kelainan refraksi Archives - Kasoem Vision Care https://www.kasoemvisioncare.com/tag/kelainan-refraksi/ We Care Your Binocular Vision! Fri, 25 Aug 2023 07:12:31 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.2.2 https://www.kasoemvisioncare.com/wp-content/uploads/2016/07/cropped-icon-web-32x32.jpeg kelainan refraksi Archives - Kasoem Vision Care https://www.kasoemvisioncare.com/tag/kelainan-refraksi/ 32 32 222235612 Mata Indra Penglihatan Manusia, Bagaimana Cara Kerjanya? https://www.kasoemvisioncare.com/mata-indra-penglihatan-manusia/ https://www.kasoemvisioncare.com/mata-indra-penglihatan-manusia/#respond Mon, 14 Aug 2023 10:21:14 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=8088 Mata indra penglihatan manusia. Dengan mata, manusia dapat melihat bentuk dan warna-warni dunia. Jika dilihat dari luar, mata terdiri dari bulatan berwarna yang terletak di...

The post Mata Indra Penglihatan Manusia, Bagaimana Cara Kerjanya? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Mata indra penglihatan manusia. Dengan mata, manusia dapat melihat bentuk dan warna-warni dunia. Jika dilihat dari luar, mata terdiri dari bulatan berwarna yang terletak di tengah-tengah permukaan putih. Namun, ternyata struktrurnya lebih dari itu. Seperti apa anatomi mata?

Anatomi Mata sebagai Indra Penglihatan Manusia

Manusia dapat melihat karena kerja sama semua bagian mata. Karena, tanpa itu, mata akan sulit melihat secara normal. Adapun bagian mata, seperti dilansir dari Cleveland Clinic meliputi hal berikut.

Iris indra penglihatan manusia

Ini adalah bagian mata yang berwarna. Warna iris tergantung dengan warna kulit, jadi mungkin saja berwarna cokelat, hitam, biru, atau hijau. Tugas iris membantu mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata. Saat ada cahaya terang, iris menutup pupil untuk membiarkan lebih sedikit cahaya masuk. Sedangkan, ketika ada cahaya redup, iris membuka pupil untuk memasukkan lebih banyak cahaya.

Kornea

Kornea merupakan lapisan atau kubah bening yang membentang di atas iris. Air dan kolagen membentuk kornea. Air mata melindungi kornea dan membuatnya tetap terlumasi. Itu bertugas mentransmisikan dan memfokuskan yaitu, ketajaman atau kejernihan cahaya ke dalam mata.

Pupil dalam indra penglihatan manusia

Ini adalah lingkaran hitam yang merupakan bukaan atau jendela di tengah iris mata. Pupil dapat berubah ukuran untuk menyesuaikan jumlah cahaya yang tersedia. Misalnya, lebih kecil untuk cahaya terang dan lebih besar untuk cahaya redup. Pembukaan dan penutupan cahaya ke mata ini seperti apertur pada kebanyakan kamera 35 mm, yang memungkinkan cahaya masuk lebih banyak atau lebih sedikit tergantung pada kondisinya.

Sklera

Sklera adalah bagian putih mata yang mengelilingi iris.

Konjungtiva

Ini merupakan jaringan tipis bening yang menutupi sklera dan melapisi bagian dalam kelopak mata.

Lensa

Ini berada di belakang pupil. Lensa bertugas memfokuskan cahaya yang masuk ke mata dan mengirimkan cahaya ke retina.

Retina

Retina adalah kumpulan sel yang melapisi bagian dalam belakang mata. Bagian dari sistem saraf retina merasakan cahaya dan mengubahnya menjadi impuls listrik atau sinyal saraf. Retina memiliki batang (sel yang membantu melihat dalam cahaya redup) dan kerucut (sel yang mendeteksi warna).

Makula

Ini merupakan area kecil bagian dari retina. Makula bertanggung jawab untuk penglihatan sentral dan membantu melihat detail dan warna yang halus.

Saraf optik

Terletak di belakang retina, saraf optik membawa sinyal dari retina ke otak, yang kemudian menafsirkan informasi visual itu untuk memberi tahu apa yang manusia lihat.

Otot

Otot bertindak mengontrol posisi dan gerakan mata, seberapa banyak cahaya yang masuk ke mata, dan kemampuan mata untuk fokus.

Vitreous 

Gel transparan yang mengisi seluruh mata. Ini melindungi dan mempertahankan bentuk mata.

Waspada Kanker Mata Melanoma Okular, Begini Ciri-cirinya

Waspada Kanker Mata Melanoma Okular, Begini Ciri-cirinya. Ilustrasi pemeriksaan mata. (Foto: Freepik)

Mata Indra Penglihatan Manusia

Mata indra penglihatan manusia, itu mengambil cahaya dari dunia di sekitar dan mengirimkan informasi visual ke otak. Sehingga, mata dapat melihat gambar, gerakan, dan kedalaman serta jutaan warna dalam berbagai corak. Saat bekerja, mata dapat berputar sekitar 200 derajat ke segala arah, termasuk ke depan dan ke samping (peripheral vision).

Seperti apa kerja mata dalam penglihatan manusia?

Seperti dilansir dari Kellogg Eye Center, penglihatan terhubung ke otak dan bergantung pada otak untuk menginterpretasikan apa yang dilihat. Bagaimana melihat tergantung pada transfer cahaya.

  • Cahaya melewati bagian depan mata (kornea) ke lensa
  • Kornea dan lensa membantu memfokuskan sinar cahaya ke bagian belakang mata (retina)
  • Sel-sel di retina menyerap dan mengubah cahaya menjadi impuls elektrokimia yang ditransfer sepanjang saraf optik dan kemudian ke otak.

Jika diibaratkan, mata bekerja hampir sama dengan kamera. Rana kamera dapat menutup atau membuka tergantung pada jumlah cahaya yang dibutuhkan untuk memaparkan film di bagian belakang kamera.

Iris dan pupil mengontrol berapa banyak cahaya yang masuk ke bagian belakang mata. Saat sangat gelap, pupil kita sangat besar, membiarkan lebih banyak cahaya masuk.

