presbiopia Archives - Kasoem Vision Care https://www.kasoemvisioncare.com/tag/presbiopia/ We Care Your Binocular Vision! Thu, 21 Dec 2023 03:21:00 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.2.3 https://www.kasoemvisioncare.com/wp-content/uploads/2016/07/cropped-icon-web-32x32.jpeg presbiopia Archives - Kasoem Vision Care https://www.kasoemvisioncare.com/tag/presbiopia/ 32 32 222235612 Gangguan Penglihatan pada Lansia atau Presbiopia https://www.kasoemvisioncare.com/gangguan-penglihatan-pada-lansia-atau-presbiopia/ https://www.kasoemvisioncare.com/gangguan-penglihatan-pada-lansia-atau-presbiopia/#respond Mon, 04 Dec 2023 10:13:36 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=8343 Gangguan penglihatan dapat dialami semua usia, tak terkecuali orang tua lajut usia (lansia). Istilah untuk gangguan penglihatan pada lansia disebut dengan presbiopia (presbyopia). Apa penyebabnya?...

The post Gangguan Penglihatan pada Lansia atau Presbiopia appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Gangguan penglihatan dapat dialami semua usia, tak terkecuali orang tua lajut usia (lansia). Istilah untuk gangguan penglihatan pada lansia disebut dengan presbiopia (presbyopia). Apa penyebabnya?

Gangguan Penglihatan pada Lansia

Memasuki usia senja, bagian-bagian tubuh akan mulai mengalami penuaan. Salah satu yang tak luput dari penuaan adalah lensa mata. Berasal dari kata Yunani yang berarti mata tua, presbiopia menyebabkan gangguan penglihatan pada jarak dekat. Penyebabnya, lensa alami mata kehilangan fungsi memfokuskan cahaya ke retina mata agar penglihatan jelas.

Bagaimana kerja lensa mata yang mengalami penuaan?

Dalam catatan American Academy of Ophthalmlogy, ketika masih muda lensa mata yang normal lembut dan fleksibel atau mudah berubah bentuk. Sehingga, sinar cahaya dapat fokus langsung ke retina mata. Akhirnya, penglihatan fokus terhadap objek dekat dan jauh.

Namun, setelah usia 40 tahun, lensa berubah menjadi lebih kaku. Kemampuan berubah bentuk tak lagi mudah. Kondisi ini menyebabkan lansia pada jarak dekat sulit, seperti membaca, memasang jarum atau melakukan tugas jarak dekat lainnya.

Gejala Gangguan Penglihatan pada Lansia

Dalam catatan National Eye Institute, ketika lansia menderita gangguan penglihatan, mereka akan menunjukkan ciri-ciri seperti:

  • kesulitan melihat sesuatu dari dekat
  • perlu menjauhkan bahan bacaan agar bisa fokus pada bahan bacaan tersebut
  • ketegangan mata (ketika mata terasa lelah atau sakit)
  • sakit kepala

Perawatan

Tidak ada cara untuk menghentikan atau membalikkan proses penuaan normal yang menyebabkan presbiopia. Namun, gangguan penglihatan pada lansia dapat diatasi dengan kacamata, lensa kontakatau pembedahan.

Kacamata baca

Ini merupakan salah satu opsi untuk memperbaiki penglihatan jarak dekat yang mengalami masalah saat lansia. Dengan kacamata baca, cahaya dapat dibelokan ke retina sebelum masuk ke retina. Jika tidak ada kombinasi kelainan refraksi lain, seperti mata minus, kacamata baca dapat dibeli tanpa resep dokter.

Kacamata resep

Opsi lain dari kacamata baca adalah memakai lensa bifokal, trifokal atau progresif. Ini untuk mereka yang dari awal menderita kelainan refraksi. Misalnya kombinasi kelainan refraksi miopia (myopia atau rabun jauh), rabun dekat (hypermetropia atau hipermetropia) atau silindris (astigmatisme).

  1. Kacamata bifokal cocok untuk penglihatan jarak dekat dan jauh. Lensa akan terbagi dua dengan garis, yang mungkin terlihat atau samar. Bagian bawah lensa membiaskan cahaya untuk penglihatan jarak dekat. Bagian atas membiaskan cahaya sehingga dapat melihat objek jauh.
  2. Trifokal memiliki tiga area lensa untuk mengoreksi penglihatan jarak dekat, jarak menengah, dan jauh.
  3. Lensa progresif mengoreksi penglihatan seperti bifokal dan trifokal. Namun alih-alih berupa garis yang membagi setiap area bias, pembiasan pada lensa berubah secara bertahap dari atas ke bawah

Lensa kontak

Ketika lansia tidak nyaman menggunakan kacamata, beberapa orang lebih memilih memakai lensa kontak. Untuk gangguan penglihatan lansia, lensa kontak berupa:

  • monovisi, mengoreksi satu mata untuk penglihatan jarak jauh dan mata lainnya untuk penglihatan jarak dekat.
  • multifokal. Lensa ini memiliki beberapa cincin atau zona yang diatur pada kekuatan berbeda. Dengan desain ini, dapat menggunakan penglihatan dekat dan jauh secara bersamaan

Gangguan Penglihatan pada Lansia bukan Rabun Dekat

Dalam catatan Cleveland Clinic, gangguan penglihatan pada lansia ini termasuk kelainan refraksi. Meski sama-sama tak dapat melihat objek jarak dekat, penyebab kondisi keduanya berbeda. Presbiopia disebabkan oleh lensa mata yang menua dan mengalami penurunan fungsi. Selain itu, terjadi ketika usia di atas 40.

Sementara, rabun dekat terjadi pada semua usia, bahkan mulai sejak kecil. Penyebab kondisi ini ketika panjang bola mata lebih pendek dari rata-rata atau kornea lebih datar dari rata-rata atau kombinasi keduanya. Tapi, bisa saja orang yang sejak kecil mengalami kelainan refraksi lain bersaman dengan presbiopia. Cara terbaik untuk mengetahui dan mendapat diagnosis tepat adalah pemeriksaan di rumah sakit atau vision care.

Periksa di Kasoem Vision Care

Salah satu yang menjadi rujukan adalah Kasoem Vision Care. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, tersedia perawatan untuk kelainan refraksi. Anda dapat menjalani pemeriksaan seperti tes lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP) hingga low vision.

Berbagai lensa kacamata juga tersedia di Kasoem Vision Care, dari brand lokal, seperti Kavica x Sadega, Kavica Stylo hingga internasional, seperti Ray-Ban, Levi’s, Montblanc, Aigner. Kasoem Vision Care menyediakan lensa dari Essilor, lensa khusus add-on atau lensa berteknologi tinggi dari brand terpercaya untuk memenuhi kebutuhan penglihatan.

Butuh informasi lebih lanjut? Kunjungi Kasoem Vision Care di kota-kota terdekat. Tapi, jika waktu Anda terbatas bisa mengakses website www.kasoemvisioncare.com atau marketplace di Shopee, Tokopedia atau Blibli. Tim Kasoem Care akan memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan Anda.

The post Gangguan Penglihatan pada Lansia atau Presbiopia appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/gangguan-penglihatan-pada-lansia-atau-presbiopia/feed/ 0 8343
Computer Vision Syndrome, Mata Tegang karena Menatap Layar Terlalu Lama https://www.kasoemvisioncare.com/computer-vision-syndrome/ https://www.kasoemvisioncare.com/computer-vision-syndrome/#respond Mon, 15 May 2023 09:57:58 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7689 Pernahkah mata Anda terasa tegang saat menatap layar komputer berjam-jam? Atau, mata lelah karena scroling handphone seharian? Hati-hati, bisa jadi Anda mengalami computer vision syndrome....

