Pupil, bukaan kecil berwarna hitam (lubang hitam) di bagian tengah iris sama dengan bagian mata lain dapat mengalami masalah. Salah satunya, ketika tidak berwarna hitam seperti warna pupil pada umumnya. Kondisi itu disebut dengan leukokoria. Apa itu leukokoria?
Pupil
Pupil adalah bagian mata yang berfungsi menentukan kuantitas cahaya. Ia dapat mengecil dan melebar ketika cahaya masuk ke bagian mata yang lebih dalam. Bagaimana cara kerja pupil?
- Jika kondisi ruangan gelap, pupil akan berubah membesar. Sedangkan, bentuknya mengecil ketika kondisi ruangan terang. Hal tersebut untuk menentukan kuantitas cahaya yang masuk ke bagian mata yang lebih dalam.
- Cahaya kemudian masuk ke bagian belakang mata dan menyentuh retina. Lalu, retina mengubah cahaya menjadi sinyal listrik. Otak menerima sinyal ini dan mengubahnya menjadi gambar. Sehingga, dapat melihat.
- Selain itu, pupil memberikan aqueous humor jalur ke bagian depan mata. Aqueous humor adalah cairan yang menyehatkan mata.
Leukokoria
Pupil terletak di dalam iris, bagian mata yang berwarna. Meski warna iris bermacam-macam seperti terlihat hitam, cokelat, hijau atau abu-abu, pupil akan tetap berwana hitam.
Namun, ada satu kondisi yang menyebabkan pupil berwarna putih, yang disebut dengan leukokoria (leukocoria). Refleks pupil abnormal ini lebih jelas terlihat setelah midriasis atau fotografi.
Dalam catatan American Association for Pediatric Ophthalmology and Strabismus leukokoria ini dapat disebabkan banyak kondisi, termasuk hal seperti berikut.
Katarak
Katarak adalah kekeruhan pada lensa mata. Ini akibat beberapa protein penyusun lensa mulai menggumpal. Jadi, lensa yang tadinya bening menjadi keruh. Akhirnya, mengganggu penglihatan karena sinar cahaya tidak dapat melewati lensa dan terfokus pada retina.
Ablasi retina tanda leukokoria
Retina adalah lapisan jaringan saraf peka cahaya di bagian belakang mata. Ia bertugas menerima gambar dan mengirimkannya sebagai sinyal listrik melalui saraf optik ke otak. Dalam catatan National Eye Institute, ablasi retina atau terlepasnya retina adalah masalah mata yang terjadi ketika retina mengendur. Sehingga, tertarik menjauh dari posisi normalnya.
Retinopati prematuritas
Retinopathy of prematurity (ROP) merupakan masalah mata yang dapat menyebabkan kebutaan dan disebabkan oleh pertumbuhan pembuluh darah retina yang tidak normal pada bayi prematur.
Saat bayi lahir prematur, pembuluh darah retina belum tumbuh sempurna dan bisa tumbuh tidak normal. Jika ROP sudah parah menyebabkan retina tertarik atau terlepas dari dinding mata dan kemungkinan menyebabkan kebutaan.
Infeksi intraokular (endophthalmitis)
Endophthalmitis didefinisikan sebagai peradangan pada lapisan dalam mata, akibat kolonisasi agen infeksi intraokular dengan eksudasi dalam cairan intraokular (vitreous dan aqueous). (National Library of Medicicine, Endophthalmitis oleh Sriram Simakurthy; Koushik Tripathy)
Kelainan pembuluh darah retina (seperti Penyakit Coat)
Penyakit Coats disebabkan oleh adanya masalah pada arteri dan vena (pembuluh darah) di dalam mata yang memasok darah dan oksigen ke retina. Pembuluh darah abnormal ini biasanya terletak di retina temporal.
Pada penyakit Coats, pembuluh darah melebar, terpuntir secara tidak normal, dan bocor. Hal ini mencegah aliran darah normal dan memungkinkan cairan bocor keluar dari pembuluh darah.
Sehingga menyebabkan penumpukan bahan lemak (lipid) ke dalam retina. Jika cairan (eksudat) menumpuk dalam jumlah besar menyebabkan retina terlepas dan kehilangan penglihatan.
Tumor intraokular (retinoblastoma)
Retinoblastoma adalah tumor intraokular ganas primer yang paling umum terjadi pada anak-anak. Retinoblastoma berasal dari retina, yaitu lapisan dalam mata yang peka terhadap cahaya.
Mendeteksi Leukokoria
Pupil berwarna putih dapat terdeteksi hanya dengan melihat mata dalam pencahayaan yang baik. Dalam situasi lain, pupil mungkin tampak putih hanya dalam keadaan tertentu seperti saat pupil membesar di ruangan yang gelap atau saat melihat ke arah tertentu.
Tapi, kadang-kadang leukocoriaterdeteksi dari hasil foto yang menggunakan flash. Itu akan menunjukkan salah satu pupil memiliki refleks putih ketimbang mata lain yang memiliki refleks merah yang normal.
Namun, untuk mengetahui dengan jelas tidak dianjurkan diagnosis sendiri. Harus melakukan pemeriksaan rutin oleh dokter untuk mendeteksi leukokoria Karena, akan ada alat khusus, yaitu oftalmoskop.
Semua penyakit yang menyebabkan leukocoria merupakan ancaman serius terhadap penglihatan. Bahkan, beberapa di antaranya berdampak pada kehidupan. Jadi, jangan tunda pemeriksaan jika mencurigai kondisi mata.


Leave a reply