Penderita rabun jauh (myopia) kini tak perlu repot mengganti kacamata dengan sunglasses setiap beraktivitas di bawah terik matahari. Dengan teknologi terkini, tersedia kacamata minus photochromic. Seperti apa itu?
Kacamata Minus
Myopia atau rabun jauh adalah kelainan refraksi ketika dapat melihat dengan jelas objek pada jarak dekat, tapi objek yang jauh terlihat buram. Dalam catatan National Eye Institute, penyebabnya adalah bola mata tumbuh terlalu panjang dari depan ke belakang atau masalah dengan bentuk kornea.
Kondisi tersebut membuat sinar cahaya membelok (membiaskan) secara tidak akurat ke retina atau cahaya tidak mencapai retina. Sehingga, penglihatan menjadi kabur. Berdasarkan tingkat keparahan, rabun jauh terbagi menjadi tiga kategori, yaitu sebagai berikut.
- Rendah berukuran minus (-) 3,00 dioptri (D) atau kurang
- Sedang berkisar antara -3,25 hingga -6,00 D
- Berat adalah berukuran di atas -6,00 D
Dengan kacamata minus, penderita rabun jauh dapat kembali melihat dengan jelas objek yang jauh. Adapun lensa resep yang biasa digunakan seperti dilansir dari visioncenter.org, adalah sebagai berikut.
Single Vision (Visi Tunggal)
Lensa penglihatan tunggal atau single vision hanya memiliki satu resep yang umumnya memiliki ketebalan antara tiga sampai empat milimeter (mm). Tapi, yang jelas, lensa akan jauh lebih tebal di bagian tengah.
1.59 Polikarbonat
Lensa penglihatan tunggal polikarbonat memiliki daya tahan dan ketahanan terhadap benturan.
Jenis lensa ini jauh lebih ringan dan tipis dibandingkan lensa plastik tradisional.
1.57 Indeks Menengah
Lensa indeks sedang 15 persen lebih tipis dari plastik biasa serta lebih ringan dan kuat. Jenis lensa ini bisa menjadi pilihan ideal untuk orang dengan ukuran minusnya relatif lebih tinggi.
Kacamata Photochromic
Kacamata photochromic dikenal dengan lensa transisi atau adaptif ini. Karena, lensa ini dapat berubah menjadi gelap saat terkena sinar matahari. Dalam catatan Essilor, lensa ini berwarna bening seperti lensa pada umumnya saat di dalam ruangan. Tetapi, secara otomatis menjadi gelap saat pindah ke area yang terkena sinar matahari. Hal tersebut, karena sinar ultraviolet (UV) dari matahari memengaruhi molekul pada lensa.
Bagaimana jika cuaca mendung? Lensa ini akan tetap berubah gelap meski cuaca mendung. Jadi, seperti apapun cuacanya, lensa tetap bertransisi gelap selama terkena sinar matahari.
Kacamata Minus Photochromic
Kacamata minus photochromic adalah kacamata yang menyematkan teknologi tambahan lensa photochromic. Sehingga, penderita myopia tak perlu repot mengganti kacamata yang biasa dipakai di dalam ruangan dengan sunglasses ketika ke luar ruangan. Karena, cukup satu kacamata untuk memenuhi kebutuhan di dalam dan luar ruangan.
Tertarik dengan Kacamata Minus Photochromic?
Silakan lakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk diagnosis mata minus di dokter mata atau vision care pilihan Anda. Salah satu rekomendasinya adalah Kasoem Vision Care. Berpengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan pemeriksaan lengkap seperti tes lapang pandang, sensitivitas kontas, binokuler, strabismus (mata juling), buta warna, screening low vision, dan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP).
Selain itu, tersedia lensa kacamata minus photochromic dari berbagai brand. Untuk melengkapi lensa, Kasoem Vision Care juga menyediakan frame lokal dan internasional untuk anak-anak, orang dewasa hingga orang tua lanjut usia (lansia).
Informasi lebih lanjut, hubungi Kasoem Vision Care melalui layanan Kasoem Care atau silakan kunjungi cabang-cabang terdekat di kota Anda!


Leave a reply