Mata merupakan organ utama penglihatan. Area mata, termasuk kelopak mata dan jaringan di sekitarnya termasuk area sensitif. Maka dari itu, rentan merasakan rasa sakit dan nyeri. Lantas, kenapa ujung mata sakit?
Sakit Mata
Deskripsi sakit mata adalah sensasi nyeri, terbakar, berdenyut atau tertusuk di dalam mata. Terkadang, rasanya seperti ada benda asing di mata. Untuk mengetahui kenapa ujung mata sakit, perlu mencari tahu penyebabnya terlebih dahulu.
Bisa saja mata sakit karena ada masalah kesehatan, resep kacamata atau lensa kontak yang salah, masalah pada otot mata atau dampak dari cedera. Dalam catatan Optometrists Network, sakit mata dapat muncul dalam beberapa cara, seperti:
- sakit tumpul
- mata terbakar
- sensitivitas cahaya
- iritasi mata ringan hingga berat
- mata merah
- sensasi tajam dan menusuk
- ketidaknyamanan mata
Penyebab Mata Sakit
Kenapa ujung mata sakit jika bukan karena cedera atau operasi. Dalam catatan , dalam catatan Mount Sinai ada beberapa penyebabnya adalah sebagai berikut.
- Infeksi
- Peradangan
Masalah lensa kontak - Mata kering
- Glaukoma akut
- Masalah sinus
- Sakit saraf
- Ketegangan mata
- Sakit kepala
- Flu
Kenapa sakit mata?
Sedangkan, dalam catatan American Academy of Ophthalmology, kenapa sakit mata mungkin berasosiasi dengan kondisi seperti berikut.
Bell’s Palsy
Masalah saraf yang memengaruhi otot-otot wajah. Ini menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan sebagian otot di satu sisi wajah. Mungkin, kelopak mata tidak menutup dengan benar dan senyuman mungkin tampak tidak rata.
Black Eye
Ungkapan yang digunakan untuk menggambarkan memar di sekitar mata akibat cedera pada wajah atau kepala. Darah dan cairan lain terkumpul di ruang sekitar mata, menyebabkan pembengkakan dan memar berwarna gelap pada jaringan.
Blocked Tear Duct (penyumbatan saluran air mata)
Saluran air mata tersumbat adalah ketika sistem drainase air mata tersumbat sebagian atau seluruhnya. Air mata tidak dapat mengalir secara normal, sehingga menyebabkan mata berair, teriritasi, atau mengalami infeksi kronis.
Cellulitis
Ini adalah infeksi yang dapat menyerang kulit dan atau mata. Ada dua jenis selulitis yang menyerang mata, yaitu praseptal dan orbital. Preseptal hanya menyerang jaringan kelopak mata, sedangkan orbital memengaruhi rongga mata. Bentuk selulitis dapat menyebabkan mata atau kelopak mata membengkak sehingga membuat mata tidak dapat bergerak dengan baik.
Giant Papillary Conjunctivitis
Konjungtivitis papiler raksasa terjadi ketika bagian dalam kelopak mata menjadi merah, bengkak , dan teriritasi karena cedera akibat lensa kontak,
mata buatan atau jahitan (jahitan dari operasi). Akibatnya, benjolan besar muncul di bagian bawah kelopak mata.
Glaucoma
Glaukoma adalah penyakit yang merusak saraf optik mata, terjadi ketika cairan menumpuk di bagian depan mata. Beberapa gejala awal serangan mungkin termasuk penglihatan kabur, lingkaran cahaya, sakit kepala ringan, atau sakit mata.
Microvascular Cranial Nerve Palsy
Terjadi ketika aliran darah ke saraf tertentu di kepala (saraf kranial) tersumbat. Akibatnya, mungkin tidak bisa menggerakkan mata dengan cara tertentu. Selain itu, akan mengalami penglihatan ganda.
Neuropathic Corneal Pain
Suatu kondisi yang menyebabkan mata, wajah, atau kepala menjadi terlalu sensitif. Hal ini juga menyebabkan kesakitan.
Apapun kondisi sakit mata, apalgi parah segera hubungi layanan kesehatan. Terutama, jika mengalami penurunan penglihatan, penyakit kronis seperti radang sendi atau masalah autoimun dan nyeri disertai kemerahan, bengkak, keluar cairan, atau tekanan pada mata.


Leave a reply