegar otak
  6. Infeksi pada mata dan jaringannya.
  7. Sakit kepala migrain
  8. Cedera mata

Butuh informasi lebih lanjut tentang penglihatan kabur?

Hubungi Kasoem Care dengan melalui layanan chat 08118179910. Sementara, akses kebutuhan informasi mengenai mata dan penglihatan di website www.kasoemvisioncare.com atau marketplace di Tokopedia dan Blibli. Tim Kasoem Vision Care akan memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Sementara itu, jika ingin melakukan pemeriksaan penglihatan karena kondisi lain, bisa datang ke Kasoem Vision Care. Berpengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP) oleh Refractionist Optician.

Tak hanya itu, tersedia frame kacamata dari brand lokal, seperti Kavica x Sadega, Kavica Stylo hingga internasional, seperti Ray-Ban, Levi’s, Montblanc, Aigner. Adapun lensa dari brand Essilor, lensa khusus add-on atau lensa berteknologi tinggi dari brand terpercaya untuk memenuhi kebutuhan penglihatan.

The post Penglihatan Kabur, Apa Itu dan Apa Penyebabnya? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/penyebab-penglihatan-kabur/feed/ 0 7686
Rabun Ayam, saat Seseorang Kesulitan Melihat pada Malam Hari https://www.kasoemvisioncare.com/rabun-ayam/ https://www.kasoemvisioncare.com/rabun-ayam/#respond Thu, 30 Mar 2023 05:01:45 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7600 Tak semua orang memiliki penglihatan yang baik, terlebih malam hari. Dikenal dengan istilah rabun ayam atau rabun senja, kondisi ini menggambarkan saat penglihatan seseorang buruk...

The post Rabun Ayam, saat Seseorang Kesulitan Melihat pada Malam Hari appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Tak semua orang memiliki penglihatan yang baik, terlebih malam hari. Dikenal dengan istilah rabun ayam atau rabun senja, kondisi ini menggambarkan saat penglihatan seseorang buruk pada malam hari. Apakah rabun ayam merupakan penyakit?

Rabun Ayam

Dalam catatan Cleveland Clinic, kebutaan malam disebut dengan nyctalopia. Keadaan ini terkait dengan ketidakmampuan mata untuk beradaptasi cepat dari lingkungan yang memiliki cahaya cukup terang, ke lingkungan redup atau gelap.

Bagaimana rabun ayam terjadi?

Mata secara konstan menyesuaikan diri dengan cahaya. Saat berada di tempat yang redup atau tidak ada cahaya, pupil akan membesar (melebar). Sehingga, lebih banyak cahaya yang masuk ke mata.

Cahaya itu kemudian diterima oleh retina, jaringan di belakang mata yang menampung semua sel batang dan sel kerucut. Sel kerucut membantu melihat warna. Sel batang membantu melihat dalam gelap.

Ketika tongkat itu tidak berfungsi dengan baik karena penyakit, cedera, atau kondisi, maka tak dapat melihat dengan baik. Bahkan, tak dapat melihat sama sekali dalam kegelapan.

Rabun ayam bukan penyakit

Nyctalopia atau rabun ayam ini bukan penyakit, melainkan gejala dari masalah mata. Bahkan, beberapa orang terlahir dengan masalah ini. Tak hanya itu, kondisi ini mungkin berkembang dari penyakit degeneratif yang melibatkan retina dan biasanya tidak dapat diobati. Jika merasakan kondisi seperti itu, harus ekstra hati-hati di area dengan cahaya redup.

Penyebab

Berbagai hal dapat menyebabkan rabun senja, termasuk dua kondisi kelainan mata berikut.

Myopia

Rabun jauh atau miopi adalah kondisi penglihatan ketika orang dapat melihat objek yang dekat dengan jelas, tetapi kabur atau buram pada objek yang lebih jauh. Orang yang menderita rabun jauh ini disebut dengan mata minus. Rabun jauh ini paling sering terjadi ketika bola mata tumbuh terlalu memanjang dari depan ke belakang.

Pada mata normal, cahaya masuk ke mata dan difokuskan langsung pada retina, sehingga penglihatannya menjadi jelas. Sedangkan mereka yang menderita rabun jauh, cahaya fokus di depan retina dan menciptakan penglihatan kabur. Maka dari itu, orang yang menderita miopi tidak dapat kembal pulih.

