Sejak kecil, kita tahu bahwa manusia membutuhkan sepasang bola mata yang sempurna untuk dapat melihat dunia dan sekitarnya. Padahal, mempelajari anatomi bagian mata manusia secara lengkap penting untuk menjaga kesehatan mata dan penglihatan. Lantas, seperti apa anatomi bagian mata manusia? Bagaimana cara manusia melihat?
Anatomi Bagian Mata Manusia
Anatomi bagian mata manusia terbagi menjadi empat, yaitu luar bola mata, permukaan mata, depan mata, dan belakang mata. Semua bagian tersebut perlu bekerjasama untuk menghasilkan penglihatan yang jelas.
Seperti dilansir dari American Academy of Ophthalmology dan Teach Me Anatomy, berikut anatomi bagian dari luar hingga belakang mata.
Bagian luar bola mata
- Orbita. Mata terletak di rongga tulang pelindung yang disebut orbita. Ini merupakan rongga bilateral dan simetris di kepala yang membungkus bola mata dan struktur terkaitnya.
- Enam otot ekstraokular. Enam otot ekstraokular terletak di dalam orbit, tapi bersifat ekstrinsik dan terpisah dari bola mata. Mereka bekerja untuk menggerakkan mata ke atas (superior rectus), ke bawah (inferior rectus), ke samping (medial rectus dan lateral rectus), dan memutar mata (superior oblique dan inferior oblique).
- Sklera. Sklera merupakan lapisan luar mata yang berwarna putih. Ini adalah jaringan fibrosa yang kuat yang membentang dari kornea (bagian depan mata yang bening) hingga saraf optik di bagian belakang mata. Sklera memberi warna putih pada bola mata dan berfungsi sebagai dinding penyangga bola mata. Ini membantu menjaga bentuk bola mata dan melindungi dari cedera.
Anatomi permukaan mata
Konjungtiva (conjuntiva)
Ini adalah selaput bening dan tipis yang menutupi bagian dalam kelopak mata dan sklera. Tugasnya melindungi dan melumasi mata.
Air mata (tear film)
Selain konjungtiva, ada lapisan cairan tipis yang bekerja melumasi mata dengan ketebalan sekitar 3μm dan volume 3μl atau film air mata (tear film). Film air mata terdiri dari tiga lapisan, yaitu:
- lapisan pertama muklosa yang dibuat oleh konjungtiva
- kelenjar lakrimal yang berada di bawah tepi luar alis (jauh dari hidung) di orbita yang berugas membuat air di mata
- ketiga, kelenjar meibom yang bekerja membuat minyak

Anatomi: Bagian Mata Manusia dan Proses Melihat Objek Sekitar. (Foto: Freepik/macrovector)
Anatomi bagian depan mata
Kornea
Ini merupakan bagian mata depan jernih yang berbentuk kubah. Tugasnya, memfokuskan cahaya saat memasuki mata.
Ruang anterior
Ini terletak di belakang kornea. Di dalamnya berisi cairan bening (aqueous humor) yang disebut ruang anterior
Aqueous humor
Merupakan cairan yang secara konstan diproduksi mata. Untuk mempertahankan tekanan mata yang konstan, aqueous humor mengalir anyaman trabekular di sudut drainase.
Iris mata dan pupil
Di belakang bilik mata depan terdapat iris mata (bagian mata yang berwarna) dan lubang gelap di tengahnya yang disebut pupil. Otot-otot di iris melebarkan (melebar) atau menyempitkan (menyempitkan) pupil untuk mengontrol jumlah cahaya yang mencapai bagian belakang mata
Lensa
Terletak tepat di belakang pupil, lensa bekerja memfokuskan cahaya ke arah belakang mata. Lensa berubah bentuk untuk membantu mata fokus pada objek dari dekat. Serat kecil yang disebut zonula melekat pada kapsul yang menahan lensa, menahannya dari dinding mata.
Kornea dan lensa memainkan peran penting agar manusia mendapat penglihatan yang jelas. Sebab, masing-masing membantu memfokuskan cahaya saat memasuki mata. Kornea sebesar 70 persen dan lensa sebesar 30 persen.
Bagian Belakang Mata
Rongga vitreous
Bagian belakang mata terdiri dari rongga vitreous yang terletak di antara lensa dan bagian belakang mata. Dalam rongga tersebut terdapat cairan seperti jeli yang disebut humor vitreous.
Retina
Di dalam retina terdapat beberapa area, yakni:
- makula yang merupakan area kecil tapi sangat khusus bertanggung jawab untuk memberi penglihatan sentral yang terperinci
- retina perifer bertugas memberi penglihatan tepi (samping)
Selain itu, retina memiliki sel khusus di dalamnya, yakni:
- sel khusus atau fotoreseptor yang terdiri dari batang dan kerucut. Bagian batang digunakan untuk merasakan warna hitam dan putih dan memungkinkan penglihatan malam
- sedangkan kerucut merasakan warna dan memberikan penglihatan sentral (detail). Sel-sel ini mengubah cahaya menjadi energi yang ditransmisikan ke otak
Saraf optik
Saraf kranial kedua atau saraf optik (CN II) bertanggung jawab untuk mengirimkan informasi sensorik khusus untuk penglihatan. Ini merupakan perpanjangan dari sistem saraf pusat yang mencakup otak dan tulang belakang. Untuk menggunakan penglihatan, ini bekerja dengan mengirimkan impuls listrik dari mata ke otak. Kemudian, otak memproses informasi sensorik, sehingga dapat melihat.
Bagaimana cara kerja penglihatan?
Seperti dilansir dari Kellogg Eye Center, penglihatan terhubung ke otak dan bergantung pada otak untuk menginterpretasikan apa yang dilihat. Bagaimana melihat tergantung pada transfer cahaya.
- Cahaya melewati bagian depan mata (kornea) ke lensa
- Kornea dan lensa membantu memfokuskan sinar cahaya ke bagian belakang mata (retina)
- Sel-sel di retina menyerap dan mengubah cahaya menjadi impuls elektrokimia yang ditransfer sepanjang saraf optik dan kemudian ke otak.
Jika diibaratkan, mata bekerja hampir sama dengan kamera. Rana kamera dapat menutup atau membuka tergantung pada jumlah cahaya yang dibutuhkan untuk memaparkan film di bagian belakang kamera.
Iris dan pupil mengontrol berapa banyak cahaya yang masuk ke bagian belakang mata. Saat sangat gelap, pupil kita sangat besar, membiarkan lebih banyak cahaya masuk.
Sementara, lensa kamera mampu memfokuskan objek jauh dan dekat dengan bantuan cermin dan perangkat mekanis lainnya. Lensa mata membantu untuk fokus tetapi terkadang membutuhkan bantuan tambahan agar dapat fokus dengan jelas.



Leave a reply