Sementara, lensa kamera mampu memfokuskan objek jauh dan dekat dengan bantuan cermin dan perangkat mekanis lainnya. Lensa mata membantu untuk fokus tetapi terkadang membutuhkan bantuan tambahan agar dapat fokus dengan jelas.

Mau melakukan pemeriksaan penglihatan?

Kunjungi Kasoem Vision Care. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP) oleh Refractionist Optician.

Tak hanya itu, Kasoem Vision Care menyediakan kacamata dengan berbagai model dan brand adalah Kasoem Vision Care. Di sana tersedia frame kacamata dari brand lokal, seperti Kavica x Sadega, Kavica Stylo hingga brand internasional, seperti Ray-Ban, Levi’s, Montblanc, Aigner.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi optik Kasoem Vision Care di kota-kota terdekat. Tapi, jika waktu Anda terbatas bisa mengakses website www.kasoemvisioncare.com atau marketplace di Tokopedia atau Blibli. Tim Kasoem Vision Care akan memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lain, hubungi Kasoem Care dengan melalui layanan chat 08118179910.

The post Mata Indra Penglihatan Manusia, Bagaimana Cara Kerjanya? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/mata-indra-penglihatan-manusia/feed/ 0 8088
Kelainan Refraksi Anak, Ini Tiga Jenis yang Paling Umum https://www.kasoemvisioncare.com/kelainan-refraksi-anak-ini-tiga-jenis-yang-paling-umum/ https://www.kasoemvisioncare.com/kelainan-refraksi-anak-ini-tiga-jenis-yang-paling-umum/#respond Wed, 12 Jul 2023 07:04:55 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7795 Kelainan refraksi anak (pediatric refractive error) menyebabkan penglihatannya tak fokus saat melihat objek. Tergantung jenisnya, penglihatan anak bisa buram saat melihat objek dekat atau sebaliknya,...

The post Kelainan Refraksi Anak, Ini Tiga Jenis yang Paling Umum appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Kelainan refraksi anak (pediatric refractive error) menyebabkan penglihatannya tak fokus saat melihat objek. Tergantung jenisnya, penglihatan anak bisa buram saat melihat objek dekat atau sebaliknya, buram ketika melihat benda yang jauh. Lantas, apa saja kelainan refraksi anak?

Kelainan Refraksi Anak

Dalam catatan Stanford Medicine Children’s Health, anak dengan penglihatan normal tidak akan kesulitan saat melihat objek jarak dekat mau pun jauh. Sebab, tak ada masalah pada anatomi mata. Sehingga, cahaya yang masuk ke mata dapat diteruskan ke otak secara baik.

Penglihatan normal

  1. Cahaya masuk ke mata melalui kornea. Ini adalah permukaan bening berbentuk kubah yang menutupi bagian depan mata.
  2. Dari kornea, cahaya melewati pupil. Jumlah cahaya yang lewat dikendalikan oleh iris. Ini adalah bagian berwarna dari mata.
  3. Dari sana, cahaya kemudian mengenai lensa. Ini adalah struktur yang jelas di dalam mata yang memfokuskan sinar cahaya ke retina.
  4. Selanjutnya, cahaya melewati humor vitreous. Ini adalah zat bening seperti jeli yang mengisi bagian tengah mata. Ini membantu menjaga bentuk mata tetap bulat.
  5. Akhirnya, cahaya mencapai retina. Ini adalah lapisan saraf peka cahaya yang melapisi bagian belakang mata. Di sini gambar terbalik.

Saraf optik membawa sinyal cahaya, gelap, dan warna ke korteks visual otak. Bagian otak ini mengubah sinyal menjadi gambar (penglihatan kita).

Bagaimana terjadinya kelainan refraksi anak?

Sementara itu, seperti dilansir dari American Association for Pediatric Ophthalmology and Strabismus, kelainan refraksi dapat terjadi karena cahaya tidak terfokus dengan baik pada retina. Sebab, mata bekerja seperti kamera. Setiap bagiannya berfungsi untuk penglihatan. Itu terdiri:

  • pupil, titik gelap di bagian mata yang berwarna untuk bukaan di bagian depan
  • kornea, pelindung bening yang menutupi bagian depan mata
  • lensa, bagian bening bulat di tengah mata
  • retina, lapisan belakang bagian dalam mata sebagai penginderaan cahaya di bagian belakang mata

Untuk melihat dengan jelas, sinar cahaya yang datang dari suatu objek harus fokus ke retina. Jika sinar cahaya tidak terfokus dengan baik pada retina, mungkin ada kelainan refraksi.

Jenis-jenis Kelainan Refraksi Anak

Kelainan refraksi anak ini, terbagi menjadi tiga jenis. Adapun jenis-jenisnya, yakni sebagai berikut.

Myopia (rabun jauh)

Miopia atau rabun jauh merupakan kelainan refraksi yang membuat anak-anak tak fokus melihat objek yang jauh. Sementara, dia dapat melihat objek yang dekat dengan jelas. Penyebabnya:

  • sumbu bola mata terlalu panjang
  • daya refraksi mata terlalu kuat
  • kornea terlalu melengkung

Kondisi tersebut membuat cahaya yang masuk ke mata terfokus di depan retina. Akhirnya, objek yang jauh tampak tidak fokus. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan sakit kepala dan atau ketegangan mata. Untuk mengoreksi myopia, anak membutuhkan kacamata atau lensa kontak dengan daya pemfokusan ke retina.

Hyperopia (rabun dekat)

Hyperopia lebih sering terjadi pada 7 tahun pertama kehidupan. Rabun dekat menyebabkan penglihatan anak-anak buram atau blur saat melihat objek jarak dekat. Sedangkan, objek yang jaraknya jauh terlihat jelas. Penyebabnya karena sumbu bola mata terlalu pendek atau karena daya kekuatan fokus mata terlalu lemah. Ini menyebabkan objek yang dekat dan jauh terlihat buram.

