Tahukah Anda manusia memiliki otot yang bertugas menggerakan mata? Dengan otot tersebut, mata dapat memberikan tatapan serta bergerak ke kanan, ke kiri, bahkan berputar. Seperti apa kerja otot mata dan bagaimana dampaknya terhadap penglihatan?
Otot Mata
Disebut dengan otot ekstrakular, otot mata (muscles of eye) berasal dari rongga mata (orbita). Terdiri dari enam jenis, masing-masing bekerjasama untuk menggerakkannya. Dalam catatan American Association for Pediatric Ophthalmology & Strabismus, fungsinya mirip dengan tali pada boneka atau kendali kuda, yaitu:
- membantu menggerakkan mata ke atas, ke bawah, ke samping, dan memutarnya
- penting untuk penglihatan tunggal binokular
Jenis-jenis Otot Mata
Mata akan bergerak seiriama untuk melihat objek di sekitar. Masing-masing gerakan diatur oleh enam otot yang terbagi seperti berikut.
Recti muscles
Dalam ctatan Teach Me Anatomy, recti muscles atau otot lurus secara khas berasal dari cincin jaringan fibrosa yang mengelilingi saluran optik di bagian belakang orbit. Dari asalnya, mereka berjalan ke anterior untuk menempel pada sklera bola mata. Recti muschles, terbagi menjadi empat, yaitu:
- superior rectus berada di atas mata, ia bertugas menggerakkannya ke atas
- inferior rectus, terletak di bagian bawah mata, otot ini bertugas menggerakan mata ke bawah
- medial rectus terletak pada mata dekat hidung, menggerakkan mata ke dalam menuju hidung
- lateral rectus, ada di dekat pelipis, otot ini menggerakkan mata ke arah luar
Oblique muscles
Oblique muscles atau otot miring mengambil pendekatan sudut ke bola mata. Mereka menempel pada permukaan posterior sklera. Dua jenis otot miring meliputi hal seperti berikut.
Superior oblique
Ini dimulai dari bagian belakang rongga mata, bergerak melalui katrol (trochlea) di dekat hidung, kemudian menempel pada bagian atas mata. Menggerakan mata dengan tiga cara, yaitu
- memutar atau memutar mata ke dalam
- menggerakkan mata ke bawah
- menggerakkan mata ke luar
Inferior oblique
Mulai dari bagian depan rongga mata dekat hidung yang menempel pada bagian bawah bola mata, inferior oblique juga menggerakkan mata dengan tiga cara, yakni:
- memutar atau memutar mata ke arah luar
- menggerakkan mata ke atas
- menggerakkan mata ke arah luar
Selain enam otot tersebut, ada levator palpebrae superioris. Dia bertanggung jawab untuk mengangkat kelopak mata.
Kelainan
Sama seperti bagian tubuh lain, otot mata juga dapat mengalami kelainan atau gangguan pergerakan mata. Penyebab kelainan atau gangguan ini karena masalah genetik yang sudah ada sejak lahir atau cedera serta kondisi medis lainnya.
Dua yang paling umum dari kelainan adalah sebagai berikut.
- Strabismus, yaitu mata juling. Ini terjadi ketika mata tidak sejajar dengan benar dan mengarah ke arah yang berbeda (tidak sejajar). Satu mata mungkin melihat lurus ke depan sementara mata lainnya mengarah ke dalam, ke luar, ke atas, atau ke bawah
- Nistagmus, gerakan mata cepat dan tidak terkendali. Gerakan yang tidak disengaja ini dapat terjadi dari sisi ke sisi, atas dan bawahatau dalam pola melingkar
Pilihan pengobatan potensial untuk gangguan dapat mencakup pembedahan, latihan otot atau kacamata. Beberapa kelainan bahkan dapat dicegah jika mendapat perawatan lebih dini.
Periksa di Kasoem Vision Care!
Salah satu rekomendasi vision care untuk pemeriksaan mata karena kelainan otot mata ada di Kasoem Vision Care. Selama lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan pemeriksaan detail yang fokus pada tajam penglihatan, pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP) oleh Refractionist Optician.
Sebagai solusi, Kasoem Vision Care juga menyediakan berbagai kacamata dan lensa dari brand terpercaya serta lensa kontak untuk memenuhi kebutuhan penglihatan. Silakan menghubungi kami melalui virtual assistant Vision Buddy (VIDY), layanan pelanggan 24 jam untuk reservasi atau konsultasi. Anda dapat mengunjungi Kasoem Vision Care di cabang terdekat kota Anda!


Leave a reply