Lebih dari 800.000 orang per tahun mengunjungi penyedia layanan kesehatan karena diplopia atau penglihatan ganda. Bahkan, diplopia adalah alasan paling umum orang pergi ke ruang gawat darurat (UGD). Wah, kok bisa?
Seperti dilansir dari Cleveland Clinic, ada 50.000 orang setiap tahun pergi ke UGD karena mereka mengalami penglihatan ganda. Ini artinya, diplopia merupakan bentuk penglihatan sangat umum di masyarakat, terutama bagi orang dewasa yang lebih dari 60 tahun.
Apa itu Diplopia?
Diplopia adalah istilah medis untuk penglihatan ganda atau melihat ganda. Artinya, seseorang akan melihat dua gambar dari satu objek. Meski biasanya merupakan masalah sementara, penglihatan ganda ini juga bisa menjadi tanda kondisi kesehatan yang lebih serius. Bahkan, jika penyebabnya sederhana, seperti membutuhkan kacamata baru, penting untuk segera memeriksakan mata ke penyedia layanan kesehatan.
Klasifikasi
Untuk menentukan penglihatan ganda pada seseorang, penyedia layanan kesehatan akan mengklasifikasikan dalam dua jenis, yaitu sebagai berikut.
Diplopia monocular
Monokular vision adalah penglihatan yang hanya menggunakan satu mata pada satu waktu. Ini mungkin muncul sebagai bayangan. Monocular lebih umum, tapi biasanya menunjukkan kondisi tidak terlalu serius.
Diplopia binocular
Binocular vision adalah ketika seseorang menggunakan kedua matanya untuk melihat suatu objek. Kondisi ini muncul ketika kedua mata terbuka bersamaan, dan bisa hilang jika menutupi salah satu mata. Biasanya disebabkan oleh mata yang tidak sejajar atau kondisi mendasar lainnya yang lebih serius.
Jika kondisi binokular terjadi, penglihatan ganda dapat muncul secara vertikal (atas ke bawah) atau horizontal (dari sisi ke sisi). Hal tersebut tergantung pada apa yang menyebabkan diplopia dan bagaimana mata tidak sejajar.
Penyebab
Ada banyak kemungkinan yang menjadi penyebab diplopia. Paling umum disebabkan oleh dua hal, yaitu sebagai berikut.
Diplopia monokular
- Katarak. Kekeruhan pada lensa mata atau katarak berkembang ketika protein di lensa rusak dan menggumpal. Ini mengurangi jumlah cahaya yang dapat melewati lensa ke retina, yang menyebabkan hilangnya penglihatan.
- Astigmatisme. Dikenal juga dengan mata silinder adalah gangguan penglihatan karena kornea atau lensa berbentuk tak teratur atau lebih melengkung dari seharusnya. Bentuk mata yang tidak normal tersebut akhirnya membuat penglihatan kabur.
- Sindrom mata kering . Kondisi ini terjadi saat mata tidak menghasilkan cukup air mata untuk melumasi dan menyehatkan mata. Padahal, air mata berguna untuk mengurangi risiko infeksi mata, membersihkan benda asing serta menjaga permukaan mata tetap halus dan jernih. Kondisi ini juga dapat disebabkan karena menggunakan kacamata atau lensa kontak yang tidak pas serta ada kelainan pada iris mata.
Baca juga: Kacamata Silinder untuk Koreksi Penglihatan, Simak Cara Pilih Lensa dan Framenya!
Diplopia binocular
Sementara itu, penyebab dari penglihatan ganda binocular karena:
- mata tidak sejajar
- masalah saraf kranial
- aneurisma otak
- pukulan
Selain monocular dan binocular, penglihatan ganda juga berkaitan dengan kondisi lain pada tubuh dan mata. Adapun penyebabnya meliputi sebagai berikut.
- Diplopia dan miastenia gravis
- Diplopia dan proptosis
- Diplopia dan keratokonus
- Diplopia dan vertigo
- Diplopia dan diabetes
Gejala
Selain melihat ganda, gejala dapat dikaitkan dengan:
- Sakit kepala
- Mual (sakit perut atau merasa mual)
- Pusing
- Nyeri (termasuk saat menggerakkan mata)
- Penglihatan kabur atau tidak jelas pada satu atau kedua mata
Baca Juga : Apa yang Menyebabkan Seseorang Memiliki Penglihatan Ganda?
Pengaruh terhadap Tubuh
Efek diplopia yang paling jelas pada tubuh adalah penglihatan ganda itu sendiri. Misalnya, menurunkan persepsi kedalaman, membuat mengemudi atau berjalan menjadi lebih sulit. Namun, kabar baiknya hampir 90 persen kasus penglihatan ganda bersifat sementara dan tidak memiliki implikasi jangka panjang atau serius bagi kesehatan.
Pergi ke ruang gawat darurat (UGD), jika mengalami penglihatan ganda yang tidak hilang dalam beberapa jam atau jika memiliki gejala lain seperti nyeri, pusing, lemas, bicara tidak jelas, atau kebingungan. Karena, kondisi ini bisa menjadi tanda pertama dari masalah serius seperti aneurisma atau stroke.
Tetapi, jika penglihatan ganda terjadi karena perlu mengganti kacamata, bisa periksa ke penyedia layanan kesehatan atau vision care. Misalnya melakukan pemeriksaan ke Kasoem Vision Care. Sebab, di sana menyediakan pelayanan konsultasi hingga pemeriksaan detail oleh Refractionist Optician.
Adapun pemeriksaan yang tersedia berupa pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), pemeriksaan buta warna, dan screening low vision serta pemeriksaan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP). Di Kasoem Vision Care juga tersedia berbagai kacamata untuk mengoreksi kelainan refraksi dan masalah penglihatan lain.



Leave a reply