Jika berlangsung terus menerus, rabu dekat dapat menyebabkan:

  • sakit kepala
  • ketegangan mata, dan/atau kelelahan
  • menyipitkan mata
  • menggosok mata
  • kurang minat di sekolah dan kesulitan membaca

Biasanya, penglihatan anak yang menderita rabun dekat dalam jumlah kecil hingga sedang, masih normal dan tidak memerlukan kacamata. Hal ini karena anak- anak dapat mengkompensasi sendiri dengan menggunakan daya pemfokusan (akomodasi) alami mereka. Sementara, hyperopia dalam jumlah besar mungkin perlu diobati dengan konvergen atau plus (+). Terutama, terjadi ketika kelainan mata silang (esotropia akomodatif) atau penglihatan kabur.

Astigmatisme (silindris)

Anak-anak yang menderita silindris akan melihat objek yang dekat dan jauh buram. Itu terjadi karena kelengkungan kornea yang tidak normal. Sehingga, menyebabkan dua titik fokus jatuh di dua lokasi berbeda. Misalnya, bagian depan mata lebih melengkung ke satu arah daripada yang lain. Sementara, cahaya difokuskan pada titik yang berbeda di depan dan di belakang retina. Akibatnya, penglihatan terlihat melebar, bergelombang atau terdistorsi.

Astigmatisme dapat dimulai pada masa kanak-kanak atau di masa dewasa. Jika tidak ada perbaikan, dapat berdampak pada ketegangan mata. Beberapa gejala yang mungkin anak rasakan, termasuk:

  • sakit kepala
  • ketegangan mata dan atau kelelahan
  • menggosok mata
  • kurang minat di sekolah dan kesulitan membaca

Apakah anak dengan silindris perlu alat bantu penglihatan?

Ini tergantung pada kondisi yang anak-anak alami. Jika parah, mereka memerlukan kacamata untuk memperbaiki penglihatan. Selain itu, lensa kontak mungkin bisa menjadi opsi.

Kacamata Kelainan Refraksi Anak di Kasoem Vision Care!

Kacamata untuk mengoreksi penglihatan karena kelainan refraksi dapat ditemukan di Kasoem Vision Care. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care bukan hanya menyediakan kacamata, melainkan pemeriksaan penglihatan, yang bukan hanya fokus pada tajam penglihatan saja.

Pemeriksaan oleh Refractionist Optician meliputi, tes lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), buta warna, dan screening low vision hingga pemeriksaan untuk penggunaan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP).

Pilihan kamacata dari brand lokal hingga internasional dengan harga terjangkau tersedia di Kasoem Vision Care. Untuk informasi lain, hubungi Kasoem Care dengan melalui layanan chat 08118179910. Layanan ini tersedia Senin sampai Minggu, pada 09.00-16.00 WIB.

The post Kelainan Refraksi Anak, Ini Tiga Jenis yang Paling Umum appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/kelainan-refraksi-anak-ini-tiga-jenis-yang-paling-umum/feed/ 0 7795
Lima Masalah Umum pada Mata, Kamu Pernah yang Mana nih? https://www.kasoemvisioncare.com/lima-masalah-umum-pada-mata-kamu-pernah-yang-mana-nih/ https://www.kasoemvisioncare.com/lima-masalah-umum-pada-mata-kamu-pernah-yang-mana-nih/#respond Mon, 19 Jun 2023 08:00:40 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7588 Mata merupakan organ utama penglihatan. Untuk menjalankan fungsi tersebut, maka perlu dijaga kesehatannya. Apalagi, mata termasuk area sensitif, yang lebih rentan terkena gangguan ketimbang organ...

The post Lima Masalah Umum pada Mata, Kamu Pernah yang Mana nih? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Mata merupakan organ utama penglihatan. Untuk menjalankan fungsi tersebut, maka perlu dijaga kesehatannya. Apalagi, mata termasuk area sensitif, yang lebih rentan terkena gangguan ketimbang organ lain. Lantas, apa saja masalah umum pada mata?

Masalah Umum pada Mata

Mulai dari anak-anak hingga orang tua lanjut usia (lansia) berisiko mengalami gangguan pada mata. Hal tersebut, disebabkan oleh berbagai faktor. Misalnya, bawaan dari lahir atau terjadi karena kondisi yang tak disadari. Seperti dilansir dari WebMD, berikut lima masalah umum yang dapat terjadi pada mata.

Ketegangan mata

Ketegangan mata adalah kelelahan pada mata, karena terlalu lama digunakan untuk berkonsentrasi pada sesuatu. Ketika mata menatap layar smart phone atau komputer terus menerus, kondisi tersebut juga disebut ketegangan mata digital atau sindrom penglihatan komputer.

Dalam catatan healthdirect, saat terjadi ketegangan mata, gejala yang terasa adalah mata lelah, perih atau gatal. Mereka juga merasakan:

  • sensasi terbakar
  • penglihatan kabur atau penglihatan ganda
  • kesulitan berkonsentrasi
  • kepekaan terhadap cahaya
  • sakit kepala
  • sakit leher, bahu atau punggung karena ketegangan otot

Mata merah

Ini adalah istilah umum untuk menggambarkan mata merah, iritasi, dan berwarna darah. Kemerahan terjadi ketika pembuluh darah kecil di bawah permukaan mata membesar atau meradang. Biasanya, ini merupakan reaksi terhadap sesuatu yang mengiritasi mata.

Kemerahan dapat memengaruhi satu atau keduanya. Selain itu, dapat berkembang dari waktu ke waktu atau muncul tiba-tiba, seperti alergi atau cedera mata.

Gejala dari mata merah, berupa:

  • sakit mata
  • gatal
  • kotoran mata
  • mata bengkak
  • perubahan penglihatan, seperti penglihatan kabur

Rabun ayam

Dikenal dengan istilah rabun ayam atau rabun senja, menggambarkan kondisi ketidakmampuan untuk melihat dengan baik pada malam hari atau dalam cahaya redup. Dalam catatan Cleveland Clinic, kebutaan malam (nyctalopia) berhubungan dengan ketidakmampuan untuk beradaptasi dengan cepat dari lingkungan yang cukup terang ke lingkungan yang kurang terang.