Selain tak dapat melihat tulisan dari jarak pandang normal, mereka yang menderita rabuh jauh akan menunjukkan kesulitan melihat saat mengemudikan kendaraan. Terutama pada malam hari.

Katarak

Katarak adalah kekeruhan pada lensa mata ketika protein di lensa rusak dan menggumpal. Pada umumnya, berkembang pada orang tua. Namun, tak menutup kemungkinan kondisi bisa menyerah orang yang lebih muda. Bahkan, ada kasus bayi lahir dengan katarak (katarak kongenital).

Bila seseorang mengalami katarak, maka mengurangi jumlah cahaya yang dapat melewati lensa ke retina, yang menyebabkan hilangnya penglihatan. Seiring bertambahnya usia, normal bahwa protein di lensa mata ini mulai rusak dan menggumpal.

Hal ini menyebabkan karakteristik kekeruhan pada lensa yaitu katarak. Salah satu yang meningkatkan kondisi ini adalah paparan sinar ultraviolet.

Retinitis pigmentosa

Ini adalah sekelompok penyakit mata langka yang mempengaruhi retina (lapisan jaringan peka cahaya di bagian belakang mata). RP membuat sel-sel di retina rusak perlahan seiring waktu, menyebabkan kehilangan penglihatan. RP tergolong penyakit genetik yang dibawa sejak lahir.

Gejala biasanya dimulai pada masa kanak-kanak, dan kebanyakan orang akhirnya kehilangan sebagian besar penglihatannya. Tidak ada obat untuk RP. Tetapi alat bantu penglihatan dan program rehabilitasi (pelatihan) dapat membantu orang dengan RP memaksimalkan penglihatan mereka.

Selain kelainan pada mata, kondisi lain dapat menyebabkan rabun ayam, seperti:

  • kekurangan vitamin A, terutama pada individu yang telah menjalani operasi bypass usus.
  • diabetes
  • obat glaukoma yang bekerja dengan menyempitkan pupil

Kebutaan malam tidak dapat diobati di rumah. Untuk perawatan yang tepat, perlu pemeriksaan secara medis. Sehingga, tahu apa yang menyebabkan kebutaan malam.

The post Rabun Ayam, saat Seseorang Kesulitan Melihat pada Malam Hari appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/rabun-ayam/feed/ 0 7600
Tiga Cara Memilih Kacamata untuk Mengoreksi Penglihatan https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-untuk-mengoreksi-penglihatan/ https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-untuk-mengoreksi-penglihatan/#respond Fri, 24 Mar 2023 08:03:44 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7594 Kelainan refraksi dapat diperbaiki dengan mengunakan kacamata. Jika kondisi tersebut pernah dialami sebelumnya, akan mudah untuk mencari kacamata yang tepat. Hanya saja, mungkin akan terasa...

The post Tiga Cara Memilih Kacamata untuk Mengoreksi Penglihatan appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Kelainan refraksi dapat diperbaiki dengan mengunakan kacamata. Jika kondisi tersebut pernah dialami sebelumnya, akan mudah untuk mencari kacamata yang tepat. Hanya saja, mungkin akan terasa sulit ketika ini pertama kalinya. Karena begitu banyak jenis lensa, bingkai, dan bahkan pelapis lensa, bagaimana cara memilih kacamata untuk mengoreksi penglihatan?

Kacamata untuk Mengoreksi Penglihatan

Kelainan refraksi merupakan kondisi ketika tidak dapat melihat dengan jelas objek pada jarak tertentu. Ini terjadi karena ada perubahan pada bentuk mata. Sehingga, tak dapat memfokuskan gambar dari dunia luar.

Jenis kelainan refraksi ada empat, yaitu:

  • rabun jauh (myopia), kesulitan melihat objek jarak jauh
  • rabun dekat (hyperopia), saat sulit melihat objek jarak dekat
  • silinder (astigmatism), penglihatan terdistorsi saat melihat objek
  • presbiopia (mata tua), kondisi saat terjadi penurunan fungsi karena usia mata yang sudah tua

Untuk mengoreksi penglihatan, penderita kelainan refraksi perlu menggunakan kacamata. Seperti dilansir dari American Academy of Ophthalmology, cara memilih kacamata untuk mengoreksi penglihatan adalah sebagai berikut.

Jenis Kacamata

Kacamata untuk memperbaiki penglihatan terbagi dua, yaitu sebagai berikut.

