Tak semua orang memiliki penglihatan yang baik, terlebih malam hari. Dikenal dengan istilah rabun ayam atau rabun senja, kondisi ini menggambarkan saat penglihatan seseorang buruk pada malam hari. Apakah rabun ayam merupakan penyakit?
Rabun Ayam
Dalam catatan Cleveland Clinic, kebutaan malam disebut dengan nyctalopia. Keadaan ini terkait dengan ketidakmampuan mata untuk beradaptasi cepat dari lingkungan yang memiliki cahaya cukup terang, ke lingkungan redup atau gelap.
Bagaimana rabun ayam terjadi?
Mata secara konstan menyesuaikan diri dengan cahaya. Saat berada di tempat yang redup atau tidak ada cahaya, pupil akan membesar (melebar). Sehingga, lebih banyak cahaya yang masuk ke mata.
Cahaya itu kemudian diterima oleh retina, jaringan di belakang mata yang menampung semua sel batang dan sel kerucut. Sel kerucut membantu melihat warna. Sel batang membantu melihat dalam gelap.
Ketika tongkat itu tidak berfungsi dengan baik karena penyakit, cedera, atau kondisi, maka tak dapat melihat dengan baik. Bahkan, tak dapat melihat sama sekali dalam kegelapan.
Rabun ayam bukan penyakit
Nyctalopia atau rabun ayam ini bukan penyakit, melainkan gejala dari masalah mata. Bahkan, beberapa orang terlahir dengan masalah ini. Tak hanya itu, kondisi ini mungkin berkembang dari penyakit degeneratif yang melibatkan retina dan biasanya tidak dapat diobati. Jika merasakan kondisi seperti itu, harus ekstra hati-hati di area dengan cahaya redup.
Penyebab
Berbagai hal dapat menyebabkan rabun senja, termasuk dua kondisi kelainan mata berikut.
Myopia
Rabun jauh atau miopi adalah kondisi penglihatan ketika orang dapat melihat objek yang dekat dengan jelas, tetapi kabur atau buram pada objek yang lebih jauh. Orang yang menderita rabun jauh ini disebut dengan mata minus. Rabun jauh ini paling sering terjadi ketika bola mata tumbuh terlalu memanjang dari depan ke belakang.
Pada mata normal, cahaya masuk ke mata dan difokuskan langsung pada retina, sehingga penglihatannya menjadi jelas. Sedangkan mereka yang menderita rabun jauh, cahaya fokus di depan retina dan menciptakan penglihatan kabur. Maka dari itu, orang yang menderita miopi tidak dapat kembal pulih.
Selain tak dapat melihat tulisan dari jarak pandang normal, mereka yang menderita rabuh jauh akan menunjukkan kesulitan melihat saat mengemudikan kendaraan. Terutama pada malam hari.
Katarak
Katarak adalah kekeruhan pada lensa mata ketika protein di lensa rusak dan menggumpal. Pada umumnya, berkembang pada orang tua. Namun, tak menutup kemungkinan kondisi bisa menyerah orang yang lebih muda. Bahkan, ada kasus bayi lahir dengan katarak (katarak kongenital).
Bila seseorang mengalami katarak, maka mengurangi jumlah cahaya yang dapat melewati lensa ke retina, yang menyebabkan hilangnya penglihatan. Seiring bertambahnya usia, normal bahwa protein di lensa mata ini mulai rusak dan menggumpal.
Hal ini menyebabkan karakteristik kekeruhan pada lensa yaitu katarak. Salah satu yang meningkatkan kondisi ini adalah paparan sinar ultraviolet.
Retinitis pigmentosa
Ini adalah sekelompok penyakit mata langka yang mempengaruhi retina (lapisan jaringan peka cahaya di bagian belakang mata). RP membuat sel-sel di retina rusak perlahan seiring waktu, menyebabkan kehilangan penglihatan. RP tergolong penyakit genetik yang dibawa sejak lahir.
Gejala biasanya dimulai pada masa kanak-kanak, dan kebanyakan orang akhirnya kehilangan sebagian besar penglihatannya. Tidak ada obat untuk RP. Tetapi alat bantu penglihatan dan program rehabilitasi (pelatihan) dapat membantu orang dengan RP memaksimalkan penglihatan mereka.
Selain kelainan pada mata, kondisi lain dapat menyebabkan rabun ayam, seperti:
- kekurangan vitamin A, terutama pada individu yang telah menjalani operasi bypass usus.
- diabetes
- obat glaukoma yang bekerja dengan menyempitkan pupil
Kebutaan malam tidak dapat diobati di rumah. Untuk perawatan yang tepat, perlu pemeriksaan secara medis. Sehingga, tahu apa yang menyebabkan kebutaan malam.


Leave a reply