Nyctalopia bukan penyakit, melainkan gejala dari masalah mata. Beberapa orang, bahkan terlahir dengan masalah ini. Tak hanya itu, kondisi ini mungkin berkembang dari penyakit degeneratif yang melibatkan retina dan biasanya tidak dapat diobati. Jika merasakan kondisi seperti itu, harus ekstra hati-hati di area dengan cahaya redup.

Bagi orang yang mengalami kelainan refraksi, merasa kesulitan saat melihat malam merupakan hal wajar. Penyebab rabun ayam selama ini, meliputi:

  • rabun jauh (myopia)
  • katarak
  • keratoconus
  • kekurangan vitamin A

Baca juga: Tip Menjaga Kesehatan Mata, Ini Cara Sederhana dan Mudah!

Mata malas

National Eye Institute (NEI) mengatakan amblyopia atau mata malas adalah kondisi penglihatan mata buruk yang terjadi hanya pada satu mata. Gangguan penglihatan ini terjadi saat ada masalah kerja otak dan mata. Dengan demikian, otak tidak dapat mengenali penglihatan dari satu matanya.

Mata malas berkembang pada orang dewasa mau pun anak-anak. Jika kondisi tersebut dibiarkan, otak akan semakin bergantung pada mata lain yang memiliki penglihatan lebih kuat. Sementara, penglihatan pada mata satunya lagi yang kondisinya lemah akan semakin buruk.

Anak-anak yang menderita mata malas, akan melakukan hal seperti menyipitkan mata, menutup mata atau memiringkan kepala saat melihat objek.

Mata juling

Strabismus atau mata juling adalah kondisi ini terjadi ketika mata melihat ke dua arah yang berbeda. Posisi bola mata tidak sejajar ini menyebabkan satu mata terfokus lurus ke depan. Sementara, yang lain berputar ke dalam, ke luar, ke atas, atau ke bawah.

Dampak dari mata juling, istilah lainnya, adalah penglihatan ganda. Itu membuat otak mengabaikan bayangan dari mata yang tidak terfokus lurus ke depan. Sehingga, otak hanya mengandalkan penglihatan dari mata yang jelas melihat objek. Sedangkan, mata yang memiliki penglihatan buruk tidak berkembang dengan baik.

Buta warna

Buta warna atau defisiensi warna merupakan kondisi mata manusia yang tak dapat melihat warna dengan cara normal. Sebagian besar orang dengan masalah ini merasa kesulitan ketika membedakan warna tertentu. Umumnya, tak bisa membedakan warna hijau dan merah, terkadang biru.

Kondisi ini terjadi ketika satu atau lebih sel kerucut dalam retina tidak ada, tidak berfungsi atau mendeteksi warna yang berbeda dari biasanya. Ketika, ketiga sel kerucut tidak ada, artinya buta warna yang diderita parah.

Sedangkan, buta warna ringan terjadi saat ketiga sel kerucut ada, tetapi satu sel kerucut tidak berfungsi dengan baik. Sehingga, mendeteksi warna yang berbeda dari biasanya. Maka dari itu, cara mengetahui apakah buta warna atau tidak, periksa gejala atau ciri-cirinya terlebih dahulu.

  1. Kesulitan melihat warna dan kecerahan warna dengan cara biasa
  2. Ketidakmampuan untuk membedakan antara nuansa warna yang sama atau serupa. Ini paling sering terjadi dengan warna merah dan hijau atau biru dan kuning

Mengalami Masalah Mata yang Menggangu Penglihatan?

Lakukan pemeriksaan ke Kasoem Vision Care. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun pemeriksaan bukan hanya fokus pada tajam penglihatan saja. Di sana, tersedia pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), pemeriksaan buta warna, dan screening low vision hingga pemeriksaan untuk penggunaan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP).

Tes penglihatan dilakukan oleh Refractionist Optician tersertifikasi. Selain itu, tersedia pilihan kamacata dari brand lokal hingga internasional dengan harga terjangkau. Untuk informasi lain, hubungi Kasoem Care dengan melalui layanan chat 08118179910. Layanan ini tersedia Senin sampai Minggu, pada 09.00-16.00 WIB.

The post Lima Masalah Umum pada Mata, Kamu Pernah yang Mana nih? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/lima-masalah-umum-pada-mata-kamu-pernah-yang-mana-nih/feed/ 0 7588
Amblyopia, ketika Penglihatan Salah Satu Mata https://www.kasoemvisioncare.com/amblyopia-penglihatan-satu-mata/ https://www.kasoemvisioncare.com/amblyopia-penglihatan-satu-mata/#respond Wed, 14 Jun 2023 05:27:15 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7568 Pernahkah memperhatikan bahwa anak Anda kerap menutup satu matanya ketika melihat objek? Atau, pernahkah mereka menyipitkan mata untuk melihat? Hati-hati, bisa jadi itu tanda-tanda anak...

The post Amblyopia, ketika Penglihatan Salah Satu Mata appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Pernahkah memperhatikan bahwa anak Anda kerap menutup satu matanya ketika melihat objek? Atau, pernahkah mereka menyipitkan mata untuk melihat? Hati-hati, bisa jadi itu tanda-tanda anak mengalami amblyopia. Apa itu amblyopia?

Amblyopia

Istilah lain dari amblyopia adalah mata malas (lazy eyes). Ini terjadi ketika sang anak terlalu mengandalkan penglihatan dari satu mata, karena penglihatan mata lainnya kurang baik.
Dengan demikian, otak semakin bergantung pada mata yang lebih kuat untuk melihat objek dengan jelas. Sedangkan, penglihatan di mata yang lebih lemah semakin memburuk.

Penyebab Mata Malas

Seperti dilansir dari American Academy of Ophthalmology, “lazy eyes” ini penyebabnya beragam. Adapun rinciannya, seperti berikut.

Strabismus

Kondisi ini terjadi ketika mata melihat ke dua arah yang berbeda. Posisi bola mata tidak sejajar ini menyebabkan satu mata terfokus lurus ke depan. Sementara, yang lain berputar ke dalam, ke luar, ke atas, atau ke bawah.

