Makula bertanggung jawab atas penglihatan pusat dan detail halus. Itu salah satu bagian mata yang rentan mengalami masalah, seiring penambahan usia. Kondisi yang dapat dialaminya adalah lubang makula. Apa itu lubang makula?
Lubang Makula
Makula merupakan area kekuningan berbentuk oval yang mengelilingi fovea dekat pusat retina di mata. Lubang makula adalah celah kecil yang terbuka di tengah retina. Dalam catatan NHS uk, kondisi tersebut paling sering menyerang wanita ketimbang pria, rentang usia 60 hingga 80 tahun.
Lubang di makula memengaruhi penglihatan. Dampak yang dirasakan, yaitu seperti:
- pada tahap awal, lubang makula dapat menyebabkan penglihatan kabur dan terdistorsi. Garis lurus mungkin terlihat bergelombang atau bengkok dan mungkin kesulitan membaca huruf yang kecil
- setelah beberapa saat mungkin melihat bercak hitam kecil atau “bercak yang hilang” di tengah penglihatan. Kondisi tersebut tak menyebabkan rasa sakit dan hilangnya penglihatan total
Proses Terjadinya Lubang Makula
Belum ada yang tahu kenapa seseorang mengalami lubang makula. Sebab, sebagian besar kasus tidak memiliki penyebab yang jelas. Namun, salah satu faktor risiko yang mungkin menyebabkan lubang makula adalah detasemen vitreous.
Seiring bertambahnya usia, jeli vitreous di tengah mata mulai menjauh dari retina dan makula di bagian belakang mata. Jika beberapa jeli vitreous tetap menempel, itu bisa menyebabkan lubang makula.
Faktor risiko lubang makula
Beberapa kasus lain terkait karena cedera parah pada mata. Selain itu, faktor lain penyebabnya, yaitu sebagai berikut.
Ablasi retina
Ablasi retina merupakan masalah mata yang terjadi ketika retina mengendur dan tertarik menjauh dari posisi normalnya. Sehingga, retina terlepas dari posisi normalnya.
Sedikit rabun dekat (hyperopia)
Orang dengan hyperopia akan lebih sulit melihat benda-benda yang dekat, seperti saat membaca atau menggunakan komputer, ketimbang melihat benda-benda yang jauh, seperti saat mengemudi. Kondisi ini akibat bola mata yang terlalu pendek dari depan ke belakang. Kemungkinan lain, memiliki kornea atau lensa yang bentuknya tidak normal.
Rabun jauh (myopia)
Myopia adalah kondisi penglihatan ketika orang dapat melihat objek yang dekat dengan jelas, tetapi kabur atau buram pada objek yang lebih jauh. Orang yang menderita rabun jauh ini disebut dengan mata minus.
Rabun jauh ini paling sering terjadi ketika bola mata tumbuh terlalu memanjang dari depan ke belakang. Pada mata normal, cahaya masuk ke mata dan difokuskan langsung pada retina, sehingga penglihatannya menjadi jelas. Sedangkan mereka yang menderita rabun jauh, cahaya fokus di depan retina dan menciptakan penglihatan kabur.
Pembengkakan retina sentral yang persisten (edema makula kistoid)
Gangguan tanpa rasa sakit yang mempengaruhi retina sentral atau makula . Ketika kondisi ini muncul, beberapa area cairan seperti kista (cystoid) muncul di makula dan menyebabkan pembengkakan atau edema retina.
Mengobati Lubang Makula
Jika penglihatan buram, kabur atau terdistorsi, seperti ada titik hitam di tengah penglihatan temui dokter umum atau vision center. Seusai pemeriksaan penglihatan, mungkin akan dirujuk ke spesialis penyakit mata (ophthalmologist).
Kondisi tersebut tak boleh dibiarkan. Karena, penglihatan sentral mungkin akan semakin memburuk secara bertahap. Perawatan yang relatif dini (dalam beberapa bulan) dapat memberikan hasil yang lebih baik dalam hal peningkatan penglihatan.
Terkadang lubang bisa menutup dan sembuh dengan sendirinya. Jadi, dokter mata mungkin ingin memantaunya sebelum merekomendasikan pengobatan.
Periksa di Kasoem Vision Care
Hubungi Kasoem Care dengan melalui layanan chat 08118179910. Sementara, akses kebutuhan informasi mengenai mata dan penglihatan di website www.kasoemvisioncare.com atau marketplace di Tokopedia dan Blibli. Tim Kasoem Vision Care akan memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan Anda.
Sedangkan, jika ingin melakukan pemeriksaan penglihatan karena kondisi lain, bisa datang ke Kasoem Vision Care. Berpengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP) oleh Refractionist Optician.


Leave a reply