The post Computer Vision Syndrome, Mata Tegang karena Menatap Layar Terlalu Lama appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Pernahkah mata Anda terasa tegang saat menatap layar komputer berjam-jam? Atau, mata lelah karena scroling handphone seharian? Hati-hati, bisa jadi Anda mengalami computer vision syndrome. Apa itu?

Computer Vision Syndrome

Disebut juga ketegangan mata digital, computer vision syndrome merujuk pada sekelompok masalah terkait mata dan penglihatan akibat penggunaan komputer, tablet, e-reader, dan ponsel yang berkepanjangan. Dalam catatan American Optometric Association (AOA), kondisi ini terjadi karena mata bekerja lebih keras saat melihat layar digital untuk waktu yang lama.

Penyebab Computer Vision Syndrome

Karakteristik unik layar digital

Melihat komputer atau layar digital berbeda dengan membaca halaman cetak. Sering kali huruf pada komputer atau perangkat genggam tidak setepat atau setajam yang ditentukan, tingkat kontras huruf dengan latar belakang berkurang, dan adanya silau dan pantulan pada layar mungkin membuat tampilan menjadi sulit.

Artinya, mata perlu bekerja ekstra membaca karakteristik unik dan tuntutan visual yang tinggi dari layar digital. Dampak kondisi ini, banyak orang rentan terhadap perkembangan gejala terkait penglihatan. Lantas, jika tidak dikoreksi dapat meningkatkan keparahan computer vision syndrome atau gejala kelelahan mata digital.

Masalah penglihatan

Adanya masalah penglihatan ringan sekalipun seringkali dapat memengaruhi kenyamanan dan kinerja komputer secara signifikan atau saat menggunakan perangkat layar digital lainnya. Masalah penglihatan yang tidak dikoreksi atau dikoreksi dapat menjadi faktor utama penyebab kelelahan mata terkait komputer.

Jarak pandang dan sudut baca

Jenis pekerjaan yang dilakukan di depan layar komputer dan handphone, seringkali berbeda dari yang biasa digunakan untuk tugas membaca atau menulis lainnya. Akibatnya, persyaratan fokus mata dan gerakan mata untuk tampilan layar digital dapat memberikan tuntutan tambahan pada

Bahkan orang yang memiliki resep kacamata atau lensa kontak mungkin merasa itu tidak cocok untuk jarak pandang tertentu dari layar komputer mereka. Beberapa orang memiringkan kepala dengan sudut yang aneh, karena kacamatanya tidak dirancang untuk melihat komputer atau mereka membungkuk ke arah layar untuk melihatnya dengan jelas. Postur tubuh mereka dapat menyebabkan kejang otot atau nyeri di leher, bahu, atau punggung.

Tuntutan tugas visual

Dalam kebanyakan kasus, gejala CVS terjadi karena tuntutan tugas visual melebihi kemampuan visual individu untuk melakukannya dengan nyaman. Risiko terbesar untuk mengembangkan CVS adalah orang-orang yang menghabiskan dua jam atau lebih terus menerus di depan komputer atau menggunakan perangkat layar digital setiap hari.

Gejala Computer Vision Syndrome

Beberapa tanda dan gejala dari computer vision syndrome umum dialami banyak orang. Adapun tanda mengalami kelelahan mata digital adalah sebagai berikut.

  1. Ketegangan mata
  2. Sakit kepala
  3. Penglihatan kabur
  4. Mata kering
  5. Nyeri leher dan bahu

Kondisi tersebut, efek dari:

  • pencahayaan yang buruk
  • silau pada layar digital
  • jarak pandang yang tidak tepat
  • postur duduk yang buruk
  • masalah penglihatan yang tidak dikoreksi serta kombinasi dari faktor-faktor ini

Banyak dari gejala visual hanya bersifat sementara dan akan menurun setelah menghentikan kerja komputer atau penggunaan perangkat digital. Hanya saja, beberapa individu mungkin terus mengalami penurunan kemampuan visual, seperti penglihatan jarak jauh yang kabur, bahkan setelah berhenti bekerja di depan komputer.

Jika tidak ada yang dilakukan untuk mengatasi penyebab masalah, gejalanya akan terus kambuh dan mungkin memburuk dengan penggunaan layar digital di masa mendatang. Misalnya, masalah penglihatan yang tidak terkoreksi seperti rabun jauh dan astigmatisme, kemampuan fokus atau koordinasi mata tidak memadai, dan perubahan mata yang menua, seperti presbiopia.

Maka dari itu, cara yang tepat adalah mengetahui penyebab masalah. Jika ada masalah penglihatan karena kelainan refraksi lakukan pemeriksaan penglihatan.

Pemeriksan Computer Vision Syndrome

Tes penglihatan karena kondisi tersebut bisa datang ke Kasoem Vision Care. Berpengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP) oleh Refractionist Optician.

Tak hanya itu, tersedia frame kacamata dari brand lokal, seperti Kavica x Sadega, Kavica Stylo hingga internasional, seperti Ray-Ban, Levi’s, Montblanc, Aigner. Adapun lensa dari brand Essilor, lensa khusus add-on atau lensa berteknologi tinggi dari brand terpercaya untuk memenuhi kebutuhan penglihatan.

Hubungi Kasoem Care dengan melalui layanan chat 08118179910. Sementara, akses kebutuhan informasi mengenai mata dan penglihatan di website www.kasoemvisioncare.com atau marketplace di Tokopedia dan Blibli. Tim optik kacamata Kasoem Vision Care akan memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan Anda.

The post Computer Vision Syndrome, Mata Tegang karena Menatap Layar Terlalu Lama appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/computer-vision-syndrome/feed/ 0 7689
Bukan Cuma Kacamata, ‘Mata Tua’ Dapat Memilih Lensa Kontak untuk Presbiopia https://www.kasoemvisioncare.com/lensa-kontak-presbiopia/ https://www.kasoemvisioncare.com/lensa-kontak-presbiopia/#respond Wed, 12 Apr 2023 10:56:25 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7602 Lensa kontak (contact lens) menjadi opsi untuk mengoreksi penglihatan. Salah satu kelainan refraksi yang dapat diperbaiki dengan memakai lensa kontak adalah presbiopia. Lantas, lensa kontak...

The post Bukan Cuma Kacamata, ‘Mata Tua’ Dapat Memilih Lensa Kontak untuk Presbiopia appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Lensa kontak (contact lens) menjadi opsi untuk mengoreksi penglihatan. Salah satu kelainan refraksi yang dapat diperbaiki dengan memakai lensa kontak adalah presbiopia. Lantas, lensa kontak presbiopia itu seperti apa?

Presbiopia

Adalah normal, ketika mata secara bertahap kehilangan kemampuan untuk melihat objek dengan jelas pada jarak dekat, seiring bertambahnya usia. Penuaan pada mata itu, dikenal dengan istilah presbiopia.

Dalam catatan American Academy of Ophthalmology, presbiopia berasal dari kata Yunani yang berarti mata tua. Sebab, presbiopia kemungkinan muncul segera setelah usia 40 tahun.

Kok bisa terjadi penuaan pada mata?

Lensa bening berada tepap di belakang iris mata. Agar dapat melihat, lensa harus berubah bentuk untuk memfokuskan cahaya ke retina. Saat masih muda, lensa tersebut lembut dan fleksibel serta mudah berubah bentuk. Sehingga, lensa fokus pada objek, baik jarak dekat maupun jauh.

Namun, setelah usia 40 tahun, lensa menjadi lebih kaku dan tidak bisa berubah bentuk dengan mudah. Sehingga, mata sulit untuk fokus, salah satunya pada jarak dekat. Jadi, penderita lebih sulit untuk membaca, memasang jarum atau melakukan tugas jarak dekat.