Dampak dari mata juling, istilah lainnya, adalah penglihatan ganda. Itu membuat otak mengabaikan bayangan dari mata yang tidak terfokus lurus ke depan. Sehingga, otak hanya mengandalkan penglihatan dari mata yang jelas melihat objek. Sedangkan, mata yang memiliki penglihatan buruk tidak berkembang dengan baik.

Kelainan refraksi

Ini merupakan kelainan mata yang terjadi saat mata tidak dapat dengan jelas memfokuskan gambar dari dunia luar. Akibatnya, penderita merasakan penglihatan kabur. Bahkan, jika sangat parah akan menimbulkan gangguan penglihatan.

Dalam catatan Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan, jenis kelainan refraksi, yaitu rabun jauh (myopia), rabun dekat (hyperopia), silinder (astigmatism), dan presbiopia (mata tua).

Jika seorang anak menderita kelainan refraksi yang lebih buruk pada satu mata, bisa jadi mata tersebut akan “mati”. Karena, anak mengandalkan penglihatan mata yang lebih jelas. Meskipun, kondisi itu sulit diketahui, karena penglihatan anak tampak baik-baik saja saat menggunakan kedua mata.

Katarak menyebabkan amblyopia

Beberapa anak terlahir dengan katarak, yang mana lensa mata yang biasanya jernih menjadi keruh. Kekeruhan pada lensa alami mata ini bisa terjadi pada semua usia, dari saat bayi baru lahir (katarak kongenital) atau berkembang di kemudian hari menjadi katarak pediatrik.

Saat kecil, katarak pediatrik ini tak akan merusak penglihatan anak. Namun, akan menyebabkan masalah penglihatan jika menjadi sangat besar. Mata malas dapat berkembang ketika seorang anak memiliki katarak di satu atau kedua mata.

Ketika penglihatan anak terganggu, otak akan merespons visual dari satu mata yang sehat. Di saat bersamaan, otak mengabaikan penglihatan mata sebelahnya. Karena visual yang tertangkap oleh mata dengan katarak terlihat buram atau tidak fokus terhadap objek yang dilihatnya.

Kelopak mata terkulai

Ptosis, atau kelopak mata turun dapat membuat kelopak mata terkulai sedikit atau terlalu banyak. Jika sedikit mungkin, tak akan membuat penglihatan terganggu. Namun, saat terlalu banyak dapat menutupi pupil (titik hitam di tengah mata yang membiarkan cahaya masuk). Sehingga, dapat membatasi atau bahkan sepenuhnya menghalangi penglihatan normal.

Jika kondisinya parah, penglihatan satu mata akan terhalang. Dampaknya, anak mengandalkan mata yang tidak terhalang yang menyebabkan berkembangnya amblyopia.

Pemeriksaan Amblyopia

Jika memiliki keluhan tentang mata malas, bisa melakukan pemeriksan di vision center. Salah satunya, Kasoem Vision Care. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun pemeriksaan bukan hanya fokus pada tajam penglihatan saja.

Kasoem Vision Care melayani pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), pemeriksaan buta warna, dan screening low vision hingga pemeriksaan untuk penggunaan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP). Tes penglihatan pun dilakukan oleh Refractionist Optician tersertifikasi.

Untuk informasi lain, hubungi Kasoem Care dengan melalui layanan chat 08118179910. Layanan ini tersedia Senin sampai Minggu, pada 09.00-16.00 WIB.

The post Amblyopia, ketika Penglihatan Salah Satu Mata appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/amblyopia-penglihatan-satu-mata/feed/ 0 7568
Model Kacamata untuk Wajah Kotak, dari Frame Bulat hingga Cat Eye https://www.kasoemvisioncare.com/model-kacamata-untuk-wajah-kotak-frame-bulat-hingga-cat-eye/ https://www.kasoemvisioncare.com/model-kacamata-untuk-wajah-kotak-frame-bulat-hingga-cat-eye/#respond Thu, 25 May 2023 04:30:19 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7580 Bentuk wajah manusia memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing. Salah satunya, fitur wajah seperti kotak atau persegi. Seseorang dengan ciri tersebut, bisa mempertegas fitur wajahnya...

The post Model Kacamata untuk Wajah Kotak, dari Frame Bulat hingga Cat Eye appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Bentuk wajah manusia memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing. Salah satunya, fitur wajah seperti kotak atau persegi. Seseorang dengan ciri tersebut, bisa mempertegas fitur wajahnya atau menyamarkan dengan memakai kacamata. Apalagi, jika kebetulan, mereka memang butuh untuk memperbaiki penglihatan karena kelainan refraksi. Kira-kira, seperti apa model kacamata untuk wajah kotak?

Wajah Kotak

Untuk memastikan, apakah wajah Anda berbentuk otak, lakukan pengecekan dengan memakai pita atau alat pengukur lain. Dalam catatan Real Simple, cara yang dapat dilakukan, yaitu sebagai berikut.

  1. Mengukur panjang wajah, lakukan dari atas garis rambut hingga bagian bawah dagu
  2. Menentukan lebar dahi, ukur jarak di tengah dahi dari garis rambut ke garis rambut Jangan membengkokkan pita pengukur ke arah lekukan, jaga agar tetap rata
  3. Tulang pipi. Rasakan titik tertinggi tulang pipi, lalu ukur dari satu tulang pipi di wajah ke yang lain. Sekali lagi, pertahankan pita pengukur tetap rata vs melengkungkannya ke kulit
  4. Lebar garis rahang caranya pegang pita pengukur tepat di bawah telinga dan turunkan ke tengah. Hasilnya kalikan dengan dua. Dalam hal ini, dapat membengkokkan selotip agar menempel di kulit

Setelah pengukuran, cek ciri-ciri wajah kotak. Seperti dilansir dari Today, kunci wajah orang dengan bentuk wajah kotak terletak pada garis rahang. Ciri-cirinya, seperti:

  • dahi, tulang pipi, dan rahang memiliki lebar yang sama. Sedangkan, rahang memiliki sudut yang tajam
  • bentuk wajah persegi memiliki tampilan yang mirip dengan wajah bulat, tetapi memiliki garis rahang yang lebih menonjol dan lebar
  • lekukan pada wajah yang sangat minim

Baca juga: Kacamata untuk Wajah Oval, Frame seperti Apa yang Cocok?