  1. Single vision (visi tunggal). Kacamata ini menyematkan lensa yang dirancang untuk membantu melihat dari dekat atau jauh. Itu biasanya digunakan untuk mengatasi masalah myopia, rabun jauh, dan presbiopia.
  2. Kacamata multifokal mengoreksi penglihatan jarak dekat dan jauh, dalam lensa yang sama. Satu bagian berfokus untuk penglihatan jarak jauh. Sedangkan, bagian lainnya berfokus ke jarak dekat untuk hal-hal seperti membaca. Jenis dari kacamata multifokal, di antaranya bifokal (mengoreksi dua masalah penglihatan), trifokal (tiga koreksi lensa yang berbeda), lensa progresif (seperti lensa bifokal atau trifokal, tapi transisi lebih mulus), dan kacamata komputer (lensa multifokal yang dirancang untuk fokus pada layar komputer dengan jarak sekitar 20 hingga 26 inci dari wajah)

Bahan Lensa

Lensa membuat perbedaan besar pada kacamata. Sebelum membeli kacamata, pertimbangkan bahan lensa apa yang cocok.

  1. Lensa plastik lebih ringan dan fleksibel daripada kaca. Jenis ini juga lebih aman yang memiliki kemampuan menghalangi sinar UV.
  2. Lensa polikarbonat. Ini merupakan yang sering direkomendasikan oleh dokter bagi mereka yang berolahraga dan aktivitas lain. Sebab, polikarbonat sangat tahan benturan yang dapat mencegah cedera mata.
  3. Lensa trivex adalah bahan plastik yang memenuhi standar keamanan yang sama dengan polikarbonat. Keuntungannya adalah lensa trivex kurang terdistorsi dibandingkan lensa polikarbonat.
  4. Lensa indeks tinggi ini terbuat dari lensa plastik yang tipis dan ringan. Ini cocok untuk orang yang membutuhkan koreksi visual yang tinggi. Karena tipis, mereka mengurangi tampilan “botol minuman bersoda” yang hadir dengan kacamata lensa tebal.

Kacamata dengan Lapisan Pelindung

Selain jenis dan bahan lensa, orang yang akan memakai kacamata perlu mencari tahu, “apakah butuh kacamata dengan lapisan pelindung?” Jika iya, ini pilihan yang membantu menjaga kesehatan mata.

  1. Lapisan anti-reflektif mengurangi silau terhadap cahaya. Sehingga, memungkinkan lebih banyak cahaya untuk melewatinya. Dampaknya, meningkatkan kemampuan untuk melihat pola dan huruf kecil. Apalagi, jika dipakai oleh orang yang terganggu oleh silau lampu depan dan lampu lainnya saat berkendara di malam hari.
  2. Lapisan ultraviolet (UV) membantu melindungi mata dari radiasi matahari yang berbahaya
  3. Lapisan polikromatik. Beberapa orang lebih suka memakai satu set kacamata resep baik di dalam maupun di luar ruangan. Pilih kacamata dengan lensa fotokromatik untuk mencapainya. Lensa ini menyesuaikan berdasarkan paparan cahaya. Mereka memiliki warna yang lebih gelap di bawah sinar matahari dan warna yang lebih terang di dalam ruangan.

Harga Kacamata

Brand kacamata terbaik dari desainer yang terkenal belum tentu memiliki kualitas lebih baik dari yang biasa. Jadi, tidak perlu harga mahal untuk memiliki frame kacamata yang bagus. Sebaliknya, tak perlu berhemat untuk membeli lensa harga lensa. Terutama untuk lensa bifokal, trifokal, atau progresif.

Baca Juga : Bentuk kacamata untuk wajah diamond

Mencari Kacamata untuk Mengoreksi Penglihatan?

Kunjungi Kasoem Vision Care. Di sana tersedia frame kacamata dari brand lokal, seperti Kavica x Sadega, Kavica Stylo hingga brand internasional, seperti Ray-Ban, Levi’s, Montblanc, Aigner.

Tak hanya itu, tersedia juga lensa dari brand Essilor, lensa khusus add-on atau lensa berteknologi tinggi dari brand terpercaya. Untuk memenuhi kebutuhan penglihatan, Kasoem Vision Care juga menyediakan lensa kontak.

Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun pemeriksaan bukan hanya fokus pada tajam penglihatan saja. Di sana, tersedia pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), pemeriksaan buta warna, dan screening low vision hingga pemeriksaan untuk penggunaan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP).

Tes penglihatan dilakukan oleh Refractionist Optician tersertifikasi. Selain itu, tersedia pilihan kacamata dari brand lokal hingga internasional dengan harga terjangkau. Untuk informasi lain, hubungi Kasoem Care dengan melalui layanan chat 08118179910. Layanan ini tersedia Senin sampai Minggu, pada 09.00-16.00 WIB.

The post Tiga Cara Memilih Kacamata untuk Mengoreksi Penglihatan appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-untuk-mengoreksi-penglihatan/feed/ 0 7594
Mata Sehat, seperti Apa sih? https://www.kasoemvisioncare.com/mata-sehat/ https://www.kasoemvisioncare.com/mata-sehat/#respond Tue, 21 Mar 2023 11:16:35 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7501 Mata merupakan organ penglihatan manusia. Agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya, mata haruslah sehat. Lantas, seperti apa mata sehat? Anatomi Mata Meski memiliki bentuk yang berbeda-beda,...

The post Mata Sehat, seperti Apa sih? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Mata merupakan organ penglihatan manusia. Agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya, mata haruslah sehat. Lantas, seperti apa mata sehat?

Anatomi Mata

Meski memiliki bentuk yang berbeda-beda, pada dasarnya mata sehat memiliki anatomi yang sama. Itu terdiri dari bagian yang saling melengkapi. Adapun anatomi mata manusia adalah sebagai berikut.

Luar Bola Mata

Struktur luar bola mata terdiri dari dua bagian, yang pertama orbit. Itu adalah rongga tulang pelindung mata. Pada orbit tersebut terdapat enam otot ekstraokular. Otot-otot itu bertugas menggerakkan mata ke atas dan ke bawah, sisi ke sisi serta memutar mata.

Kedua, skelera. Selain itu, otot-otot ekstraokular melekat pada bagian putih mata atau sklera. Sklera sendiri merupakan lapisan jaringan kuat yang menutupi hampir seluruh permukaan bola mata.

Permukaan Mata

Konjungtiva dan air mata (tear film) adalah dua bagian yang terdapat pada permukaan mata. Konjungtiva berupa selaput bening di permukaan dan dalam kelopak mata.

Sementara, air mata merupakan lapisan cairan tipis yang bekerja melumasi mata dengan ketebalan sekitar 3μm dan volume 3μl. Air mata terdiri dari tiga lapisan, yaitu:

  • lapisan muklosa yang dibuat konjungtiva
  • kelenjar lakrimal yang berada di bawah tepi luar alis (jauh dari hidung) di orbit, bertugas membuat air di mata
  • kelenjar meibom yang bekerja membuat minyak

Bagian Depan Mata

Struktur bagian depan mata diisi oleh banyak bagian, di antaranya sebagai berikut.

  1. Kornea merupakan bagian mata depan jernih yang berbentuk kubah. Kornea bertugas memfokuskan cahaya
  2. Ruang anterior terletak di belakang kornea, di dalamnya berisi cairan bening (aqueous humor) yang disebut ruang anterior
  3. Aqueous humor merupakan cairan yang secara konstan diproduksi mata
  4. Iris mata dan pupil berada di belakang bilik mata depan. Iris mata adalah bagian mata yang berwarna. Sedangkan, lubang gelap di tengahnya disebut pupil. Untuk mengontrol jumlah cahaya yang mencapai bagian belakang mata, otot-otot di iris melebarkan atau menyempitkan pupil
  5. Lensa terletak tepat di belakang pupil. Itu bekerja memfokuskan cahaya ke arah belakang mata. Lensa dapat berubah bentuk untuk membantu mata fokus pada objek dari dekat. Serat kecil yang disebut zonula melekat pada kapsul yang menahan lensa, menahannya dari dinding mata.
  6. Kornea dan lensa memainkan peran penting agar manusia mendapat penglihatan yang jelas. Sebab, masing-masing membantu memfokuskan cahaya saat memasuki mata. Kornea sebesar 70 persen dan lensa sebesar 30 persen.

Bagian Belakang Mata

Sementara itu, bagian belakang mata terdiri dari rongga vitreous dan retina. Rongga vitreous terletak di antara lensa dan bagian belakang mata. Dalam rongga tersebut terdapat cairan seperti jeli yang disebut humor vitreous.