Jika sudah seperti itu, tidak ada cara untuk menghentikan atau membalikkan proses penuaan normal yang menyebabkan presbiopia. Hanya saja, presbiopia dapat dikoreksi, misalnya dengan lensa kontak.

Lensa Kontak untuk Presbiopia

Contact lens atau lensa kontak merupakan plastik tipis dan bening untuk mengoreksi penglihatan. Ketika dipakai, lensa kontak mengapung di film air mata yang menutupi kornea.

Bagaimana lensa kontak presbiopia bekerja?

Sama seperti kacamata, kerja lensa kontak membantu mata membiaskan (menekuk atau memfokuskan) cahaya dengan benar ke dalam mata. Sehingga, menghasilkan gambar yang jelas.

Adapun lensa kontak presbiopia yang bisa menjadi pilihan penderita presbiopia terbagi menjadi dua jenis.

Lensa kontak monovisi

Ini merupakan jenis lensa kontak untuk mengoreksi mata dengan kelainan refraksi berbeda. Salah satu mata untuk penglihatan jarak jauh, sedangkan mata lainnya untuk penglihatan jarak dekat. Seseorang perlu beradaptasi saat menggunakan dengan lensa monovision. Bahkan, melatih otak untuk melihat dengan cara ini. Karena, mungkin merasa kehilangan kemampuan untuk menilai jarak atau kecepatan sesuatu dengan lensa monovision.

Lensa kontak multifokal

Lensa ini memiliki beberapa cincin atau zona yang diatur pada kekuatan refraksi yang berbeda. Dengan desain ini, sebenarnya menggunakan penglihatan dekat dan jauh secara bersamaan. Namun, otak belajar untuk secara otomatis memilih fokus yang tepat untuk apa yang ingin dilihat. Saat memakainya, mungkin menemukan bahwa menggunakan lensa multifokal membuat penglihatan kurang tajam dibandingkan saat menggunakan lensa monofokal.

Ingin Konsultasi soal Lensa Kontak Presbiopia?

Silakan kunjungi Kasoem Vision Care. Sebagai vision care yang berdiri lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care memberi pelayanan untuk semua kebutuhan penglihatan serta solusinya.

Untuk menemukan alat bantu yang sesuai. akan dilakukan pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP) oleh Refractionist Optician.

Ketika sudah ada diagnosis, pelanggan dapat memilih alat bantu penglihatan. Misalnya kacamata dari brand lokal, seperti Kavica x Sadega, Kavica Stylo hingga brand internasional, seperti Ray-Ban, Levi’s, Montblanc, Aigner. Tak hanya itu, tersedia juga lensa dari brand terpercaya untuk memenuhi kebutuhan penglihatan. Misalnya lensa photochromic.

Jika ingin memakai lensa kontak, Kasoem Vision Care juga menyediakannya. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi optik Kasoem Vision Care di kota-kota terdekat. Tapi, jika waktu Anda terbatas bisa mengakses website www.kasoemvisioncare.com atau marketplace di Tokopedia atau Blibli. Tim Kasoem Vision Care akan memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lain, hubungi Kasoem Care dengan melalui layanan chat 08118179910.

The post Bukan Cuma Kacamata, ‘Mata Tua’ Dapat Memilih Lensa Kontak untuk Presbiopia appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/lensa-kontak-presbiopia/feed/ 0 7602
Mata Sehat, seperti Apa sih? https://www.kasoemvisioncare.com/mata-sehat/ https://www.kasoemvisioncare.com/mata-sehat/#respond Tue, 21 Mar 2023 11:16:35 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7501 Mata merupakan organ penglihatan manusia. Agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya, mata haruslah sehat. Lantas, seperti apa mata sehat? Anatomi Mata Meski memiliki bentuk yang berbeda-beda,...

The post Mata Sehat, seperti Apa sih? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Mata merupakan organ penglihatan manusia. Agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya, mata haruslah sehat. Lantas, seperti apa mata sehat?

Anatomi Mata

Meski memiliki bentuk yang berbeda-beda, pada dasarnya mata sehat memiliki anatomi yang sama. Itu terdiri dari bagian yang saling melengkapi. Adapun anatomi mata manusia adalah sebagai berikut.

Luar Bola Mata

Struktur luar bola mata terdiri dari dua bagian, yang pertama orbit. Itu adalah rongga tulang pelindung mata. Pada orbit tersebut terdapat enam otot ekstraokular. Otot-otot itu bertugas menggerakkan mata ke atas dan ke bawah, sisi ke sisi serta memutar mata.

Kedua, skelera. Selain itu, otot-otot ekstraokular melekat pada bagian putih mata atau sklera. Sklera sendiri merupakan lapisan jaringan kuat yang menutupi hampir seluruh permukaan bola mata.

Permukaan Mata

Konjungtiva dan air mata (tear film) adalah dua bagian yang terdapat pada permukaan mata. Konjungtiva berupa selaput bening di permukaan dan dalam kelopak mata.

Sementara, air mata merupakan lapisan cairan tipis yang bekerja melumasi mata dengan ketebalan sekitar 3μm dan volume 3μl. Air mata terdiri dari tiga lapisan, yaitu:

  • lapisan muklosa yang dibuat konjungtiva
  • kelenjar lakrimal yang berada di bawah tepi luar alis (jauh dari hidung) di orbit, bertugas membuat air di mata
  • kelenjar meibom yang bekerja membuat minyak

Bagian Depan Mata

Struktur bagian depan mata diisi oleh banyak bagian, di antaranya sebagai berikut.

  1. Kornea merupakan bagian mata depan jernih yang berbentuk kubah. Kornea bertugas memfokuskan cahaya
  2. Ruang anterior terletak di belakang kornea, di dalamnya berisi cairan bening (aqueous humor) yang disebut ruang anterior
  3. Aqueous humor merupakan cairan yang secara konstan diproduksi mata
  4. Iris mata dan pupil berada di belakang bilik mata depan. Iris mata adalah bagian mata yang berwarna. Sedangkan, lubang gelap di tengahnya disebut pupil. Untuk mengontrol jumlah cahaya yang mencapai bagian belakang mata, otot-otot di iris melebarkan atau menyempitkan pupil
  5. Lensa terletak tepat di belakang pupil. Itu bekerja memfokuskan cahaya ke arah belakang mata. Lensa dapat berubah bentuk untuk membantu mata fokus pada objek dari dekat. Serat kecil yang disebut zonula melekat pada kapsul yang menahan lensa, menahannya dari dinding mata.
  6. Kornea dan lensa memainkan peran penting agar manusia mendapat penglihatan yang jelas. Sebab, masing-masing membantu memfokuskan cahaya saat memasuki mata. Kornea sebesar 70 persen dan lensa sebesar 30 persen.

Bagian Belakang Mata

Sementara itu, bagian belakang mata terdiri dari rongga vitreous dan retina. Rongga vitreous terletak di antara lensa dan bagian belakang mata. Dalam rongga tersebut terdapat cairan seperti jeli yang disebut humor vitreous.

Retina memiliki beberapa area di dalamnya, yaitu:

  • makula yang merupakan area kecil tapi sangat khusus bertanggung jawab untuk
  • memberi penglihatan sentral yang terperinci
  • retina perifer bertugas memberi penglihatan tepi (samping)

Selain itu, retina memiliki sel khusus di dalamnya, yakni:

  • sel khusus atau fotoreseptor yang terdiri dari batang untuk merasakan warna hitam dan putih, memungkinkan penglihatan malam
  • kerucut merasakan warna dan memberikan penglihatan sentral (detail). Sel-sel ini mengubah cahaya menjadi energi yang ditransmisikan ke otak

Selain itu, di dalamnya terdapat saraf optik. Itu bertugas mengirimkan cahaya sebagai impuls listrik melalui saraf optik ke otak. Saraf optik terdiri dari jutaan serabut saraf yang mengirimkan impuls ini ke korteks visual

Mata yang sehat

Seperti dilansir dari American Academy of Ophthalmology, mata sehat memiliki ciri-ciri, seperti berikut.

