Apa yang terlintas dari pikiran ketika mendengar kelopak mata? Bagian wajah tempat membaurkan eye shadow atau operasi lipatan mata? Tak salah memang ketika membicarakan kelopak mata (eyelids), umumnya ingat penampilan wajah. Karena, eyelids jadi salah satu representasi estetika wajah. Tapi, apa sebenarnya fungsi kelopak mata jika melihat fungsi pada tubuh?
Kelopak Mata
Kelopak mata (eyelids), beberapa orang mungkin juga menyebutnya lipatan mata adalah lipatan tipis atas dan bawah yang bergerak melindungi bagian depan bola mata. Dalam catatan Mayo Clinic, atas dan bawah eyelids melindungi dan menghalangi benda asing serta cahaya terang. Tak hanya itu, memiliki refleks membuka dan menutup (berkedip) setiap beberapa detik saat bangun.
Seperti dilansir dari buku Anatomy, Head and Neck: Eyelid oleh Megan L. Cochran; Michael J. Lopez; Craig N. Czyz yang terbit dalam StatPearls Publishing LLC pada National Library of Medicine, lipatan mata penting untuk:
- distribusi lapisan air mata yang memadai ke seluruh permukaan mata
- drainase air mata
- perlindungan permukaan mata
- dan, kosmetik
- eyelids juga mengandung kelenjar yang mengeluarkan zat yang bertanggung jawab untuk melumasi permukaan mata
Anatomi Kelopak Mata
Kelopak mata terbagi menjadi bagian atas dan bawah. Itu terdiri dari lima lapisan utama (dangkal hingga dalam), yaitu sebagai berikut.
Kulit dan jaringan subkutan (skin and subcutaneous tissue) kelopak mata
Kulit eyelids unik karena tidak memiliki lemak subkutan. Ini menjadi lapisan kulit tertipis di tubuh. Kulit di atas tarsus cenderung melekat kuat pada jaringan di bawahnya. Sedangkan, kulit di atas lempeng tarsal, bagian atas, dan di bawah lempeng tarsal, di bagian bawah, di atas septum orbital melekat secara longgar ke jaringan di bawahnya. Sehingga, menimbulkan ruang potensial bagi cairan untuk terkumpul pada kondisi trauma atau edema.
Septum orbita (orbicularis oculi)
Ini adalah lapisan jaringan ikat tipis berserat memisahkan struktur eyelids anterior dari struktur intra-orbital. Dalam catatan Teach Me Anatomy, otot orbicularis oculi memiliki tiga bagian berbeda, yakni palpebra, lakrimal, dan orbital. Masing-masing fungsinya sebagai berikut.
- Palpebra menutup kelopak mata dengan lembut
- Lakrimal terlibat dalam drainase air mata
- Orbital untuk menutup kelopak mata dengan rapat
Persarafan, saraf wajah (CN VII, cabang temporal dan zygomatik)
Orbital fat (lemak orbital)
Lemak orbital terletak tepat di posterior septum orbital dan anterior aponeurosis levator pada bagian atas dan fasia kapsulopalpebral pada bagian bawah. Di bagian atas, terdapat dua bantalan lemak hidung dan tengah yang terpisah. Di bawah, terdapat tiga bantalan lemak, yakni hidung, sentral, dan temporal. Kapsul berserat tipis mengelilingi bantalan. Otot oblik inferior berada di antara bantalan lemak medial dan sentral di bawah. Ini merupakan penanda anatomi penting selama operasi eyelids dan orbital.
Conjunctiva (konjungtiva)
Konjungtiva palpebra membentuk lapisan terdalam kelopak mata. Ini adalah selaput lendir tipis, yang tercermin pada sklera bola mata (konjungtiva bulbar). Konjungtiva mengandung sel goblet yang mensekresi musin dan kelenjar lakrimal aksesori yang membantu menjaga jaringan mata tetap terlumasi.
Tarsus (tarsal plates)
Pelat tarsal berfungsi sebagai komponen struktural utama eyelids Mereka terbuat dari jaringan ikat padat dan mengandung kelenjar meibom dan folikel bulu mata. Terdapat sekitar 30 kelenjar meibom di kelopak atas dan 20 kelenjar meibom di bawah.
Sementara itu, ada kurang lebih 100 bulu mata pada bagian atas dalam dua hingga tiga baris. Sedangkan, kurang lebih 50 bulu mata di eyelids bawah. Pelat tarsal kelopak mata atas berukuran 10 milimeter (mm) hingga 12 mm vertikal di tengah eyelids. Lalu, yang bawah berukuran hingga 4 mm vertikal di eyelids tengah. Pelat tarsal atas dan bawah memiliki panjang horizontal sekitar 29 mm.
Kedua lempeng tarsal mempunyai perlekatan kaku pada periosteum melalui tendon canthal medial dan lateral. Seiring dengan kelenjar meibomian yang berjalan sejajar dengan tepieyelids a dan di belakang garis bulu mata, kelenjar zeis dan moll berhubungan dengan folikel rambut bulu mata. Masing-masing mensekresi lipid dan keringat yang dimodifikasi.
Bagaimana sudah memahami anatomi dan fungsi kelopak mata? Jika masih butuh informasi, bisa bertanya ke dokter spesialis mata. Dengan memahaminya, Anda dapat mengurangi potensi masalah atau gangguan di kemudian hari.


Leave a reply