Retina memiliki beberapa area di dalamnya, yaitu:

  • makula yang merupakan area kecil tapi sangat khusus bertanggung jawab untuk
  • memberi penglihatan sentral yang terperinci
  • retina perifer bertugas memberi penglihatan tepi (samping)

Selain itu, retina memiliki sel khusus di dalamnya, yakni:

  • sel khusus atau fotoreseptor yang terdiri dari batang untuk merasakan warna hitam dan putih, memungkinkan penglihatan malam
  • kerucut merasakan warna dan memberikan penglihatan sentral (detail). Sel-sel ini mengubah cahaya menjadi energi yang ditransmisikan ke otak

Selain itu, di dalamnya terdapat saraf optik. Itu bertugas mengirimkan cahaya sebagai impuls listrik melalui saraf optik ke otak. Saraf optik terdiri dari jutaan serabut saraf yang mengirimkan impuls ini ke korteks visual

Mata yang sehat

Seperti dilansir dari American Academy of Ophthalmology, mata sehat memiliki ciri-ciri, seperti berikut.

Mata sehat memilili kornea berwarna bening dan halus

Jika kornea tidak semulus, jernih, atau bulat sebagaimana mestinya, atau jika bola mata terlalu panjang atau terlalu pendek, sinar cahaya akan membelok (atau membiaskan) pada sudut yang ganjil. Ini menyebabkan penglihatan kabur atau terdistorsi. Ketidakmampuan untuk mencapai fokus yang tajam disebut kelainan refraksi. Kelainan refraksi meliputi rabun jauh (miopia), rabun jauh (hiperopia) atau astigmatisme

Demikian pula, mata akan mengalami masalah fokus jika lensa bening alami keruh karena katarak. Ketika tidak sefleksibel sebagaimana mestinya (menyebabkan presbiopia) atau jika ada masalah lain dengan fungsi mata.

Cek Kesehatan Mata

Untuk memeriksa kesehatan mata, lakukan pemeriksaan. Karena, ini adalah satu-satunya cara untuk menjaga kesehatan mata. Meski mata terasa sehat, bisa saja seseorang memiliki masalah dan tidak mengetahuinya. Apalagi, banyak penyakit mata tidak memiliki gejala atau tanda peringatan apa pun.

The post Mata Sehat, seperti Apa sih? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/mata-sehat/feed/ 0 7501
Enggak Mau Penglihatan Anak Bermasalah, Cek Ini ya Bun! https://www.kasoemvisioncare.com/penglihatan-anak/ https://www.kasoemvisioncare.com/penglihatan-anak/#respond Wed, 15 Mar 2023 11:39:41 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7240 Berbagai faktor memengaruhi bagaimana penglihatan anak berkembang. Baik di masa pertumbuhannya saat ini atau masa depan, orang tua perlu memperhatikan kondisinya. Karena, kadang kala tidak...

The post Enggak Mau Penglihatan Anak Bermasalah, Cek Ini ya Bun! appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Berbagai faktor memengaruhi bagaimana penglihatan anak berkembang. Baik di masa pertumbuhannya saat ini atau masa depan, orang tua perlu memperhatikan kondisinya. Karena, kadang kala tidak ada gejala yang menunjukan ketika ada masalah pada penglihatan anak.

Agar tak kecolongan, Dokter Mata Anak Stephen Lipsky, MD mendesak orang tua dan pengasuh untuk mendeteksi dini dengan mengikuti aturan “RSVP”. Artinya, redness (kemerahan), sensitivity to light (kepekaan terhadap cahaya), vision change (perubahan penglihatan), dan pain (rasa sakit).

“Jika anak Anda mengalami salah satu dari hal tersebut, ada baiknya membuat janji dengan dokter spesialis mata. Jika mereka memiliki dua atau lebih dari masalah ini, mereka mungkin memerlukan perhatian medis lebih cepat,” kata Stephen.

Cari Tahu Penglihatan Anak lewat Gejala

Untuk mendukung pemeriksaan mata, orang tua perlu mencari tahu apakah penglihatan anak bermasalah atau tidak melalui gejala. American Academy of Ophthalmology merangkum gejala mata anak umum lain yang mungkin dikhawatirkan orang tua dan cara mengatasinya.