Mata sehat memilili kornea berwarna bening dan halus

Jika kornea tidak semulus, jernih, atau bulat sebagaimana mestinya, atau jika bola mata terlalu panjang atau terlalu pendek, sinar cahaya akan membelok (atau membiaskan) pada sudut yang ganjil. Ini menyebabkan penglihatan kabur atau terdistorsi. Ketidakmampuan untuk mencapai fokus yang tajam disebut kelainan refraksi. Kelainan refraksi meliputi rabun jauh (miopia), rabun jauh (hiperopia) atau astigmatisme

Demikian pula, mata akan mengalami masalah fokus jika lensa bening alami keruh karena katarak. Ketika tidak sefleksibel sebagaimana mestinya (menyebabkan presbiopia) atau jika ada masalah lain dengan fungsi mata.

Cek Kesehatan Mata

Untuk memeriksa kesehatan mata, lakukan pemeriksaan. Karena, ini adalah satu-satunya cara untuk menjaga kesehatan mata. Meski mata terasa sehat, bisa saja seseorang memiliki masalah dan tidak mengetahuinya. Apalagi, banyak penyakit mata tidak memiliki gejala atau tanda peringatan apa pun.

The post Mata Sehat, seperti Apa sih? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/mata-sehat/feed/ 0 7501
Kacamata dengan Resep Salah Bikin Penglihatan Enggak Nyaman loh! https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-resep/ https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-resep/#respond Fri, 17 Mar 2023 09:55:43 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7357 Kacamata merupakan salah satu opsi untuk membantu penglihatan agar lebih jernih. Apalagi, bagi mereka yang menderita myopia (rabun jauh), hyperopia (rabun dekat), astigmatism (mata silindris),...

The post Kacamata dengan Resep Salah Bikin Penglihatan Enggak Nyaman loh! appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Kacamata merupakan salah satu opsi untuk membantu penglihatan agar lebih jernih. Apalagi, bagi mereka yang menderita myopia (rabun jauh), hyperopia (rabun dekat), astigmatism (mata silindris), dan presbiopia (mata tua). Namun, untuk mengoreksi penglihatan perlu kacamata resep khusus.

Kacamata Resep

Seperti dilansir dari Essilor, hasil pemeriksaan mata akan menunjukan tiga istilah yang menggambarkan bagian mata, yaitu sebagai berikut.

  1. OD (Oculus Dextra) merujuk pada mata sebelah kanan
  2. OS (Oculus Sinistra) merujuk pada mata sebelah kiri
  3. OU (Oculus Uterque) merujuk pada kedua mata

Selain istilah tersebut, mata kanan dan kiri juga dapat ditulis dengan R (right) dan L (left).

Hasil Pemeriksaan

Spheris

Spheris atau SPH adalah unit ukuran yang digunakan untuk menunjukkan kekuatan lensa kacamata dalam mengoreksi penglihatan agar jelas kembali. Jika terdapat tanda minus (-) pada angka SPH atau spheris, hasil pemeriksaan menunjukan rabun jauh (myopia) atau kacamata minus. Sementara itu, tanda plus (+) pada angka SPH menandakan adanya gangguan rabun dekat (hyperopia).

Cylinder

Cylinder atau CYL untuk menunjukan angka koreksi bagi penderita astigmatism atau mata silinder. Ini adalah gangguan penglihatan karena kornea atau lensa berbentuk tak teratur atau lebih melengkung dari seharusnya. Bentuk mata yang tidak normal tersebut akhirnya membuat penglihatan kabur.

Hal ini menyebabkan garis lurus yang dilihat menjadi lebih dari satu atau melengkung jika tidak dikoreksi dengan kacamata resep. Ketika tidak ditemukan angka pada kolom CYL pada resep kacamata, maka tidak memiliki astigmatisme.

Dioptri

Dioptri adalah unit pengukuran yang digunakan untuk menentukan kemampuan optikal dari lensa kacamata, baik cekung maupun cembung. Rumus dioptri adalah resipkrokal jarak fokus yang diukur dalam satuan meter (yakni 1/meter).

Sebagai contoh, jika pada kolom OD hasil pemeriksaan mata memiliki SPH -7,25, berarti mata kanan membutuhkan 7,25 dioptri koreksi karena adanya rabun jauh.

Baca Juga : Kacamata Memperburuk Penglihatan, Wah Mitos atau Fakta ya?

Axis

Jika resep kacamata memiliki silinder, maka akan ditemukan juga nilai axis. Axis pada kacamata menunjukkan sudut (dalam derajat) di antara dua meridian mata astigmatisme. Angka axis berada pada rentang angka 0 dan 180, dengan 90 sebagai garis lokasi vertikal di mata dan 180 garis horizontal.

Prisma

Nilai pengukuran prism atau prisma pada resep kacamata digunakan untuk mengoreksi mata yang mengalami penglihatan ganda atau double vision. Nilai prisma pada resep kacamata berkisar antara 0,5 dan 5,0. Angka ini mengacu pada jumlah koreksi prisma yang diperlukan untuk memperbaiki masalah keselarasan mata.

Kode Basis (tepi paling tebal) yang menunjukkan arah prisma dan dapat berupa:

  • BO – Base Out (menuju telinga)
  • BI – Base In (menuju hidung)
  • BU – Pangkalan
  • BDn – Basis Bawah

Addition

Addition atau disingkat ADD mengacu pada ukuran koreksi ketika mengalami rabun dekat atau presbiopia. Angka yang muncul di bagian resep ini adalah plus. Hasil pemeriksaan ini adalah angka ADD berkisar dari +0,75 hingga +3,00 D dan berlaku untuk kedua pasang mata.

Pupil Distance

Pupil distance disingkat PD adalah jarak antara pupil mata kanan dengan pupil mata kiri. Ini digunakan untuk mencocokkan titik fokus mata dengan titik fokus pada lensa optik kacamata. Kesesuaian pupil distance dengan lensa akan memengaruhi kenyamanan pengguna saat memakai lensa kacamata.

Baca juga: Harga Lensa Kacamata Minus, Apa yang Mempengaruhinya?

Lantas apa jadinya ketika kacamata tidak dipakai sesuai resep?

Dalam catatan myvision.org, mengenakan kacamata dengan resep yang salah dapat membuat mata tegang dan menyebabkan ketidaknyamanan. Apalagi, bagi orang yang baru memakai kacamata, perlu akan terjadi ketidaknyamanan beberapa hari atau minggu.

Ketika masih kesulitan melihat dengan baik dengan kacamata setelah beberapa minggu, resep mungkin terlalu kuat atau lemah. Ini dapat menyebabkan hal, seperti berikut.

  1. Kurangnya penglihatan yang tepat
  2. Ketegangan mata
  3. Pusing
  4. Sakit kepala
  5. Kelelahan
  6. Rasa sakit

Jika gejala ini berlanjut, jadwalkan tindak lanjut untuk mengetahui apakah perlu resep yang benar. Resep yang salah tidak akan memberikan efek jangka panjang pada mata. Namun, mereka dapat memengaruhi mata anak dengan merusak penglihatan. Sebab, penglihatan anak berkembang secara progresif.

Cari Kacamata Resep di Kasoem Vision Care

Salah satu tempat yang menyediakan berbagai lensa kacamata adalah Kasoem Vision Care. Di sana tersedia frame kacamata dari brand lokal, seperti Kavica x Sadega, Kavica Stylo hingga brand internasional, seperti Ray-Ban, Levi’s, Montblanc, Aigner.