Model Kacamata untuk Wajah Kotak

Selebriti dunia, seperti Demi Lovato, Cameron Diaz, Olivia Wilde, dan Lucy Liu memiliki square face shape. Biasanya, kacamata yang cocok untuk mereka adalah bingkai bulat tipis. Karena, entuk bulat dan oval membantu melunakkan fitur sudut dan memberikan keseimbangan. Mereka memberikan kontras lembut yang bagus dari garis rahang. yang kuat.

Adapun model kacamata untuk wajah persegi, seperti dilansir dari visioncenter.org, yakni sebagai berikut.

Model Kacamata Bulat atau Oval

Kacamata bulat atau oval adalah pilihan pertama yang bagus untuk siapa saja yang memiliki wajah persegi. Karena, kurva bingkai memberikan kontras yang bagus untuk fitur sudut.

Bingkai yang sedikit lebih lebar di sisinya, atau sedikit lebih lebar dari wajah dapat menambah kontradiksi yang seimbang pada wajah berbentuk persegi yang seragam.

Selain itu, kacamata berbahan logam yang lebih tipis bisa menjadi pilihan utama. Meski, bahan plastik warna-warni atau kulit penyu pun bisa terlihat bagus.

Kacamata Browline

Bentuk bingkai browline membulat di bagian bawah. Mereka juga memiliki garis alis lebar yang dapat membantu melangsingkan dahi yang lebar. Untuk tambahan, coba bingkai yang juga agak membulat di bagian atas.

Cat Eye

Bingkai cat-eye saat ini menjadi trend fashion yang sangat populer. Garis alis ke atas memberikan lekukan dan gerakan yang dapat melengkapi hampir semua bentuk wajah. Jika memiliki fitur wajah kotak, Anda bisa menccoba kacamata cat eye yang lebih bulat dan tidak bersudut

Aviator Frame

Dikenal sebagai kacamata pilot, aviator memiliki ciri bingkai logam tipis dengan lensa besar. Terdapat double bridge, lensa lebih lebar di tepi luar dan menyempit di samping hidung (oval) yang menyempit ke pangkal hidung.

Frame Kacamata yang Perlu Dihindari

Orang dengan fitur wajah kotak memiliki dahi, tulang pipi, dan rahang dengan lebar yang sama. Sedangkan, rahang memiliki sudut yang tajam. Maka dari itu, mereka harus menghindari frame kacamata berbentuk persegi dan bingkai persegi panjang.

Sebab, kacamata dengan bingkai seperti itu bisa membuat wajah malah terlihat agak “kotak”. Sudut tajam tidak banyak membantu melunakkan fitur sudut yang keras. Namun, jika Anda ingin memilih kacamata dengan bentuk lain tak masalah. Semua tergantung pilihan Anda.

Cari Kacamata di Kasoem Vision Care

Salah satu tempat yang menyediakan kacamata dengan berbagai model dan brand adalah Kasoem Vision Care. Di sana tersedia frame kacamata dari brand lokal, seperti Kavica x Sadega, Kavica Stylo hingga brand internasional, seperti Ray-Ban, Levi’s, Montblanc, Aigner.

Tak hanya itu, tersedia juga lensa dari brand Essilor, lensa khusus add-on atau lensa berteknologi tinggi dari brand terpercaya untuk memenuhi kebutuhan penglihatan. Misalnya lensa photochromic. Kasoem Vision Care juga menyediakan lensa kontak bagi yang ingin memilih alternatif alat bantu penglihatan lain.

Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP) oleh Refractionist Optician.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi optik Kasoem Vision Care di kota-kota terdekat. Tapi, jika waktu Anda terbatas bisa mengakses website www.kasoemvisioncare.com atau marketplace di Tokopedia atau Blibli. Tim Kasoem Vision Care akan memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lain, hubungi Kasoem Care dengan melalui layanan chat 08118179910.

The post Model Kacamata untuk Wajah Kotak, dari Frame Bulat hingga Cat Eye appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/model-kacamata-untuk-wajah-kotak-frame-bulat-hingga-cat-eye/feed/ 0 7580
Kacamata Memperbaiki Penglihatan, Bukan Malah Memperburuknya https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-memperbaiki-penglihatan/ https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-memperbaiki-penglihatan/#respond Wed, 17 May 2023 08:59:04 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7571 Kelainan refraksi merupakan kondisi yang menyebabkan seseorang tak dapat melihat objek dengan jelas. Ada berbagai cara untuk mengoreksi penglihatan, termasuk kacamata. Karena secara kesehatan kacamata...

The post Kacamata Memperbaiki Penglihatan, Bukan Malah Memperburuknya appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Kelainan refraksi merupakan kondisi yang menyebabkan seseorang tak dapat melihat objek dengan jelas. Ada berbagai cara untuk mengoreksi penglihatan, termasuk kacamata. Karena secara kesehatan kacamata memperbaiki penglihatan. Namun, masih ada mitos bahwa kacamata malah memperburuk penglihatan. Benarkah seperti itu?

Kacamata

Seperti dilansir dari Cleveland Clinic, kacamata memperbaiki masalah penglihatan. Sebab, kacamata dapat meningkatkan seberapa jelas dan tajam ketika melihat objek pada jarak dekat, jauh atau berapa pun.

Proses kacamata memperbaiki penglihatan

  1. Sebagian besar masalah penglihatan terkait dengan bagaimana cahaya terfokus pada retina
  2. Retina berada di bagian belakang mata, dekat saraf optik
  3. Lensa mata mengirimkan cahaya ke retina, yang mengubah cahaya menjadi sinyal yang dikirim ke otak
  4. Proses ini menciptakan gambar yang kita lihat
  5. Kacamata membantu memfokuskan cahaya dengan tepat pada retina

Kacamata Tak Memperburuk Penglihatan

Dalam catatan Myvision.org, penglihatan yang sedikit buruk kemungkinan dirasakan karena kondisi tertentu, yaitu sebagai berikut.

