Mata adalah organ utama penglihatan yang diciptakan sepasang. Artinya ketika kedua mata digunakan bersama (penglihatan monokular) dapat memberikan fungsi penglihatan yang optimal. Tapi, apa jadinya ketika hanya menggunakan satu mata saja? Seperti apa penglihatan hanya dengan satu mata atau penglihatan monokular?
Penglihatan Monokular
Penglihatan melibatkan kerja kedua mata dan otak. Caranya:
- setiap mata menerima sinar cahaya yang masuk melewati bagian depan mata (kornea) ke lensa
- kornea dan lensa membantu memfokuskan sinar cahaya ke bagian belakang mata (retina)
- sel-sel di retina menyerap dan mengubah cahaya menjadi impuls (gambar) yang ditransfer ke sepanjang saraf optik dan otak
- otak menggambungkan kedua gambar menjadi satu gambar jelas yang dilihat
Dalam catatan Manitoba Association of Optometrists, meskipun masing-masing mata memproses apa yang dilihatnya secara mandiri, kedua mata harus bekerja sama agar dapat melihat dengan baik. Itu disebut dengan penglihatan binokular.
Sementara itu ketika seseorang menggunakan satu mata untuk melihat disebut penglihatan monokular (monocular vision). Karena hanya mengandalkan satu mata, maka berdampak pada berkurangnya persepsi tiga dimensi, bidang penglihatan perifer, dan ketajaman visual.
Apa penyebab penglihatan monokular?
Berbagai hal termasuk penyakit mata menjadi penyebab penglihatan monokular. Namun, paling sering terjadi karena trauma cedera atau kecelakaan pada mata
melibatkan kehilangan penglihatan yang parah atau total.
Bagaimana pengaruh penglihatan monokular?
Seperti dilansir dari bristol.gov.uk, kondisi ini akan memengaruhi kerja yang biasanya dilakukan dua mata, antara lain sebagai berikut.
Persepsi tiga dimensi
Dengan penglihatan pada kedua mata, manusia dapat melihat tinggi, lebar, dan kedalaman dari benda-benda di sekitar. Ketika membandingkan dimensi tersebut dengan dimensi benda lain, dapat mengenali jarak dan ukuran benda
Bidang penglihatan perifer (peripheral visual field)
Sekitar seperlima bidang penglihatan perifer mungkin hilang ketika hanya satu mata yang bekerja. Padahal, bidang penglihatan perifer (penglihatan tepi) adalah segala sesuatu yang dapat dilihat tanpa menggerakkan kepala. Karena bidang penglihatan secara keseluruhan menyempit, kondisi tersebut dapat mengganggu orientasi keseluruhan.
Ketajaman visual
Ketajaman penglihatan mengukur seberapa jernih dan tajam penglihatan pada jarak tertentu. Pada penglihatan normal, hasil 20/20 artinya ketajaman penglihatan normal atau bisa membaca baris yang dapat dibaca oleh orang dengan penglihatan normal pada jarak 20 kaki.
Dampak Penglihatan Monokular
Dalam catatan See Abilility, dampak dari penglihatan monokular dapat menyulitkan seseorang dalam hal seperti berikut.
- Keseimbangan
- Menemukan jalan mereka yang dapat menyebabkan perasaan disorientasi
- Menilai secara visual yang mana segala sesuatunya berhubungan satu sama lain (spasial kesadaran) dan melihat gambar tiga dimensi, sehingga segala sesuatunya tampak datar
- Menabrak benda dan orang
- Naik turun tangga, tangga, eskalator, tepi jalan, tanah tidak rata dan perubahan tingkat lantai
- Menggerakkan kursi roda atau alat bantu jalan
- Koordinasi mata-tangan dan mengambil sesuatu
- Melaksanakan tugas sehari-hari, seperti menuangkan air dari kendi ke dalam cangkir
- Tugas-tugas yang menuntut penglihatan dekat yang baik seperti membaca atau menemukan benda-benda kecil
- Ikut serta dalam olahraga atau aktivitas lain apa pun yang melibatkan penilaian kecepatan, kedalaman, dan arah, termasuk lalu lintas
- Mentransfer keterampilan yang telah mereka pelajari dari satu lingkungan ke lingkungan lain
Ketika menggunakan penglihatan dengan satu mata, biasanya akan mengalami beberapa gejala tidak nyaman saat. Karena, sistem penglihatan menyesuaikan diri dengan cara pandang baru ini.
Namun, seiring berjalannya waktu mata sehat akan ‘mengambil alih’ dan tugas-tugas yang sebelumnya dilakukan dua mata. Jadi, kesulitan dengan persepsi kedalaman juga membaik secara alami karena sistem visual menggunakan petunjuk lain untuk membantu mengatasi masalah ini.
Pemeriksaan Rutin
Seperti dilansir dari RNIB, penting bagi orang-orang yang memiliki penglihatan satu mata untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin dengan dokter mata. Agar kesehatan mata yang diandalkannya dapat terpantau.
Bagi orang-orang yang hanya memiliki penglihatan pada satu mata, sebaiknya gunakan kacamata pelindung atau kacamata olahraga untuk olahraga atau aktivitas tertentu, seperti berkebun untuk mencegah cedera pada mata yang baik. Untuk itu, bicara dengan ahli perawatan mata profesional di tempat praktik ahli kacamata setempat untuk mendapatkan saran lebih lanjut mengenai hal ini.
Konsultasi di Kasoem Vision Care
Kunjungi Kasoem Vision Care di cabang terdekat kota Anda untuk informasi lebih lanjut dan konsultasi mengenai pemeriksaan penglihatan. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan pelayanan untuk berbagai masalah penglihatan.
Refractionist Optician akan melakukan pemeriksaan detail yang fokus pada tajam penglihatan, pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP).
Kasoem Vision Care juga menyediakan berbagai kacamata dan lensa dari brand terpercaya serta lensa kontak untuk memenuhi kebutuhan penglihatan. Silakan menghubungi kami melalui VIDY (Vision Buddy), virtual assistant layanan pelanggan 24 jam untuk reservasi atau konsultasi.


Leave a reply