Tak hanya itu, tersedia juga lensa dari brand Essilor, lensa khusus add-on atau lensa berteknologi tinggi dari brand terpercaya untuk memenuhi kebutuhan penglihatan. Misalnya lensa photochromic. Kasoem Vision Care juga menyediakan lensa kontak bagi yang ingin memilih alternatif alat bantu penglihatan lain.

Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP) oleh Refractionist Optician.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Kasoem Vision Care di kota-kota terdekat. Tapi, jika waktu Anda terbatas bisa mengakses website www.kasoemvisioncare.com atau marketplace di Tokopedia atau Blibli. Tim Kasoem Vision Care akan memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan Anda.

The post Kacamata dengan Resep Salah Bikin Penglihatan Enggak Nyaman loh! appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-resep/feed/ 0 7357
Kacamata Baca Plus untuk Orang dengan Presbiopia dan Rabun Jauh https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-baca-plus/ https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-baca-plus/#respond Mon, 06 Mar 2023 09:00:29 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7203 Manusia dapat mengalami berbagai kelainan penglihatan, tak terkecuali kesulitan melihat objek jarak dekat atau rabun dekat (hyperopia). Meski dapat menyerang berbagai usia, biasanya kondisi ini...

The post Kacamata Baca Plus untuk Orang dengan Presbiopia dan Rabun Jauh appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Manusia dapat mengalami berbagai kelainan penglihatan, tak terkecuali kesulitan melihat objek jarak dekat atau rabun dekat (hyperopia). Meski dapat menyerang berbagai usia, biasanya kondisi ini terjadi seiring dengan penuaan mata (presbiopia). Untuk mengoreksi penglihatan, penderitanya butuh kacamata baca plus.

Perbedaan Kacamata Baca dan Plus

Kacamata Baca

Dalam catatan myvision.org, lensa kacamata baca berbentuk cembung. Fungsinya untuk memperbesar gambar yang dekat. Dengan begitu, orang yang sulit melihat dari waktu ke waktu karena matanya menjadi tua dapat melihat objek yang dekat dengan lebih jelas.

Kacamata ini tersedia dalam dua jenis, yaitu sebagai berikut.

Kacamata Non-Resep

Jenis ini cocok untuk penggunaan sementara atau jangka pendek. Karena, biasanya digunakan mereka yang memiliki daya penglihatan yang sama di kedua mata dan tidak menderita astigmatisme atau kelainan mata lain.

Kacamata ini tidak memerlukan resep dan dapat dibeli di banyak toko obat dan supermarket. Untuk mengetahui cocok atau tidak, mereka dapat mencoba secara langsung. Lalu, melihat objek dalam tampilan dekat, apakah jelas atau sebaliknya.

Kacamata Baca Resep

Sementara itu, untuk kacamata dengan resep diukur dengan dioptri (dengan awalan plus), tapi digolongkan berdasarkan usia.

  1. Orang berusia 40 hingga 44 tahun, daya yang disarankan adalah +0,75 hingga +100 dioptri.
  2. Berusia antara 45 dan 49 tahun, daya yang disarankan adalah +1,00 hingga +1,50 dioptri.
  3. Di antara usia 50 dan 54 tahun, daya yang disarankan adalah +1,50 hingga +2,00 dioptri.
  4. Di antara usia 55 hingga 59 tahun, daya yang disarankan adalah +2,00 hingga +2,25 dioptri
  5. Dari usia 61 tahun ke atas, daya yang disarankan adalah +2,25 ke atas.

Baca juga: Lensa Berubah Gelap saat Dipakai Siang Hari, Apa itu Kacamata Photochromic?

Kacamata Plus

Sementara itu, untuk rabun dekat, mereka perlu melakukan pemeriksaan mata terlebih dahulu. Karena, dapat menentukan berapa besaran dioptri. Dalam catatan vision.org, semakin tinggi angkanya, semakin kuat resep yang dimiliki, yaitu sebagai berikut.

  1. Hyperopia rendah adalah +2,00 D atau lebih rendah
  2. Hyperopia sedang bervariasi antara +2,25 hingga +5,00 D
  3. Hyperopia parah adalah resep di atas +5,25 D

Jika hyperopia sangat ringan, mungkin tidak membutuhkan kacamata. Atau, dokter mata mungkin merekomendasikan memakainya untuk aktivitas tertentu. Misalnya, membaca atau bekerja di depan komputer. Hanya saja, ketika resep sedang atau tinggi, dokter mata mungkin menyarankan untuk memakai kacamata sepanjang waktu.

Baca Juga : Makula, Bagian Penting dalam Retina Mata Agar Manusia Memiliki Penglihatan Sentral

Lantas Kacamata Baca Plus seperti Apa?

Sesuai dengan sebutannya, kacamata baca plus adalah kombinasi di antara kacamata baca dan rabun dekat. Meski sama-sama mengoreksi, ada ukuran yang perlu disesuaikan. Namun, jika masih bingung atau belum mengetahui secara jelas, lakukan pemeriksaan mata terlebih dahulu.

Pemeriksaan penglihatan bisa dilakukan di dokter mata atau vision care. Salah satunya, Kasoem Vision Care. Di sana tersedia layanan pemeriksaan mata untuk  presbiopia, rabun dekat, pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), pemeriksaan buta warna, dan screening low vision hingga pemeriksaan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP).

Selain itu, tersedia berbagai lensa, seperti bluechromic, anti-silau, dan teknologi terkini menyesuaikan dengan kebutuhan penglihatan. Untuk frame kacamata tersedia dari berbagai brand, lokal maupun internasional. Jika ingin memakai lensa kontak, Kasoem Vision Care pun menyediakan mulai dari soft lens hingga hard lens.

Jadi, untuk menentukan seperti apa kacamata yang cocok, lakukan konsultasi dengan tim Kasoem Vision Care. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care akan memberi pelayanan yang sesuai untuk anak-anak, orang dewasa hingga orang tua lanjut usia (lansia).

The post Kacamata Baca Plus untuk Orang dengan Presbiopia dan Rabun Jauh appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-baca-plus/feed/ 0 7203
Kacamata Memperburuk Penglihatan, Wah Mitos atau Fakta ya? https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-memperburuk-penglihatan/ https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-memperburuk-penglihatan/#respond Fri, 24 Feb 2023 08:45:52 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7344 Kelainan refraksi adalah kondisi ketika cahaya yang masuk ke dalam mata tidak dapat difokuskan dengan jelas. Hal ini membuat bayangan objek terlihat buram atau tidak...

The post Kacamata Memperburuk Penglihatan, Wah Mitos atau Fakta ya? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Kelainan refraksi adalah kondisi ketika cahaya yang masuk ke dalam mata tidak dapat difokuskan dengan jelas. Hal ini membuat bayangan objek terlihat buram atau tidak jelas. Salah satu cara untuk mengoreksinya adalah menggunakan kacamata. Hanya saja, masih ada mitos kacamata justru memperburuk penglihatan. Benarkah itu?

Mitos Kacamata

Seperti dilansir dari myvision.org, ada berbagai mitos yang masih berkembang di masyarakat ketika memakai kacamata. Untuk memperjelas, berikut tujuh mitos penggunaan kacamata.

1. Mitos pakai kacamata sepanjang waktu merusak penglihatan

Salah satu mitos yang berkembang adalah mengenakan kacamata sepanjang waktu merusak penglihatan. Padahal, mitos tersebut salah. Karena, kenyataannya kacamata memberi penglihatan yang jelas dan tidak memperburuk penglihatan. Anggapan terjadi, mungkin sudah terbiasa memakai kacamata dengan penglihatan jernih. Sehingga, penglihatan mungkin tampak lebih buruk saat melepasnya.

