Mata kering merupakan kondisi yang terjadi saat mata tidak menghasilkan cukup air mata untuk melumasi dan menyehatkan mata. Maka dari itu, mata kering perlu diobati agar mata dapat menghasilkan air mata untuk mengurangi risiko infeksi, dan membersihkan benda asing serta menjaga permukaan mata tetap halus dan jernih.
Mata kering yang bermasalah tentu akan menyulitkan seseorang untuk beraktivitas. Apalagi, jika dibiarkan dan tak diobati. Bukan hanya gangguan penglihatan, beberapa kasus menimbulkan kerusakan korena mata.
Sebelum melakukan mengobati mata kering, seperti dilansir dari National Eye Institute (NEI) perlu dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Adapun tes untuk mengetahuinya adalah sebagai berikut.
- Slit lamp test (tes lampu celah) merupakan pemeriksaan menggunakan mikroskop (lampu celah). Lampu tersebut berfungsi untuk melihat apakah mata mengeluarkan cukup air mata.
- Schirmer’s test untuk mengetahui apakah mata cukup mengeluarkan air mata.
- Tear break up time (TBUT) untuk memeriksa berapa lama film air mata (lapisan air mata di mata) bertahan setelah berkedip.
Seusai mengetahui diagnosis, dokter akan memberikan perawatan sesuai dengan kondisi matanya. Pengobatan tersebut untuk meringankan dan membantu menjaga kesehatan mata. Berikut pengobatan untuk mata kering.
Mata Kering Perlu Diobati
Obat tetes mata yang dijual bebas
Perawatan yang paling umum adalah jenis obat tetes mata yang disebut air mata buatan. Obat tetes mata ini bisa didapatkan tanpa resep. Ada juga gel dan salep pelembab untuk mata.
Obat resep
Jika kondisi yang diderita lebih serius, dokter mata akan memberi resep obat yang disebut siklosporin (Restasis) atau lifitegrast (Xiidra). Kedua jenis obat tetes mata itu dapat membantu mata memproduksi lebih banyak air mata.
Perubahan gaya hidup
Gaya hidup pun dapat memengaruhi seseorang mengalami mata kering. Jika demikian, mereka perlu melakukan perubahan terhadap gaya hidup untuk membantu melindungi mata. Misalnya, mengubah obat yang tak menyebabkan kondisi tersebut.
Selain itu, mencegah mata kering dapat dilakukan dengan:
- mencoba menghindari asap, angin, dan AC
- menggunakan humidifier agar udara di rumah tidak terlalu kering
- membatasi waktu layar dan istirahat dari menatap layar
- mengenakan kacamata hitam sampul saat berada di luar
- meminum banyak air, seperti delapan hingga 10 gelas setiap hari
- tidur yang cukup, sekitar tujuh hingga delapan jam semalam
Baca Juga : Anak-anak Bisa Alami Rabun Jauh Tanpa Disadari Loh, Cek Tanda-tandanya
Penyumbat saluran air mata
Jika air mata mengalir terlalu cepat dari mata, dokter mungkin menyarankan untuk memasang sumbat khusus (sumbat punctal) di saluran air mata (lubang kecil di sudut dalam mata). Sumbatan ini dapat membantu menahan air mata.
Mata Kering perlu Diobati dengan Operasi
Meski tak terlalu umum, dalam beberapa kasus, mata kering bisa terjadi karena kelopak mata bawah terlalu longgar. Akhirnya, air mata keluar terlalu cepat dari mata. Jika kondisi tersebut yang menjadi penyebabnya, dokter mata akan menyarankan operasi untuk memperbaiki kelopak mata untuk membantu air mata tetap berada di mata.
Sebelum menentukan obat dan perawatan, konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Karena, kemungkinan beberapa pengobatan kemungkinan dapat memperbaiki gejala mata kering. Bahkan, dapat membantu menjaga kesehatan mata.
Adapun tips untuk mata kering yaitu:
- Ikuti instruksi dokter untuk menggunakan obat tetes mata (over-the-counter atau resep)
- Beri tahu dokter jika mata kering menghalangi aktivitas sehari-hari.



3 comments on “Mata Kering Perlu Diobati, Jangan Tunggu sampai Kornea Mata Rusak”
Pingback:
Pemeriksaan Mata Kering untuk Cegah Gangguan PenglihatanPingback:
Disfungsi Akomodatif, Masalah Penglihatan saat Mata Sulit FokusPingback:
Frame Kacamata untuk Wajah Bulat, Intip Pilihannya di Sini!