Berkedip atau Menggosok

Berkedip bisa menjadi kebiasaan yang disebabkan oleh alergi, stres, atau kecemasan. Namun, seringnya berkedip dan menggosok mata karena iritasi oleh alergi yang berhubungan dengan serbuk sari atau hewan atau benda asing. Hal tersebut terjadi saat tersangkut di bawah kelopak mata dan menyebabkan iritasi.

Kabar baiknya, orang tua dapat memberikan perawatan dengan memberi obat tetes yang dijual bebas atau diresepkan.

Hanya saja, kedipan dan gosokan berulang dapat mengindikasikan kelainan refraksi, seperti rabun jauh. Jadi, dokter mata perlu memeriksa penglihatan anak untuk mendiagnosisnya dan meresepkan lensa korektif jika diperlukan.

Sementara itu, kedipan berlebihan bisa menjadi tanda kondisi neurologis. Dokter mata akan merujuk ke spesialis jika mereka mencurigai hal ini.

Bintik-bintik pada Putih Mata

Bintik-bintik di mata dapat terjadi karena berbagai alasan. Perhatikan warna dan ukuran tempat.

  1. Bintik merah terang biasanya merupakan perdarahan subconjunctival. Ini adalah pembuluh darah yang rusak yang mungkin terlihat menakutkan, tetapi biasanya tidak berbahaya dan sembuh dengan sendirinya.
  2. Bintik abu-abu mungkin merupakan indikator kondisi jinak, tetapi harus diperiksa oleh dokter spesialis mata. Terkadang, itu bisa menjadi tanda kekurangan zat besi atau anemia.
  3. Bintik coklat biasanya nevus atau bintik mata. Ini terjadi lebih sering pada orang dengan rambut atau mata gelap, karena secara alami menghasilkan lebih banyak melanin. Nevus dengan sendirinya tidak menunjukkan adanya masalah, tetapi harus dipantau dari waktu ke waktu oleh dokter mata untuk perubahan warna atau ukuran.

Jika bintik muncul setelah cedera pada mata, segera kunjungi dokter mata.

Mata Dilatasi/Pupil Besar

Sangat umum bagi pupil anak-anak untuk terlihat lebih besar (lebih melebar) daripada pupil orang dewasa. Apalagi, bagi anak-anak dengan mata berwarna terang.

Pada penglihatan normal, saat terkena cahaya alami atau buatan yang terang, pupil harus merespons dengan mengecil. Namun, ketika satu pupil secara konsisten terlihat lebih besar dari yang lain, temui dokter spesialis mata anak.

Karena, ada obat-obatan tertentu yang dapat memengaruhi ukuran pupil. Misalnya, obat yang digunakan untuk mengobati ADHD serta obat penghambat keringat tertentu dapat merangsang pupil untuk membesar.

Anak Melihat Bintik-bintik dalam Penglihatannya

Bintik atau floaters dalam penglihatan dapat terlihat seperti bintik abu-abu atau hitam, benang atau sarang laba-laba. Pada mata yang sehat, mereka disebabkan oleh struktur alami gel vitreous di dalam mata yang menghasilkan bayangan pada retina.

Floaters sesekali biasanya tidak berbahaya. Hanya saja, beberapa floaters atau floaters baru yang disertai dengan lampu berkedip atau tirai kehilangan penglihatan dapat menandakan robekan retina atau pembengkakan di dalam mata. Jika hal ini terjadi, segera bawa anak ke dokter mata.

Baca juga: Konjungtivitis atau Mata Merah, Apa Penyebab dan Gejalanya?

Ketidaknyamanan atau Gatal

Gatal dan/atau ketidaknyamanan seringkali merupakan kondisi sementara yang terkait dengan alergi musiman. Tapi, alergi mata juga dapat menyebabkan robekan dan/atau sensasi terbakar dan/atau kelopak mata bengkak.

Jika rasa tidak nyaman disertai kemerahan dan cairan lengket atau lengket, itu bisa menjadi tanda konjungtivitis virus atau bakteri, alias mata merah. Dokter mata dapat membantu mendiagnosis alergi dan semua jenis konjungtivitis serta memberikan perawatan untuk meredakannya.