2. Mengistirahatkan mata untuk menghindari ketergantungan pada kacamata

Faktanya, seiring bertambahnya usia, penglihatan terus memburuk. Oleh karena itu, dokter mata akan meresepkan kacamata yang lebih kuat untuk meningkatkan penglihatan. Jika membutuhkan kacamata, harus memakainya untuk menghindari ketegangan mata dan masalah mata lainnya.

3. Mitos kacamata hanya untuk orang dewasa

Mitos tersebut salah. Sebab, nyatanya rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme dapat memengaruhi orang-orang dari segala usia. Jadi, terlepas dari usianya kacamata dibutuhkan meningkatkan penglihatan.

4. Makan wortel meningkatkan penglihatan

Faktanya, wortel mengandung vitamin A membantu melindungi mata dan mempertahankan penglihatan. Tetapi tidak akan memperbaiki penglihatan. Selain wortel, uah-buahan dan sayuran dengan vitamin A juga memiliki fungsi sama, yakni membantu melindungi mata dan mempertahankan penglihatan yang baik.

5. Mitos senam mata mencegah membutuhkan kacamata

Kualitas penglihatan bergantung pada bentuk mata, jaringan mata yang sehat, dan faktor lainnya. Meskipun latihan mata dapat mengistirahatkan mata, faktanya setelah fokus beberapa saat pada suatu tugas, latihan tersebut tidak akan meningkatkan penglihatan atau mencegah kehilangan penglihatan.

6. Lensa gelap mencegah kerusakan mata akibat sinar ultraviolet (UV) matahari

Kacamata hitam biasa tidak melindungi mata dari sinar UV. Lensa perlu memiliki lapisan pelindung UV untuk melindungi dari sinar matahari.

7. Mitos kacamata mengubah bentuk mata

Kacamata hanya membantu meningkatkan penglihatan, sementara saat memakainya. Faktanya itu tidak mengubah bentuk mata.

Kacamata Perbaiki Kelainan Refraksi

Faktanya kacamata tidak melemahkan penglihatan. Pasalnya, penyebab kelainan refraksi tersebut bisa karena panjang bola mata terlalu panjang atau bahkan terlalu pendek, perubahan bentuk kornea, dan penuaan lensa mata. Adapun rinciannya, yakni sebagai berikut.

Rabun Jauh

Myopia adalah kondisi penglihatan ketika orang dapat melihat objek yang dekat dengan jelas, tetapi kabur atau buram pada objek yang lebih jauh. Orang yang menderita rabun jauh ini disebut dengan mata minus.

Rabun jauh ini paling sering terjadi ketika bola mata tumbuh terlalu memanjang dari depan ke belakang. Pada mata normal, cahaya masuk ke mata dan difokuskan langsung pada retina, sehingga penglihatannya menjadi jelas.

Maka dari itu, perlu kacamata dengan lensa minus untuk memperbaiki penglihatan terhadap objek jarak jauh.

Rabun Dekat

Hyperopia atau rabun dekat menyebabkan penglihatan dekat kabur. Orang dengan hyperopia akan lebih sulit melihat benda-benda yang dekat, seperti saat membaca atau menggunakan komputer, ketimbang melihat benda-benda yang jauh, seperti saat mengemudi.

Secara umum, ini berarti objek yang jauh terlihat jelas tetapi objek yang dekat menjadi buram. Hal tersebut terjadi karena beberapa orang memiliki bola mata yang terlalu pendek dari depan ke belakang. Kemungkinan lain, memiliki kornea atau lensa yang bentuknya tidak normal.

Baca juga: Presbiopia dan Rabun Dekat Tak Sama, Apa Bedanya?

Mata Silinder

Astigmatisme atau mata silinder adalah gangguan penglihatan karena kornea atau lensa berbentuk tak teratur atau lebih melengkung dari seharusnya. Bentuk mata yang tidak normal tersebut akhirnya membuat penglihatan kabur.

Kondisi ini membuat penderitanya tak dapat melihat objek dengan jelas dari jarak dekat dan jauh. Gejala lainnya, seperti penglihatan kabur atau area penglihatan terdistorsi membuat permukaan terlihat bergelombang, ketegangan mata, sakit kepala, menyipitkan mata atau ketidaknyamanan mata.

Selain itu, mereka yang menderita akan kesulitan untuk melihat detail pada objek, seperti kata-kata yang tercetak pada menu atau huruf pada rambu jalan di kejauhan serta merasa silau saat melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu.

Presbiopia

Berasal dari istilah medis Yunani, yakni “mata tua”, presbiopia umumnya muncul sekitar usia 40 dan semakin memburuk sampai sekitar akhir 60-an. Ini merupakan penuaan alami yang terjadi pada mata manusia. Kondisinya menyebabkan orang dewasa setengah baya dan lebih tua kehilangan fokus saat melihat objek jarak dekat.

Hal tersebut karena lensa terus tumbuh dan menambah lapisan sel, bentuknya menyerupai bawang. Proses ini mengentalkan lensa dan membuatnya kurang bisa melentur seperti dulu. Ini menyebabkan penglihatan terhadap objek dekat menjadi kabur.

Baca Juga : Katarak Penyebab Kebutaan, Pahami Ciri-cirinya

Temukan Kacamata di Kasoem Vision Care

Salah satu tempat yang menyediakan berbagai lensa kacamata adalah Kasoem Vision Care. Di sana tersedia frame kacamata dari brand lokal, seperti Kavica x Sadega, Kavica Stylo hingga brand internasional, seperti Ray-Ban, Levi’s, Montblanc, Aigner.

Tak hanya itu, tersedia juga lensa dari brand Essilor, lensa khusus add-on atau lensa berteknologi tinggi dari brand terpercaya untuk memenuhi kebutuhan penglihatan. Misalnya lensa photochromic. Kasoem Vision Care juga menyediakan lensa kontak bagi yang ingin memilih alternatif alat bantu penglihatan lain.

Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP) oleh Refractionist Optician.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Kasoem Vision Care di kota-kota terdekat. Tapi, jika waktu Anda terbatas bisa mengakses website www.kasoemvisioncare.com atau marketplace di Tokopedia atau Blibli. Tim Kasoem Vision Care akan memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan Anda.

The post Kacamata Memperburuk Penglihatan, Wah Mitos atau Fakta ya? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-memperburuk-penglihatan/feed/ 0 7344
Penglihatan Oma dan Opa Menurun, Pakai Kacamata Baca Ya! https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-baca-buat-oma-dan-opa/ https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-baca-buat-oma-dan-opa/#respond Thu, 02 Feb 2023 10:08:09 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7101 Entah pria atau wanita, bisa mengalami penuaan mata secara alami. Kondisi ini umumnya, mulai muncul sekitar usia 40 dan semakin memburuk sampai sekitar akhir 60-an....

The post Penglihatan Oma dan Opa Menurun, Pakai Kacamata Baca Ya! appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Entah pria atau wanita, bisa mengalami penuaan mata secara alami. Kondisi ini umumnya, mulai muncul sekitar usia 40 dan semakin memburuk sampai sekitar akhir 60-an. Saat menderita “mata tua”, mereka akan kehilangan kemampuan untuk mengubah fokus melihat objek yang dekat. Maka dari itu, oma dan opa dengan presbiopia memerlukan alat bantu penglihatan, yaitu kacamata baca.

Kacamata Baca

Dalam catatan myvision.org, lensa kacamata baca berbentuk cembung. Ia berguna untuk memperbesar gambar yang dekat. Dengan begitu, orang yang sulit melihat dari waktu ke waktu karena matanya menjadi tua dapat melihat objek yang dekat dengan lebih jelas.

