Kelainan refraksi (refractive error) adalah kondisi ketika cahaya yang masuk ke dalam mata tidak dapat difokuskan dengan jelas. Ini menyebabkan bayangan objek terlihat buram atau tidak jelas. Untuk mendapatkan penglihatan yang jelas, penderitanya dapat memakai lensa kontak. Lensa kontak adalah lensa tipis yang diletakkan di atas kornea (lapisan luar mata yang bening). Seperti apa kerjanya?
Lensa Kontak
Lensa kontak adalah opsi untuk membuat penglihatan lebih jelas, seperti halnya kacamata. Dalam catatan National Eye Institute, lensa kontak bisa menjadi alternatif yang aman dan efektif untuk kelainan refraksi, seperti:
- rabun jauh (myopia atau miopi), penglihatan kabur pada objek jauh, namun jelas saat objek dekat
- rabun dekat (hyperopia) penglihatan jelas terhadap objek dekat, tapi buram pada objek jauh
- astigmatisme penglihatan terdistosi pada jarak dekat atau jauh
- presbyopia (presbiopia) gangguan penglihatan pada jarak dekat. Penyebabnya, lensa alami mata kehilangan fungsi memfokuskan cahaya ke retina mata agar penglihatan jelas
Jenis-jenis Lensa Kontak Adalah
Jenis-jenis lensa kontak terbagi berdasarkan beberapa hal. Ini tergantung tiga hal utama, yaitu apakah lensa tersebut berbahan lunak atau keras, berapa lama dapat memakainya, dan seberapa sering perlu menggantinya.
Soft contact lenses atau hard contact lenses
- Soft contact lenses atau lensa kontak lunak jauh lebih umum daripada lensa keras. Karena lembut dan fleksibel, pakaian ini lebih nyaman dan mudah untuk dibiasakan.
- Lensa kontak keras (hard contact lenses) dapat membuat penglihatan lebih tajam dibandingkan lensa lunak. Selain itu, kecil kemungkinannya untuk robek. Dalam catatan American Academy of Ophthalmology, rigid gas-permeable (RGP) adalah salah satu jenis lensa kontak keras. Lensa ini biasanya terbuat dari plastik yang dipadukan dengan bahan lain. Mereka mempertahankan bentuknya dengan kuat, namun membiarkan oksigen mengalir melalui lensa ke mata
Lensa kontak pemakaian sehari-hari atau jangka panjang
- Lensa kontak sehari-hari digunakan sepanjang hari dan melepasnya di malam hari. Jenis ini perlu dibersihkan dan disinfeksi setiap malam. Tak hanya itu, lensa kontak harian tidak aman digunakan saat tidur. Karena dapat membuat berisiko terkena infeksi mata yang serius
- Lensa yang dipakai jangka panjang dapat merupakan jenis yang dapat dipakai dalam waktu lama semalaman. Tergantung pada mereknya, dapat memakainya selama 30 hari 30 malam sebelum membawanya keluar. Pemakaian lensa dalam jangka waktu lama mungkin memang nyaman, tapi meningkatkan kemungkinan terkena infeksi mata yang serius
Sekali pakai atau dapat digunakan kembali (reusable contact lenses)
- Lensa kontak sekali pakai adalah lensa yang dipakai selama satu hari, lalu tidak dipakai lagi. Artinya, tidak perlu membersihkan atau mendisinfeksi, karena lensa sekali pakai tidak digunakan lagi besok harinya
- Reusable contact lenses adalah lensa kontak yang dapat digunakan kembali di malam hari, membersihkannya, dan memakainya lagi keesokan harinya. Tergantung pada mereknya, harus menggantinya dengan yang baru setelah 7 hingga 30 hari
Manfaat Lensa Kontak
Orang memakai lensa kontak karena berbagai alasan. Menurut catatan Better Health Channel, lensa kontak ini bermanfaat sebagai berikut
- Lensa kontak mungkin memberikan penglihatan yang lebih baik dibandingkan kacamata untuk beberapa kondisi penglihatan
- Beberapa orang menyukai bidang pandang yang lebih luas yang diberikan oleh lensa kontak, karena penglihatan samping tidak terhalang oleh bingkai kacamata
- Lensa kontak tidak berembun karena perubahan suhu atau keringat, dan tidak terpengaruh oleh hujan
- Para pemain olahraga dan orang-orang yang melakukan aktivitas berat sering kali menganggap lensa kontak lebih nyaman daripada kacamata, terutama untuk olahraga air dan olahraga kontak
Jika memakai lensa kontak, bisa memakai kacamata hitam yang dijual bebas untuk melindungi mata dari sinar UV atau memakai lensa kontak dengan pelindung UV yang terpasang di lensanya.
Risiko Pemakaian Lensa Kontak
Meski bisa menjadi alternatif, lensa kontak memiliki risiko untuk pemakaiannya. Pemakaian lensa kontak juga tak cocok untuk mata dengan kondisi:
- lebih kering dari biasanya
- menderita alergi
- memiliki penyakit tertentu, seperti radang sendi atau diabetes
- bekerja di tempat dengan bahan kimia
- tinggal atau bekerja di lingkungan yang berdebu
Adapun risiko jika menggunakan lensa kontak dengan cara salah termasuk tukak (luka) kornea dan infeksi. Untuk menurunkan risiko Anda perlu mendisinfeksi dan menyimpan kontak dengan benar setiap saat, hanya kenakan lensa kontak selama jangka waktu yang direkomendasikan dokter, dan melepaskan lensa kontak sebelum mandi, berenang, atau berendam atau berendam air panas.
Tertarik menggunakan lensa kontak?
Salah satu yang menjadi rujukan untuk konsultasi mengenai lensa kontak adalah Kasoem Vision Care. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, tersedia berbagai jenis lensa kontak. Anda dapat menjalani pemeriksaan seperti tes lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP) hingga low vision.
Tak hanya itu, tersedia berbagai kacamata dari brand lokal, seperti Kavica x Sadega, Kavica Stylo hingga internasional, seperti Ray-Ban, Levi’s, Montblanc, Aigner. Kasoem Vision Care pun menyediakan lensa kacamata dari Essilor, lensa khusus add-on atau lensa berteknologi tinggi dari brand terpercaya untuk memenuhi kebutuhan penglihatan.
Butuh informasi lebih lanjut? Kunjungi Kasoem Vision Care di kota-kota terdekat. Tapi, jika waktu Anda terbatas bisa mengakses website www.kasoemvisioncare.com atau marketplace di Shopee, Tokopedia atau Blibli. Tim Kasoem Care akan memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan Anda.


Leave a reply