Tidur dengan Mata Terbuka

Ketika anak-anak tertidur lelap, biasanya mata mereka terbuka sedikit dan bahkan bergerak. Ini umumnya aman dan tidak memprihatinkan. Jika anak-anak sering tidur dengan mata terbuka di ruangan ber-AC atau dengan kipas angin bertiup, mata bisa menjadi kering, merah dan iritasi saat bangun tidur. Untuk itu perlu membantu menjaga kelembapan mata dan mencegah kerusakan pada kornea mata.

Kerak atau Goop di Mata

Kotoran dari mata dapat mengering pada kelopak mata dan bulu mata dan menyebabkan “mata berkerak”. Mata berkerak bisa disebabkan oleh blepharitis atau peradangan pada kelenjar minyak kelopak mata.

Saluran air mata yang tersumbat juga bisa dikaitkan dengan mata berkerak. Ini terjadi ketika sistem drainase mata untuk air mata terhambat dan air mata tidak dapat mengalir dengan normal. Hal ini dapat menyebabkan mata berair, iritasi dan/atau infeksi kronis.

Baca Juga : Eye Floaters, Bercak-bercak Hitam yang Melayang pada Penglihatan

Mata merah muda juga bisa menyebabkan mata goopy atau berkerak. Dokter mata anak harus mengevaluasi mata dengan kotoran kering atau basah dan memberikan perawatan yang tepat.

Mata Tidak Sejajar

Jika mata berputar ke dalam, ke luar, ke atas atau ke bawah, itu adalah tanda strabismus. Strabismus dapat mengganggu perkembangan penglihatan karena kedua mata harus mengarah ke tempat yang sama agar dapat melihat dengan benar. Jika tidak diobati, strabismus dapat menyebabkan amblyopia atau mata malas.

Memiringkan Kepala atau Menutup Satu Mata untuk Melihat

Sejumlah kondisi mata dan perkembangan yang berbeda dapat menyebabkan anak memiringkan kepala atau menutupi satu mata. Mereka mungkin menyesuaikan sudut pandang untuk mencoba dan meningkatkan kejernihan. Ini mungkin merupakan indikasi bahwa mata tidak sejajar atau anak memiliki mata malas.

Kemiringan kepala juga bisa menandakan kesalahan refraksi. Beberapa anak yang memiliki astigmatisme memalingkan wajah ke samping untuk melihat lebih jelas. Anak-anak dengan rabun jauh mungkin melihat objek dengan dagu mereka untuk melihat lebih baik. Anak-anak yang rabun dekat cenderung fokus dengan dagunya di bawah.

Kelumpuhan saraf keempat, penyakit bawaan langka yang dapat melumpuhkan otot tertentu di mata, juga dapat menyebabkan kepala miring. Jadi, sebelum terlambat, bawalah mereka ke dokter spesialis mata anak untuk dievaluasi.

Cek Penglihatan Anak dengan Pemeriksaan Mata

Untuk mengantisipasi kondisi yang tidak baik di masa depan, orang tua dapat membawa anaknya untuk melakukan pemeriksaan di Kasoem Vision Care. Sehingga, Bisa mengetahui apa saja gangguan penglihatan pada anak.

Berpengalaman lebih dari 80 tahun dalam bidang penglihatan, menyediakan pemeriksaan lengkap dan detail, mulai dari tes lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), pemeriksaan buta warna, screening low vision, dan pemeriksaan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP).

Tunggu apalagi, segera kunjungi Kasoem Vision Care yang sudah berpengalaman lebih dari 80 tahun dalam bidang penglihatan. Untuk informasi lain, hubungi Kasoem Vision Care dengan mengirimkan email ke [email protected] atau menghubungi melalui layanan chat +62858 1111 9495 atau telepon +6221 7822530.

The post Enggak Mau Penglihatan Anak Bermasalah, Cek Ini ya Bun! appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/penglihatan-anak/feed/ 0 7240
Kacamata High Definition, Solusi Penglihatan Lebih Tajam https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-high-definition/ https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-high-definition/#respond Fri, 10 Mar 2023 04:48:59 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7324 Kacamata merupakan alat bantu penglihatan paling mudah digunakan. Ada berbagai jenis lensa yang dapat dipasangkan untuk mengoreksi penglihatan. Salah satunya high definition (HD) glasses, kacamata...

The post Kacamata High Definition, Solusi Penglihatan Lebih Tajam appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Kacamata merupakan alat bantu penglihatan paling mudah digunakan. Ada berbagai jenis lensa yang dapat dipasangkan untuk mengoreksi penglihatan. Salah satunya high definition (HD) glasses, kacamata high definition atau kacamata definisi tinggi.

