Sekitar 60 persen tubuh manusia berisi cairan. Salah satu bagiannya adalah mata. Cairan di dalam mata disebut dengan aqueous humor. Apa itu aqueous humor dan bagaimana ia bekerja untuk mata?
Aqueous Humor
Mata yang sehat akan terus-menerus menghasilkan cairan yang masuk dan ke luar dalam jumlah yang sama melalui jalinan trabekuler di sudut drainase. Cairan itu adalah aqueous humor. Cairan bening ini bertugas memberikan nutrisi serta membuat mata menggembung.
Terbuat dari apa?
Badan siliaris yang berada di bilik posterior bertugas membuat aqueous humor. Sekitar 98 persen hingga 99 persen cairan itu terbuat dari air serta mengandung asam amino, elektrolit seperti natrium dan kalium, asam askorbat, glutathione, dan imunoglobulin.
Di mana aqueous humor?
Seperti dilansir dari American Academy of Ophthalmology, sebagian besar cairan bening ini berada di bagian depan mata, di belakang kornea, dan di depan iris. Ini mengisi ruang anterior dan posterior mata, yakni:
- ruang anterior, area antara lensa dan kornea
- ruang posterior, area di antara lensa dan iris
Fungsi Aqueous Humor
Cairan bening ini mengalir melalui pupil ke depan mata. Kemudian mengalir keluar dari mata ke saluran uveoskleral dan jalinan trabekuler, ke bagian belakang hidung dan tenggorokan. Dalam catatan Cleveland Clinic, masuk dan ke luar cairan dalam jumlah sama ini untuk menjaga tekanan mata (intraocular pressure) agar tetap stabil.
Sehingga, penglihatan tetap sehat. Jika timbul masalah dan cairan tidak lagi mampu mengalir secara efisien, dapat terjadi penumpukan cairan yang akibatnya menyebabkan peningkatan tekanan mata.
Berapakah tekanan mata yang normal?
Tekanan mata normal biasanya dianggap antara 10 dan 20 milimeter air raksa (mmHg). Ini diukur dalam milimeter air raksa, seperti cara termometer mengukur suhu menggunakan air raksa. Hasil pengukuran ini harus seimbang. Jika tidak, misalnya karena aqueous humor yang masuk terlalu banyak, sedangkan tidak keluar dalam yang jumlah yang sama atau sebaliknya, menyebabkan tekanan mata terlalu rendah atau tinggi. Kondisi ini dapat merusak penglihatan.
Dampak
Ocular hypertension terjadi ketika tekanan di dalam mata lebih tinggi dari biasanya. Ini terjadi jika aqueous humor tidak mengalir keluar dari mata dengan baik. Hal ini menyebabkan tekanan mata meningkat. Dampak dari tekanan mata yang tinggi ini adalah kerusakan pada saraf optik yang berimbas pada glaukoma.
Beberapa orang mungkin mengalami tekanan mata lebih tinggi tanpa mengalami kerusakan penglihatan. Sementara yang lain, mungkin kehilangan penglihatan meskipun tekanannya berada dalam kisaran normal. Apalagi, perubahan tekanan mata ini tidak menyebabkan rasa sakit dan mungkin tidak disadari selama bertahun-tahun.
Maka dari itu, penting untuk melakukan tes tonometri (tonometry test) untuk mendeteksi tanda-tanda awal peningkatan tekanan mata. Sebab, semakin cepat penyakit terdeteksi, semakin tinggi peluang untuk mencegah kehilangan penglihatan atau mempertahankan sisa penglihatan.
Jadwalkan pemeriksaan mata dengan dokter mata terdekat yang berpengalaman dalam mendiagnosis tekanan mata. Salah satu tempat untuk melakukan pemeriksaan mata adalah Kasoem Vision Care. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan pemeriksaan detail yang fokus pada tajam penglihatan oleh Refractionist Optician.
Tes berupa pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP). Tak hanya itu, tersedia berbagai kacamata dan lensa dari brand terpercaya serta lensa kontak untuk memenuhi kebutuhan penglihatan. Untuk informasi lain, hubungi Kasoem Vision Care melalui layanan chat Kasoem Care.


Leave a reply