Adapun kacamata ini tersedia dalam dua jenis, yaitu sebagai berikut.

Kacamata Baca Non-Resep

Jenis ini cocok untuk penggunaan sementara atau jangka pendek. Karena, biasanya digunakan mereka yang memiliki daya penglihatan yang sama di kedua mata dan tidak menderita astigmatisme atau kelainan mata lain. Kacamata ini tidak memerlukan resep dan dapat dibeli di banyak toko obat dan supermarket. Untuk mengetahui cocok atau tidak, mereka dapat mencoba secara langsung. Lalu, melihat objek dalam tampilan dekat, apakah jelas atau sebaliknya.

Dengan Resep

Sementara itu, ketika oma dan opa mengalami masalah penglihatan lain, seperti myopia atau kondisi penglihatan serius lainnya, mereka perlu kacamata baca dengan resep. Apalagi, ketika membutuhkan untuk penggunaan jangka panjang, konsultasi dengan dokter spesialis mata atau ke profesional kesehatan di vision care.

Berikut lensa tambahan yang bisa ditambahkan untuk penggunaan kacamata dengan resep.

  1. Lensa bifokal adalah kacamata yang memiliki dua resep berbeda dalam satu lensa kacamata. Bagian atas lensa berisi resep jarak, sedangkan bagian bawah lensa yang lebih kecil berisi resep untuk membantu melihat objek dari dekat.
  2. Lensa trifokal memiliki tiga lensa masing-masing untuk melihat jarak dekat, di antara, dan jauh. Lensa ini dapat mengoreksi penglihatan jarak menengah di antara area penglihatan dekat dan jauh.
  3. Progresif. Lensa multifokal ini mirip dengan bifokal, tetapi memiliki pergeseran yang lebih bertahap di antara resep. Banyak orang memilih progresif ketika mereka tidak menginginkan garis yang terlihat di kacamata mereka. Tak hanya progresif biasa, ada juga kacamata progresif kantor. Seperti namanya, kacamata ini dirancang untuk melakukan pekerjaan dekat di kantor, seperti pekerjaan komputer atau menulis.

Menentukan Ukuran

Kacamata baca diukur dalam dioptri (unit pengukuran yang menandakan kekuatan lensa sama dengan panjang fokus, ditunjukkan dalam meter). Ukuran ini sering dikategorikan berdasarkan usia, dengan rekomendasi umum, yakni sebagai berikut.

  1. Untuk orang berusia 40 hingga 44 tahun, daya yang disarankan adalah +0,75 hingga +100 dioptri.
  2. Untuk orang berusia antara 45 dan 49 tahun, daya yang disarankan adalah +1,00 hingga +1,50 dioptri.
  3. Di antara usia 50 dan 54 tahun, daya yang disarankan adalah +1,50 hingga +2,00 dioptri.
  4. Di antara usia 55 hingga 59 tahun, daya yang disarankan adalah +2,00 hingga +2,25 dioptri
  5. Dari usia 61 tahun ke atas, daya yang disarankan adalah +2,25 ke atas.

Sudah Butuh Kacamata Baca?

Para ahli menyarankan seseorang memakai kacamata saat kesulitan membaca buku yang berjarak 14 inci dari wajah. Mereka juga bisa memakainya ketika mengalami gejala yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Misalnya merasa sakit kepala atau mata lelah ketika menggambar, menjahit, atau melihat teks di ponsel.

Baca Juga : Membersihkan Kacamata Sendiri di Rumah, Ini Tipsnya

Apakah oma dan opa Anda memperlihatkan gejala tersebut?

Jika ya, segera lakukan pemeriksaan mata di Kasoem Vision Care. Berpengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan layanan pemeriksaan yang lengkap dan detail untuk anak-anak, orang dewasa hingga orang tua lanjut usia (lansia).

Di sana pemeriksaan dilakukan oleh Refraction Optometrist tersertifikasi. Tes penglihatan yang tersedia berupa pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), pemeriksaan buta warna, screening low vision, dan pemeriksaan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP).

Selain itu,  Kasoem Vision Care menyediakan model dari berbagai brand pilihan. Mulai dari produk lokal seperti Kavica x Sadega, Kavica Stylo sampai produk internasional, seperti Ray-Ban, Levi’s, Police sampai Furla. Untuk informasi lain, hubungi Kasoem Vision Care dengan mengirimkan email ke [email protected] atau menghubungi melalui layanan chat +62858 1111 9495 atau telepon +6221 7822530.

The post Penglihatan Oma dan Opa Menurun, Pakai Kacamata Baca Ya! appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-baca-buat-oma-dan-opa/feed/ 0 7101
Presbiopia dan Rabun Dekat Tak Sama, Apa Bedanya? https://www.kasoemvisioncare.com/beda-presbiopia-dan-rabun-dekat/ https://www.kasoemvisioncare.com/beda-presbiopia-dan-rabun-dekat/#respond Fri, 06 Jan 2023 04:56:05 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=6958 Kelainan refraksi terbagi menjadi empat jenis. Dua di antaranya adalah gangguan penglihatan jarak dekat, yaitu presbiopia dan rabun dekat (hypermetropy). Meski sama-sama tak dapat melihat...

The post Presbiopia dan Rabun Dekat Tak Sama, Apa Bedanya? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Kelainan refraksi terbagi menjadi empat jenis. Dua di antaranya adalah gangguan penglihatan jarak dekat, yaitu presbiopia dan rabun dekat (hypermetropy). Meski sama-sama tak dapat melihat objek pada jarak dekat, ternyata kondisi keduanya merupakan kelainan yang berbeda. Kalau begitu, apa bedanya?

Presbiopia adalah Penuaan Mata

Presbiopia, dalam bahasa Yunani berarti “mata tua”. Ini merupakan penuaan alami yang terjadi pada mata manusia. Kondisinya menyebabkan orang dewasa setengah baya dan lebih tua kehilangan fokus saat melihat objek jarak dekat.

Menggambarkan Penglihatan Mata Tua

Mata bekerja seperti kamera. Lensa pada kamera memiliki kemampuan autofokus pada objek, baik yang dekat mau pun jauh. Lensa di mata bekerja sama dengan kornea untuk memfokuskan cahaya.

Pertama, kornea yang melengkung membelokkan cahaya ke mata. Kemudian, otot melingkar kecil yang mengelilingi lensa berkontraksi atau mengendur untuk mengubah bentuknya agar benda-benda menjadi fokus. Jika objeknya jauh, otot di sekitar lensa akan melonggar. Jika dekat, otot berkontraksi, memungkinkan untuk fokus pada objek terdekat, seperti menu atau buku.

Namun, seiring bertambahnya usia mata, lensa terus tumbuh dan menambah lapisan sel, bentuknya menyerupai bawang. Proses ini mengentalkan lensa dan membuatnya kurang bisa melentur seperti dulu. Ini menyebabkan penglihatan terhadap objek dekat menjadi kabur.

Rabun Dekat karena Bola Mata Pendek

Sama halnya dengan presbiopia, rabun dekat juga kesulitan untuk melihat objek dari jarak dekat. Namun, rabun dekat dapat dialami semua usia, mulai dari anak-anak hingga orang lanjut usia.

Seperti apa proses rabun dekat?

Seseorang dengan penglihatan normal dapat melihat ketika cahaya melewati kornea di bagian depan mata. Kemudian, kornea membelokkan cahaya dan lensa, memfokuskannya ke permukaan retina, yaitu lapisan belakang mata yang berisi sel-sel penginderaan cahaya. Retina kemudian mengirimkan sinyal ke otak agar dapat melihat.

