Orang dengan kulit berminyak rentan mengalami jerawat pada wajahnya. Namun, ternyata mereka juga berisiko terserang infeksi pada mata seperti blefaritis. Apa itu blefaritis?
Blefaritis
Blefaritis (blepharitis) adalah peradangan pada kelopak mata. Ini menyebabkan kelopak mata memiliki serpihan atau partikel berminyak (kerak) yang terbungkus di dasar bulu mata. Tak hanya itu, penderitanya akan merasakan bengkak, iritasi, dan gatal serta terbakar atau perih pada kelopak matanya.
Penyebab
Dalam catatan American Academy of Ophthamology, blefaritis disebabkan oleh bakteri yang berlebihan pada dasar bulu mata. Jika terlalu banyak, kondisi tersebut menyebabkan terbentuknya serpihan seperti ketombe.
Selain itu, beberapa orang memiliki masalah dengan:
- kelenjar minyak di kelopak mata
- populasi tungau mikroskopis yang berlebihan atau Demodex yang hidup di dalam folikel bulu mata
Risiko bakteri berkembang di kelopak mata ini semakin meningkat, ketika mereka menderita:
- ketombe, bercak kulit terkelupas di kulit kepala atau wajah
- rosacea, suatu kondisi kulit yang menyebabkan kemerahan dan benjolan, biasanya di wajah
- kulit berminyak, ketika kelenjar sebaseabmenghasilkan terlalu banyak sebum (minyak alami untuk melapisi kulit dan rambut)
- alergi yang memengaruhi bulu mata
Jenis Blefaritis
Seperti dilansir dari National Eye Institute, berdasarkan penyebabnya, ketombe yang ada di mata tersebut terbagi menjadi dua jenis.
Blepharitis anterior
Menyerang bagian luar mata, tempat bulu mata menempel pada kelopak mata. Biasanya terjadi karena bakteri pada kulit atau ketombe di kulit kepala atau alis. Alergi atau tungau (parasit kecil) juga dapat menyebabkan blepharitis anterior, namun hal ini jarang terjadi.
Blepharitis posterior
Blepharitis posterior memengaruhi bagian luar tepi dalam kelopak mata, bagian yang menyentuh mata. Jenis ini terjadi ketika kelenjar minyak di kelopak mata tersumbat. Kondisi kulit yang umum seperti rosacea dan ketombe di kulit kepala dapat menyebabkan blepharitis posterior
Gejala
Selain muncul bercak putih seperti ketombe, mereka yang menderita blepharitis bisa mengalami gejala-gejala seperti berikut.
- Merasa seperti ada sesuatu di mata
- Mata terbakar atau perih
- Mata berair
- Mata gatal
- Sensitivitas terhadap cahaya
- Mata atau kelopak mata merah dan bengkak
- Air mata yang berbusa atau terdapat gelembung-gelembung kecil di dalamnya
- Mata kering
- Kelopak mata atau bulu mata berkerak saat bangun tidur
Blepharitis juga dapat menyebabkan masalah yang lebih serius seperti:
- penglihatan kabur
- bulu mata yang rontok
- bulu mata yang tumbuh ke arah yang salah
- pembengkakan pada bagian mata lainnya, seperti kornea
Meredakan Blefaritis
Perawatan paling penting pada penderita blefaritis adalah menjaga kebersihan kelopak mata, kulit, dan rambut. Karena, tidak ada pengobatan untuk kondisi ini, kecuali meredakan gejalanya.
Perawatan di rumah
Kompres hangat dengan waslap di atas mata tertutup selama satu menit. Ini akan membantu melonggarkan serpihan yang menempel di sekitar bulu matadan mencegah penyumbatan kelenjar minyak di dekatnya.
Scrub kelopak mata dengan sampo bayi yang diencerkan dengan air hangat. Kemudian gunakan untuk menggosok lembut pangkal bulu mata. Gosok selama sekitar 15 detik.
Periksa ke dokter mata
Dokter mata memeriksa blepharitis dengan melakukan pemeriksaan fisik mata. Selama pemeriksaan, dokter akan mengamati mata, kelopak, dan bulu mata dari dekat. Mereka mungkin menggunakan cahaya terang atau alat pembesar khusus.
Jika butuh obat, bisa saja dokter:
- memberi salep antibiotik pada mata
- meresepkan obat antibiotik untuk dikonsumsi
- obat tetes mata steroid untuk mengurangi kemerahan, bengkak, dan mata kering meresepkan obat tetes mata antibiotik untuk
- membantu kelenjar minyak bekerja lebih baik
Beberapa orang merasa gejalanya berkurang dengan asam lemak omega-3. Ini dinilai membantu kelenjar minyak di kelopak mata bekerja lebih baik. Ini bisa didapat pada ikan berlemak seperti salmon atau sarden atau minyak ikan di toko obat. Tapi, tetap tanyakan kepada dokter untuk informasi lebih lanjut.


Leave a reply