Mata tak terlepas dari berbagai gangguan ketika menjalankan fungsi penglihatan. Gangguan tersebut, bahkan memengaruhi lebih dari 50 persen kondisi penglihatan. Ingin tahu jenis-jenis gangguan penglihatan? Berikut tujuh jenis gangguan penglihatan yang umum di masyarakat.
Gangguan Penglihatan
Dalam catatan Optometrists, definisi gangguan penglihatan adalah segala sesuatu yang mempengaruhi kemampuan untuk melihat dengan jelas dan nyaman. Kondisi tersebut dapat terjadi karena masalah mata atau berkaitan dengan masalah kesehatan lain.
Tujuh Jenis Gangguan Penglihatan
Ada berbagai jenis gangguan pada mata yang mengakibatkan terganggunya penglihatan. Berikut tujuh jenis gangguan penglihatan.
1. Buta warna
Buta warna atau defisiensi warna merupakan kondisi mata manusia yang tak dapat melihat warna dengan cara normal. Sebagian besar orang dengan masalah ini merasa kesulitan ketika membedakan warna tertentu. Umumnya, tak bisa membedakan warna hijau dan merah, terkadang biru.
Kondisi ini terjadi ketika satu atau lebih sel kerucut dalam retina tidak ada, tidak berfungsi atau mendeteksi warna yang berbeda dari biasanya. Ketika, ketiga sel kerucut tidak ada, artinya buta warna yang diderita parah.
Sedangkan, buta warna ringan terjadi saat ketiga sel kerucut ada, tetapi satu sel kerucut tidak berfungsi dengan baik. Sehingga, mendeteksi warna yang berbeda dari biasanya. Maka dari itu, cara mengetahui apakah buta warna atau tidak, periksa gejala atau ciri-cirinya terlebih dahulu.
- Kesulitan melihat warna dan kecerahan warna dengan cara biasa
- Ketidakmampuan untuk membedakan antara nuansa warna yang sama atau serupa. Ini paling sering terjadi dengan warna merah dan hijau atau biru dan kuning
2. Jenis gangguan penglihatan ganda
Diplopia adalah istilah medis untuk penglihatan ganda atau melihat ganda. Artinya, seseorang akan melihat dua gambar dari satu objek. Meski biasanya merupakan masalah sementara, penglihatan ganda ini juga bisa menjadi tanda kondisi kesehatan yang lebih serius. Bahkan, jika penyebabnya sederhana, seperti membutuhkan kacamata baru, penting untuk segera memeriksakan mata ke penyedia layanan kesehatan.
Diplopia diklasifikasikan dalam dua jenis, yaitu sebagai berikut.
- Monocular, penglihatan yang hanya menggunakan satu mata pada satu waktu. Ini mungkin muncul sebagai bayangan. Monocular lebih umum, tapi biasanya menunjukkan kondisi tidak terlalu serius.
- Binocular, ketika seseorang menggunakan kedua matanya untuk melihat suatu objek. Kondisi ini muncul ketika kedua mata terbuka bersamaan, dan bisa hilang jika menutupi salah satu mata. Biasanya disebabkan oleh mata yang tidak sejajar atau kondisi mendasar lainnya yang lebih serius.
3. Jenis gangguan penglihatan karena halo dan silau
Halo dan silau muncul sebagai lingkaran cahaya di sekitar objek. Ini terlihat seperti lingkaran cahaya, misalnya lingkaran terang atau cincin di sekitar sumber cahaya yang bisa membingungkan.
Melihat lingkaran cahaya bisa menjadi pertanda banyak kondisi, termasuk:
- myopia (rabun jauh)
- migrain
- katarak
- penyakit kornea
- glaukoma
- mata silindris (astigmatisme)
- mata kering
- keratokonus
4. Penglihatan kabur
Penglihatan kabur merupakan gejala umum terkait penglihatan. Tergantung penyebab, dapat smakin memburuk dari waktu ke waktu. Beberapa kondisi akan menyebabkan keburaman datang secara tiba-tiba. Kondisi ini sering dikaitkan dengan semua jenis kelainan refraksi, termasuk rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme. Sebab, penglihatan akan buram ketika menderita salah satu atau kombinasi kelainan tersebut.
Penyebab umum lainnya, seperti:
- katarak
- sindrom mata kering
- glaukoma
- cedera mata
- infeksi mata
- migrain mata
- tumor
- stroke
- masalah saraf optik
5. Penglihatan bergelombang
Ini terjadi ketika objek yang sudah dikenal terlihat bergelombang atau bengkok secara tidak benar.
Penglihatan yang terdistorsi terkait dengan:
- degenerasi makula terkait usia
- astigmatisme
- konjungtivitis (mata merah muda)
- keratakonus
- edema makula
- lubangmakula
- oklusi arteri retina
6. Gangguan penglihatan karena sakit mata
Sakit mata ini merujuk pada rasa sakit di hampir semua bagian mata. Seperti dilansir dari Cleveland Clinic, kondisi ini dapat terjadi pada:
- konjungtiva, selaput yang melindungi mata
- sklera, bagian putih mata
- kornea, kubah bening di mata yang membantu fokus
- soket mata (orbit), rongga yang menahan mata di tengkorak
Penyebab sakit mata meliputi infeksi, pemakaian lensa kontak, alergi, terisi racun, peradangan, sampai peningkatan tekanan mata.
7. Partial blindes (low vision)
Kebutaan sebagian berarti memiliki penglihatan yang sangat terbatas. Kondisi ini sering kali disebut dengan low vision. Penyebab utamanya adalah kecelakaan atau cedera pada permukaan mata (luka bakar kimia atau cedera olahraga), diabetes, glaukoma, degenerasi makula.
Penyebab lain kehilangan penglihatan meliputi:
- pembuluh darah yang tersumbat ke retina
- komplikasi kelahiran prematur (fibroplasia retrolental)
- komplikasi operasi mata
- mata malas
- neuritis optik
- stroke
- retinitis pigmentosa
- tumor, seperti retinoblastoma dan glioma saraf optik
Mengalami gangguan penglihatan?
Kunjungi Kasoem Vision Care. Berpengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP) oleh Refractionist Optician.
Tak hanya itu, tersedia frame kacamata dari brand lokal, seperti Kavica x Sadega, Kavica Stylo hingga internasional, seperti Ray-Ban, Levi’s, Montblanc, Aigner. Adapun lensa dari brand Essilor, lensa khusus add-on atau lensa berteknologi tinggi dari brand terpercaya untuk memenuhi kebutuhan penglihatan.
Hubungi Kasoem Care dengan melalui layanan chat 08118179910. Sementara, akses kebutuhan informasi mengenai mata dan penglihatan di website www.kasoemvisioncare.com atau marketplace di Tokopedia dan Blibli. Tim


Leave a reply