Kacamata High Definition (HD)

Seperti dilansir dari vision.org, kacamata definisi tinggi (HD) dinilai dapat meningkatkan penglihatan lebih dari kacamata dengan lensa korektif biasa. Karena, lensa ini menghasilkan gambar yang lebih tajam, warna lebih cerah, dan fokus tajam.

Sementara itu, lensa korektif biasa memberi penglihatan 20/20. Tetapi, beberapa orang melihat distorsi halus. Kacamata HD memperbaiki penyimpangan tingkat tinggi yang menyebabkan distorsi.

Lensa korektif memang meringankan rabun jauh, rabun dekat atau astigmatisme. Namun, tidak memberi penglihatan yang sempurna. Sebab, keterbatasan optik lensa biasa atau karakteristik alami mata.

Teknologi lensa HD menawarkan peningkatan penglihatan tingkat tertinggi yang tersedia dengan kacamata. Lensa ini tersedia dalam lensa indeks tinggi , fotokromik, bifokal, atau progresif.

Kacamata high definition ini pun tersedia dengan lapisan anti-silau. Sehingga, pemakainya mendapatkan pandangan jelas dan akurat. Dengan kacamata high definition, pemakai akan melihat berbagai hal seolah-olah melihatnya dengan penglihatan alami.

Siapa yang Cocok Pakai Kacamata High Definition?

Orang dengan kelainan refraksi yang ingin penglihatan yang tajam, jernih, dan berwarna cerah cocok memakai kacamata definisi tinggi. Tak hanya itu, kacamata ini ideal untuk orang yang dapat mencapai penglihatan 20/20 dengan kacamata korektif.

Kacamata High Definition ideal dipakai ketika:

  • malam hari
  • lingkungan dengan cahaya redup
  • ingin melihat warna dengan jelas
  • selama penggunaan “layar”, saat mungkin memakai kacamata cahaya biru
  • membaca

Apa Benefit jika Memakai Kacamata Definisi Tinggi?

Kacamata HD diklaim menawarkan keuntungan bagi pemakainya. Selain dapat mengoreksi masalah penglihatan, mereka dapat melihat objek yang jernih dan tajam. Adapun benefit memakai kacamata ini, di antaranya sebagai berikut.

  1. Penglihatan 20/20 tanpa distorsi
  2. Penglihatan tepi yang lebih luas
  3. Pengurangan ketegangan mata digital
  4. Pengurangan silau
  5. Penghapusan lingkaran cahaya
  6. Warna lebih cerah, lebih pekat

Hanya saja, tak semua orang cocok memakai kacamata lensa jenis ini, sebab:

  1. Tidak terlalu membantu bagi orang dengan penglihatan yang sangat buruk
  2. Membutuhkan waktu lebih lama bagi dokter untuk membuat resep
  3. Lebih mahal dari kacamata biasa
  4. Kacamata HD tidak berbahaya jika penglihatan buruk, tetapi kebanyakan orang tidak melihat banyak perbedaan dari lensa konvensional yang lebih murah

Baca juga: Harga Lensa Kacamata Minus, Apa yang Mempengaruhinya?

Temukan di Kasoem Vision Care

Salah satu tempat yang menyediakan berbagai lensa kacamata adalah Kasoem Vision Care. Di sana tersedia frame kacamata dari brand lokal, seperti Kavica x Sadega, Kavica Stylo hingga brand internasional, seperti Ray-Ban, Levi’s, Montblanc.

Tak hanya itu, tersedia juga lensa dari brand essiolor, lensa khusus add-on atau lensa berteknologi tinggi dari brand terpercaya untuk memenuhi kebutuhan penglihatan. Misalnya lensa photochromic. Kasoem Vision Care juga menyediakan lensa kontak bagi yang ingin memilih alternatif alat bantu penglihatan lain.

Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP) oleh Refractionist Optician.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Kasoem Vision Care di kota-kota terdekat. Tapi, jika waktu Anda terbatas bisa mengakses website www.kasoemvisioncare.com atau marketplace di Tokopedia atau Blibli. Tim Kasoem Vision Care akan memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan Anda.

The post Kacamata High Definition, Solusi Penglihatan Lebih Tajam appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-high-definition/feed/ 0 7324