Pertama kali memakai kacamata

Memakai kacamata untuk pertama kalinya, menjadi alasan kenapa penglihatan akan terasa lebih lemah dari biasanya. Hanya saja, kondisi tersebut bukan karena kacamata memperburuk penglihatan. Tetapi, karena otot mata sedang menyesuaikan diri untuk melihat objek melalui kacamata baru.

Jika pertama kali, yang akan terjadi hal-hal yang memengaruhi penglihatan, seperti:

  • menyebabkan otot mata tegang
  • sakit kepala
  • mata sakit atau lelah

Namun, setelah beberapa hari, otot mata akan terbiasa dengan penglihatan memakai kacamata. Sakit kepala dan pusing akan hilang dengan sendirinya.

Bertambah Usia

Seiring bertambahnya usia, penglihatan manusia cenderung memburuk. Sebab, lensa mereka berhenti memfokuskan cahaya yang mengoreksi retina yang berdampak pada masalah penglihatan jarak dekat.

Beberapa orang memiliki persepsi kacamata yang merekai pakai telah membuat mata mereka semakin lemah. Padahal, jika selama ini memakai kacamata denganr resep lama, mungkin perlu mendapatkan resep yang lebih kuat. Ini untuk meningkatkan penglihatan. Jadi, kacamata tidak membuat mata lebih buruk. Sebab, itu hanyalah proses penuaan.

Resep Kacamata yang salah

Mengenakan kacamata dengan resep yang salah dapat membuat mata tegang dan menyebabkan ketidaknyamanan. Jika memakai kacamata baru, perlu waktu beberapa hari atau minggu untuk menyesuaikan mata.

Namun, saat masih kesulitan melihat dengan baik seusai memakai kacamata dalam beberapa minggu, mungkin resep salah. Misalnya, karena terlalu kuat atau lemah. Sehingga, merasakan hal, seperti:

  • kurangnya penglihatan yang tepat
  • ketegangan mata
  • pusing
  • sakit kepala
  • kelelahan
  • rasa sakit

Jika gejala ini berlanjut, tak perlu menyimpulkan kacamata membuat penglihatan buruk. Jadwalkan tindak lanjut untuk mengetahui apakah memerlukan resep yang benar.

Resep yang salah tidak akan memberikan efek jangka panjang pada mata, tapi penglihatan dapat terpengaruh. Apalagi, jika kacamata dipakai anak. Itu akan memengaruhi penglihatan, karena penglihatan anak berkembang secara progresif.

Jika memiliki keluhan terakit penglihatan periksa di vision center,  salah satunya, Kasoem Vision Care. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun pemeriksaan bukan hanya fokus pada tajam penglihatan saja.

Kasoem Vision Care melayani pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), pemeriksaan buta warna, dan screening low vision hingga pemeriksaan untuk penggunaan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP). Tes penglihatan pun dilakukan oleh Refractionist Optician tersertifikasi.

Selain itu, tersedia pilihan kamacata dari brand lokal hingga internasional dengan harga terjangkau. Untuk informasi lain, hubungi Kasoem Care dengan melalui layanan chat 08118179910. Layanan ini tersedia Senin sampai Minggu, pada 09.00-16.00 WIB.

The post Kacamata Memperbaiki Penglihatan, Bukan Malah Memperburuknya appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-memperbaiki-penglihatan/feed/ 0 7571
Memilih Frame Kacamata Bahan Logam, Gimana Caranya? https://www.kasoemvisioncare.com/frame-kacamata-bahan-logam/ https://www.kasoemvisioncare.com/frame-kacamata-bahan-logam/#respond Mon, 17 Apr 2023 04:43:36 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7607 Sama halnya saat memilih lensa, seseorang tak boleh sembarangan ketika memakai material bingkai kacamata. Apalagi, kacamata digunakan sebagai penunjang dan koreksi penglihatan kelainan refraksi. Maka...

The post Memilih Frame Kacamata Bahan Logam, Gimana Caranya? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Sama halnya saat memilih lensa, seseorang tak boleh sembarangan ketika memakai material bingkai kacamata. Apalagi, kacamata digunakan sebagai penunjang dan koreksi penglihatan kelainan refraksi. Maka dari itu, pilih bahan bingkai kacamata yang sesuai kebutuhan, seperti frame kacamata bahan logam. Apa saja jenis-jenis bingkai kacamata dari logam

Frame Kacamata Bahan Logam

Dokter mata di Columbia River Eye Center Devin Harrison, MD mengatakan setiap material frame kacamata akan cocok untuk orang dan situasi yang berbeda. Sehingga, produsen kini membuat bingkai kacamata dari berbagai jenis plastik dan logam.

Sementara, frame lain mengombinasikan bahan. Misalnya, bingkai dengan plastik yang mengelilingi lensa dan bagian pelipis yang terbuat dari titanium. Itu semua, untuk menunjukkan seberapa ringan, kuat, fleksibel, dan tahan terhadap korosi.

Dalam catatan American Academy of Ophthalmology, secara umum, frame ini terbuat dari logam, titanium atau paduan (campuran logam). Material tersebut, tahan terhadap keausan. Frame dengan material ini terbagi menjadi enam jenis, yaitu sebagai berikut.

 

Bingkai kacamata bahan titanium

Ciri khas dari material frame kacamata ini sangat kuat, ringan, dan tahan korosi serta tersedia dalam berbagai warna. Selain itu, hipoalergenik. Artinya, bisa menjadi pertimbanagan orang yang alergi terhadap logam tertentu, seperti nikel. Menurut Dr. Harrison bingkai titanium kokoh dan bisa menjadi pilihan yang baik. Untuk anak yang lebih besar atau bagi siapa saja yang memiliki kerangka kasar.

