Rabun dekat adalah kondisi ketika buram terhadap objek jarak dekat. Sedangkan, penglihatan terhadap objek yang jaraknya jauh jelas. Kondisi ini dapat dikoreksi menggunakan kacamata dengan lensa khusus. Lalu, rabun dekat menggunakan lensa jenis apa sih?
Rabun Dekat
Hipermetropia atau rabun dekat terjadi ketika ketika bola mata menjadi terlalu pendek dari depan ke belakang. Ini juga bisa karena ada masalah dengan bentuk kornea (lapisan depan mata yang bening) atau lensa (bagian dalam mata yang membantu fokus mata). Dalam catatan National Eye Institute, ini menyebabkan cahaya terfokus di belakang retina, bukan di retina. Sehingga, objek pada jarak dekat terlihat buram.
Siapa saja yang berisiko rabun dekat?
Kebanyakan rabun dekat muncu bersamaan saat bayi lahir ke dunia. Meski, mungkin tidak menyebabkan masalah penglihatan sampai mereka bertambah usia. Tapi, dalam beberapa kasus lain sering kali menyerang orang berusia di atas 40 tahun.
Gejala
Seperti dilansir dari NHK.us, ada beberapa gejala yang menandakan seseorang menderita rabun dekat. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut.
- Sulit melihat benda-benda di sekitar. Misalnya, kata-kata dan gambar di buku atau di layar mungkin terlihat kabur
- Mampu melihat sesuatu dengan lebih jelas ketika menjauhkan objek dari mata
- Mata lelah setelah melakukan tugas yang melibatkan melihat sesuatu dari dekat, seperti membaca atau bekerja di depan komputer
- Sakit kepala
Rabun Dekat Menggunakan Lensa Cembung pada Kacamata
Mengoreksi kelaian penglihatan buram pada jarak dekat biasanya menggunakan kacamata. Karena, dapat membantu mata fokus dengan benar dan melihat objek di sekitar dengan jelas. Khusus rabun dekat menggunakan lensa cembung.
Rabun dekat menggunakan lensa cembung, seperti apa cara kerjanya?
Jurnal ilmiah berjudul Optics & Refraction oleh Erika Sutter, Allen Foster, and Victoria Francis dalam PubMed Central, yang diterbitkan pada National Library of Medicine, mengungkapkan lensa cembung (lensa plus) ibarat dua prisma yang diletakkan alas ke alas. Sebab, cahaya yang melewati lensa cembung bersifat konvergen.
Jika cahaya paralel didekatkan ke fokus pada jarak satu meter, lensa dikatakan mempunyai kekuatan satu dioptri. Jika fokus berada pada setengah meter, 2 dioptri, dan pada 1/3 meter, 3 dioptri. Bukan hanya rabun dekat menggunakan lensa cembung, melainkan bisa untuk mengorekasi presbiopia dan aphakia.
Sebenarnya, penderita rabun dekat juga dapat menggunakan lensa kontak untuk memperbaiki penglihatannya. Apapun jenis alat bantu penglihatan perlu segera digunakan. Ini mencegah masalah penglihatan lainnya, khususnya anak kecil. Karena, rabun jauh yang parah bisa berdampak pada mata malas dan juling
Cek Penglihatan Rabun Dekat di Kasoem Vision Care!
Salah satu yang menjadi rujukan untuk melakukan pemeriksaan karena rabun dekat adalah Kasoem Vision Care. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, tersedia perawatan untuk kelainan refraksi jenis ini. Anda dapat menjalani pemeriksaan seperti tes lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP) hingga low vision.
Berbagai lensa kacamata juga tersedia di Kasoem Vision Care, dari brand lokal, seperti Kavica x Sadega, Kavica Stylo hingga internasional, seperti Ray-Ban, Levi’s, Montblanc, Aigner. Kasoem Vision Care menyediakan lensa dari Essilor, lensa khusus add-on atau lensa berteknologi tinggi dari brand terpercaya untuk memenuhi kebutuhan penglihatan.
Butuh informasi lebih lanjut? Kunjungi Kasoem Vision Care di kota-kota terdekat. Tapi, jika waktu Anda terbatas bisa mengakses website www.kasoemvisioncare.com atau marketplace di Shopee, Tokopedia atau Blibli. Tim Kasoem Care akan memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan Anda.


Leave a reply