Ketika rabun dekat, bentuk mata mencegah cahaya membengkok dengan benar. Sehingga, cahaya diarahkan ke belakang retina, bukan tepat ke retina. Ini menyebabkan sinar cahaya terfokus di belakang retina. Secara umum, ini berarti objek yang jauh terlihat jelas tetapi objek yang dekat menjadi buram.

Hal tersebut terjadi karena beberapa orang memiliki bola mata yang terlalu pendek dari depan ke belakang. Kemungkinan lain, memiliki kornea atau lensa yang bentuknya tidak normal.

Baca Juga : Seperti Apa Penglihatan Strabismus atau Mata Juling?

Perbedaan Presbiopia dan Rabun Dekat

Presbiopia terjadi ketika lensa mata kehilangan kelenturannya dan kurang fleksibel. Karena, seiring bertambahnya usia otot-otot di sekitar lensa melemah. Umumnya, terjadi muncul sekitar usia 40 dan semakin memburuk sampai sekitar akhir 60-an.

Sementara itu, rabun jauh terjadi ketika bola mata terlalu pendek. Penyebabnya ada berbagai macam, termasuk genetik. Kondisi ini bisa dialami semua usia, bahkan bayi baru lahir.

Periksa Presbiopia dan Rabun Dekat di Kasoem Vision Care

Gangguan penglihatan jarak dekat ini sekilas sama. Untuk itu, perlu diagnosis ke rumah sakit atau pusat pemeriksaan penglihatan (vision care). Salah satu rekomendasinya adalah Kasoem Vision Care. Berpengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan layanan pemeriksaan yang lengkap dan detail untuk anak-anak, orang dewasa hingga orang tua lanjut usia (lansia).

Tes penglihatan yang tersedia berupa pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), pemeriksaan buta warna, dan screening low vision serta pemeriksaan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP). Tak hanya itu, Kasoem Vision Care juga menyediakan kacamata untuk mengoreksi gangguan penglihatan, termasuk presbiopia dan rabun dekat.

The post Presbiopia dan Rabun Dekat Tak Sama, Apa Bedanya? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/beda-presbiopia-dan-rabun-dekat/feed/ 0 6958
Kacamata Baca Presbiopia untuk Koreksi Penglihatan Jarak Dekat https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-baca-presbiopia/ https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-baca-presbiopia/#respond Mon, 12 Dec 2022 11:10:09 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=6951 Presbiopia adalah kelainan refraksi yang menyulitkan orang dewasa setengah baya dan lebih tua, melihat objek dari jarak dekat. Hal tersebut terjadi karena mata, sama seperti...

The post Kacamata Baca Presbiopia untuk Koreksi Penglihatan Jarak Dekat appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Presbiopia adalah kelainan refraksi yang menyulitkan orang dewasa setengah baya dan lebih tua, melihat objek dari jarak dekat. Hal tersebut terjadi karena mata, sama seperti bagian tubuh lain, mengalami penuaan. Salah satu cara untuk mengatasi gangguan penglihatannya adalah menggunakan kacamata baca presbiopia.

Mengoreksi Penurunan Penglihatan karena Presbiopia

Entah pria atau wanita, bisa mengalami penuaan mata secara alami. Kondisi ini umumnya, mulai muncul sekitar usia 40 dan semakin memburuk sampai sekitar akhir 60-an. Saat menderita “mata tua”, mereka akan kehilangan kemampuan untuk mengubah fokus saat melihat objek yang dekat.

Apakah gangguan penglihatan ini dapat sembuh?

Seperti dilansir dari Cleveland Clinic, presbiopia tidak dapat disembuhkan. Tetapi, ada berbagai opsi untuk memperbaiki penglihatannya. Sebelum mengatasi gangguan penglihatan karena mata tua, seseorang perlu melakukan diagnosis melalui pemeriksaan mata.

Salah satu bagian penting dari tes mata adalah penilaian refraksi untuk mengukur seberapa baik melihat objek pada jarak tertentu. Penilaian refraksi memberi tahu apakah benar-benar menderita presbiopia dan atau astigmatisme dan apakah rabun jauh atau rabun dekat.

Selain itu, kemungkinan akan ada tes dengan melebarkan mata menggunakan obat tetes mata khusus. Tetesannya tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi mungkin peka terhadap cahaya selama dua hingga tiga jam sesudahnya.

Setelah itu, akan ada rekomendasi pengobatan tergantung diagnosis serta kesehatan dan gaya hidup secara keseluruhan, berupa:

  • kacamata resep
  • lensa kontak
  • kacamata baca
  • lensa tambahan progresif, bifokal
  • atau beberapa jenis operasi mata

Kacamata Presbiopia untuk Koreksi Penglihatan

Sama halnya dengan gangguan refraksi yang menyebabkan penurunan penglihatan, kacamata juga menjadi opsi untuk mengoreksi gangguan penglihatan akibat presbiopia. Berikut kacamata untuk mengatasi masalah penglihatan karena mata tua.

Kacamata baca presbiopia dengan resep

Jika kehilangan penglihatan akibat mata tua dan tidak memiliki masalah penglihatan lainnya, kacamata baca mungkin jawabannya. Kacamata ini harus dipakai hanya untuk melakukan pekerjaan jarak dekat, seperti membaca.

Lensa tambahan

Seseorang dengan presbiopia kemungkinan dapat mengalami gangguan refraksi lain. Maka dari itu, ada beberapa pilihan lensa tambahan untuk mengatasinya, yaitu seperti berikut.

  1. Lensa bifokal adalah kacamata yang memiliki dua resep berbeda dalam satu lensa kacamata. Bagian atas lensa berisi resep jarak, sedangkan bagian bawah lensa yang lebih kecil berisi resep untuk membantu melihat objek dari dekat.
  2. Lensa trifokal memiliki tiga lensa masing-masing untuk melihat jarak dekat, di antara, dan jauh. Lensa ini dapat mengoreksi penglihatan jarak menengah di antara area penglihatan dekat dan jauh.
  3. Progresif. Lensa multifokal ini mirip dengan bifokal, tetapi memiliki pergeseran yang lebih bertahap di antara resep. Banyak orang memilih progresif ketika mereka tidak menginginkan garis yang terlihat di kacamata mereka. Tak hanya progresif biasa, ada juga kacamata progresif kantor. Seperti namanya, kacamata ini dirancang untuk melakukan pekerjaan dekat di kantor, seperti pekerjaan komputer atau menulis.

Baca Juga : Presbiopia dan Rabun Dekat Tak Sama, Apa Bedanya?

Kacamata Baca Presbiopia

Kacamata baca tanpa resep adalah pilihan mereka yang mengalami penuaan mata tanpa gangguan penglihatan lain. Ini cocok untuk membaca menu atau memasang jarum. Kacamata baca ini dapat ditemukan di sebagian besar toko obat. Kacamata tanpa resep berkisar dari +1,00 dioptri (D) hingga +3,00 D. Pilih perbesaran terendah yang membuat cetakan kecil terlihat jelas.

Di mana menemukan Kacamata Baca?

Salah satu tempat untuk membeli kacamata baca ada di vision care, yaitu Kasoem Vision Care. Di sana tersedia berbagai kacamata baca dari berbagai brand lokal maupun internasional. Selain itu, Anda dapat konsultasi terlebih dahulu dengan tim Kasoem Vision Care mengenai kebutuhan pemeriksaan mata.

Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan layanan pemeriksaan detail untuk anak-anak, orang dewasa hingga orang tua lanjut usia (lansia). Tes berupa pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), pemeriksaan buta warna, dan screening low vision serta pemeriksaan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP).

The post Kacamata Baca Presbiopia untuk Koreksi Penglihatan Jarak Dekat appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-baca-presbiopia/feed/ 0 6951