Penglihatan anak belum seperti orang dewasa. Karena, mereka masih mengalami tahap perkembangan. Dalam situasi tersebut, penglihatan rentan terhadap penyakit dan gangguan penglihatan. Lalu, apa saja macam-macam gangguan penglihatan pada anak?
Gangguan Penglihatan
Gangguan penglihatan dapat dialami semua usia, tak terkecuali anak-anak. Seperti dilansir dari Kementerian Kesehatan, gangguan penglihatan adalah segala kondisi yang memengaruhi kemampuan mata untuk melihat dengan jelas atau berfungsi secara optimal.
Penglihatan pada anak ini dipengaruhi dua hal, yaitu kelainan refraksi (refractive error) seperti rabun jauh, rabun dekat, mata juling, dan mata malas. Sedangkan, kelainan non-refraksi termasuk glaukoma, katarak, dan retinoblastoma serta kanker retina langka.
Macam-macam Gangguan Penglihatan pada Anak
Gangguan penglihatan pada anak karena kelainan refraksi
Kelainan refraksi adalah kondisi ketika cahaya yang masuk ke dalam mata tidak dapat difokuskan dengan jelas. Hal ini membuat bayangan objek terlihat buram atau tidak jelas. Refractive error dialami hampir 20 persen anak-anak.
Adapun macam-macam kelainan refraksi paling umum yang memengaruhi penglihatan seperti dilansir dari Boston Children’s Hospital, yaitu sebagai berikut.
Myopia (rabun jauh)
Ini menyebabkan seseorang dapat melihat objek yang dekat dengan jelas, tetapi kabur atau buram pada objek yang lebih jauh. Penyebab rabun jauh myopia adalah bola mata tumbuh terlalu memanjang dari depan ke belakang. Sehingga, cahaya fokus di depan retina dan menciptakan penglihatan kabur. lihat disini tips memilih kacamata rabun jauh
Hyperopia (rabun dekat)
Ini menyebabkan penderitanya dapat melihat benda jauh dengan jelas, namun sulit melihat benda-benda yang dekat. Hal tersebut terjadi karena beberapa orang memiliki bola mata yang terlalu pendek dari depan ke belakang. Kemungkinan lain, memiliki kornea atau lensa yang bentuknya tidak normal. Kebanyakan kondisi ini dialami sampai mereka berusia tujuh tahun.
Mata Silinder
Astigmatisme atau mata silinder adalah gangguan penglihatan karena kornea atau lensa berbentuk tak teratur atau lebih melengkung dari seharusnya. Bentuk mata yang tidak normal tersebut akhirnya membuat penglihatan kabur. Kondisi ini membuat penderitanya tak dapat melihat objek dengan jelas dari jarak dekat dan jauh.
Kelainan refraksi ini dapat menimbulkan masalah penglihatan lain yang lebih serius. Karena, mata bekerja secara berlebihan (berakomodasi) terus menerus. Akibatnya, timbul mata lelah yang dalam banyak kasus, berdampak pada kondisi seperti berikut.
Amblyopia
Istilah lain dari amblyopia adalah mata malas. Ini terjadi ketika sang anak terlalu mengandalkan penglihatan dari satu mata, karena penglihatan mata lainnya kurang baik. Dengan demikian, otak semakin bergantung pada mata yang lebih kuat untuk melihat objek dengan jelas. Sedangkan, penglihatan di mata yang lebih lemah semakin memburuk. Sebenarnya, kondisi ini dapat dicegah ketika penyebab utamanya diobati sebelum anak berusia enam tahun.
Strabismus
Mata juling, istilah lainnya adalah kondisi ketika posisi mata tidak sejajar. Salah satu atau kedua mata mungkin menghadap ke dalam (mata juling), ke luar (mata dinding), menghadap ke atas, atau ke bawah. Penyebab strabismus adalah lemahnya kekuatan otot mata. Sementara itu, memang bawaan lahir. Anak-anak di bawah usia enam bulan mungkin memiliki bentuk strabismus yang datang dan pergi. Jenis ini mungkin merupakan hal yang normal.
Gangguan Penglihatan karena Kelainan Non-Refraksi
Sementara itu, anak dapat mengalami gangguan penglihatan karena penyakit pada mata. Adapun kondisi tersebut, antara lain sebagai berikut.
Glaukoma
Ini merupakan kondisi ketika tekanan cairan normal di dalam mata (tekanan intraokular atau TIO) meningkat secara perlahan akibat cairan aqueous humor, yang biasanya mengalir masuk dan keluar mata tidak dapat mengalir dengan baik. Sehingga, cairan tersebut terkumpul dan menyebabkan kerusakan akibat tekanan pada saraf optik dan berdampak pada hilangnya penglihatan.
Glaukoma diklasifikasikan berdasarkan usia, yakni:
- mulai sebelum anak berusia tiga tahun disebut glaukoma infantil atau kongenital (hadir sejak lahir)
- glaukoma yang terjadi pada anak disebut glaukoma masa kanak-kanak
Katarak
Katarak adalah kekeruhan pada lensa mata. Ini akibat beberapa protein penyusun lensa mulai menggumpal. Jadi, lensa yang tadinya bening menjadi keruh. Akhirnya, mengganggu penglihatan karena sinar cahaya tidak dapat melewati lensa dan terfokus pada retina.
Meski jarang terjadi, katarak anak terbagi menjadi dua, yakni sebagai berikut.
Katarak kongenital (yang muncul sejak lahir)
Ini terjadi pada anak-anak yang juga memiliki masalah mata atau masalah kesehatan lainnya. Sekitar 25 persen anak yang lahir dengan katarak kongenital disebabkan oleh penyebab genetik, seperti kelainan metabolisme (yang disebabkan oleh defisiensi enzim bawaan) atau kelainan kromosom (Down syndrome)
Bawaan
Ini muncul saat masa pertumbuhan. Kemungkinan penyebabnya adalah:
- trauma
- diabetes
- peracunan
- penggunaan steroid
- penyakit anak lainnya, seperti rheumatoid arthritis
- komplikasi dari penyakit mata lainnya, seperti glaukoma
Retinoblastoma
Sekitar 250 anak di Amerika Serikat terdiagnosis mengidap kanker retina langka (retinoblasma) setiap tahunnya. Umumnya, kanker menyerang anak-anak di bawah usia lima tahun, yaitu di antara masa bayi dan usia dua tahun.
Tanda dan gejala retinoblastoma mungkin termasuk:
- refleks cahaya putih yang terjadi pada sudut tertentu saat cahaya diarahkan ke pupil
- strabismus (mata juling)
- tampak tidak “melihat” ke arah yang sama
- nyeri atau kemerahan di sekitar mata
- penglihatan buruk atau perubahan penglihatan anak
Mau periksa penglihatan anak?
Ayah dan Ibu bisa mengajak putra atau putrinya mengunjungi Kasoem Vision Care. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care melayani pemeriksaan bagi semua usia, termasuk anak-anak hingga orang tua lanjut usia (usia).
Tes penglihatan meliputi pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP). Tak hanya itu, tersedia juga berbagai frame kacamata jika membutuhkan untuk mengoreksi penglihatan.
Tunggu apalagi? Segera kunjungi Kasoem Vision Care di cabang terdekat untuk mengatasi gangguan penglihatan!



Leave a reply