Kelainan refraksi merupakan kondisi yang menyebabkan seseorang tak dapat melihat objek dengan jelas. Ada berbagai cara untuk mengoreksi penglihatan, termasuk kacamata. Karena secara kesehatan kacamata memperbaiki penglihatan. Namun, masih ada mitos bahwa kacamata malah memperburuk penglihatan. Benarkah seperti itu?
Kacamata
Seperti dilansir dari Cleveland Clinic, kacamata memperbaiki masalah penglihatan. Sebab, kacamata dapat meningkatkan seberapa jelas dan tajam ketika melihat objek pada jarak dekat, jauh atau berapa pun.
Proses kacamata memperbaiki penglihatan
- Sebagian besar masalah penglihatan terkait dengan bagaimana cahaya terfokus pada retina
- Retina berada di bagian belakang mata, dekat saraf optik
- Lensa mata mengirimkan cahaya ke retina, yang mengubah cahaya menjadi sinyal yang dikirim ke otak
- Proses ini menciptakan gambar yang kita lihat
- Kacamata membantu memfokuskan cahaya dengan tepat pada retina
Kacamata Tak Memperburuk Penglihatan
Dalam catatan Myvision.org, penglihatan yang sedikit buruk kemungkinan dirasakan karena kondisi tertentu, yaitu sebagai berikut.
Pertama kali memakai kacamata
Memakai kacamata untuk pertama kalinya, menjadi alasan kenapa penglihatan akan terasa lebih lemah dari biasanya. Hanya saja, kondisi tersebut bukan karena kacamata memperburuk penglihatan. Tetapi, karena otot mata sedang menyesuaikan diri untuk melihat objek melalui kacamata baru.
Jika pertama kali, yang akan terjadi hal-hal yang memengaruhi penglihatan, seperti:
- menyebabkan otot mata tegang
- sakit kepala
- mata sakit atau lelah
Namun, setelah beberapa hari, otot mata akan terbiasa dengan penglihatan memakai kacamata. Sakit kepala dan pusing akan hilang dengan sendirinya.
Bertambah Usia
Seiring bertambahnya usia, penglihatan manusia cenderung memburuk. Sebab, lensa mereka berhenti memfokuskan cahaya yang mengoreksi retina yang berdampak pada masalah penglihatan jarak dekat.
Beberapa orang memiliki persepsi kacamata yang merekai pakai telah membuat mata mereka semakin lemah. Padahal, jika selama ini memakai kacamata denganr resep lama, mungkin perlu mendapatkan resep yang lebih kuat. Ini untuk meningkatkan penglihatan. Jadi, kacamata tidak membuat mata lebih buruk. Sebab, itu hanyalah proses penuaan.
Resep Kacamata yang salah
Mengenakan kacamata dengan resep yang salah dapat membuat mata tegang dan menyebabkan ketidaknyamanan. Jika memakai kacamata baru, perlu waktu beberapa hari atau minggu untuk menyesuaikan mata.
Namun, saat masih kesulitan melihat dengan baik seusai memakai kacamata dalam beberapa minggu, mungkin resep salah. Misalnya, karena terlalu kuat atau lemah. Sehingga, merasakan hal, seperti:
- kurangnya penglihatan yang tepat
- ketegangan mata
- pusing
- sakit kepala
- kelelahan
- rasa sakit
Jika gejala ini berlanjut, tak perlu menyimpulkan kacamata membuat penglihatan buruk. Jadwalkan tindak lanjut untuk mengetahui apakah memerlukan resep yang benar.
Resep yang salah tidak akan memberikan efek jangka panjang pada mata, tapi penglihatan dapat terpengaruh. Apalagi, jika kacamata dipakai anak. Itu akan memengaruhi penglihatan, karena penglihatan anak berkembang secara progresif.

Jika memiliki keluhan terakit penglihatan periksa di vision center, salah satunya, Kasoem Vision Care. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun pemeriksaan bukan hanya fokus pada tajam penglihatan saja.
Kasoem Vision Care melayani pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), pemeriksaan buta warna, dan screening low vision hingga pemeriksaan untuk penggunaan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP). Tes penglihatan pun dilakukan oleh Refractionist Optician tersertifikasi.
Selain itu, tersedia pilihan kamacata dari brand lokal hingga internasional dengan harga terjangkau. Untuk informasi lain, hubungi Kasoem Care dengan melalui layanan chat 08118179910. Layanan ini tersedia Senin sampai Minggu, pada 09.00-16.00 WIB.



Leave a reply