Frame kacamata berbahan logam monel

Material monel terbuat dari campuran logam. SBerbeda dengan titanium, frame ini mungkin mengandung nikel atau logam lain yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang dengan kulit sensitif. “Kebanyakan frame kacamata monel memiliki lapisan untuk melindungi kulit. Bingkai monel cukup fleksibel dan tahan korosi,” kata Dr. Harrison.

Berilium

Sementara itu, bingkai kacamata dengan bahan berilium sangat ringan, kuat, dan fleksibel serta tahan korosi. Tersedia dalam berbagai warna, bingkai dengan bahan ini menawarkan harga lebih murah ketimbang titanium. Frame kacamata berilium, bisa menjadi pilihan yang baik untuk orang yang menghabiskan banyak waktu di dalam atau di sekitar air asin.

Baja tahan karat

Bingkai kacamata dari baja dinilai tahan karat ringan dan kuat serta tahan korosi. Namun, tidak seringan titanium. Soal harga, bisa lebih murah daripada bingkai logam lainnya.

Flexon

Sama seperti namanya, ini adalah bahan kacamata yang sangat fleksibel. Flexon adalah paduan titanium yang lentur. Jadi, dapat kembali ke bentuk semula, bahkan setelah dipelintir atau ditekuk. Bingkai ini ringan, tahan korosi, dan hipoalergenik. Menurut Dr. Harrison jenis bingkai bahan ini bagus untuk anak-anak yang aktif.

Aluminium

Kacamata dari bahan aluminium terkadang digunakan untuk frame kacamata kelas atas. Ini tahan korosi, fleksibel dan kuat.

Kasoem Vision NEW BALANCE

Temukan Frame Kacamata Bahan Logam di Sini!

Kasoem Vision Care merupakan salah satu tempat yang menyediakan kacamata dengan bahan logam. Frame tersebut tersedia dari brand lokal, seperti Kavica x Sadega, Kavica Stylo hingga brand internasional, seperti Ray-Ban, Levi’s, Montblanc, Aigner.

Tak hanya itu, tersedia juga lensa dari brand Essilor, lensa khusus add-on atau lensa berteknologi tinggi dari brand terpercaya untuk memenuhi kebutuhan penglihatan. Misalnya lensa photochromic. Kasoem Vision Care juga menyediakan lensa kontak bagi yang ingin memilih alternatif alat bantu penglihatan lain.

Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP) oleh Refractionist Optician.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi optik Kasoem Vision Care di kota-kota terdekat. Tapi, jika waktu Anda terbatas bisa mengakses website www.kasoemvisioncare.com atau marketplace di Tokopedia atau Blibli. Tim Kasoem Vision Care akan memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lain, hubungi Kasoem Care dengan melalui layanan chat 08118179910.

The post Memilih Frame Kacamata Bahan Logam, Gimana Caranya? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/frame-kacamata-bahan-logam/feed/ 0 7607
Ini Gejala Sakit Kepala di Belakang Mata dan Cara Mengobatinya https://www.kasoemvisioncare.com/gejala-sakit-kepala-di-belakang-mata/ https://www.kasoemvisioncare.com/gejala-sakit-kepala-di-belakang-mata/#respond Thu, 02 Mar 2023 09:57:44 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7166 Sakit kepala merupakan kondisi paling umum yang menyerang manusia. Hingga 75 persen orang dewasa di seluruh dunia pernah mengalami sakit kepala dalam setahun terakhir. Satu...

The post Ini Gejala Sakit Kepala di Belakang Mata dan Cara Mengobatinya appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Sakit kepala merupakan kondisi paling umum yang menyerang manusia. Hingga 75 persen orang dewasa di seluruh dunia pernah mengalami sakit kepala dalam setahun terakhir. Satu dari 150 jenisnya, adalah sakit kepala di belakang mata. Lalu, apa gejalanya?

Gejala Sakit Kepala di Belakang Mata

Sakit kepala di balik mata dapat disebabkan oleh berbagai hal. Penyebab umumnya antara lain ketegangan, migrain, sakit kepala cluster, mata lelah, dan postur tubuh yang buruk.

Selain itu, sakit di balik mata juga dapat terjadi karena kondisi lain. Misalnya, saat sinus meradang atau tersumbat. Bahkan, meski penyebab dinilai tidak serius, bisa menandakan penyakit lain, seperti neuritis optik dan glaukoma sudut tertutup.

Seperti dilansir dari vision.org, gejala saat merasakan sakit kepala di balik mata, meliputi sebagai berikut.

  1. Mata merah dan berkaca-kaca
  2. Sakit kepala yang kencang, sakit, atau intens
  3. Nyeri leher dan bahu
  4. Wajah kemerahan dan/atau berkeringat
  5. Bengkak di salah satu sisi wajah
  6. Masalah penglihatan
  7. Menyipitkan mata

Baca juga: Jenis-Jenis Kelainan Refraksi, Sudah Tahu?

Potensi Pemicu Sakit Kepala di Belakang Mata

Selain penyebab yang umum, sakit kepala belakang mata muncul karena ada yang memicunya. Hal-hal tersebut antara lain sebagai berikut.

  1. Ketegangan mata
  2. Kelelahan
  3. Cahaya terang
  4. Kurang tidur
  5. Perubahan hormon
  6. Penggunaan alkohol
  7. Kelaparan
  8. Paparan bau yang kuat, terutama bahan kimia seperti parfum atau cologne
  9. Stres emosional
  10. Infeksi
  11. Masalah penglihatan

Seringkali, penyebab sakit kepala memengaruhi apa yang memicunya. Beberapa hal yang dapat memicu migrain, yakni:

  • kurang tidur
  • makanan tertentu, termasuk cokelat, alkohol, dan MSG
  • stres
  • perubahan cuaca
  • bau yang kuat
  • cahaya terang
  • suara keras
  • kelaparan

Sementara itu, beberapa hal yang memicu sakit kepala karena tegang adalah

  • stres
  • kelelahan
  • ketegangan mata
  • postur tubuh yang buruk
  • masalah dengan leher atau rahang
  • cahaya terang
  • suara keras
  • bau yang kuat
  • kelaparan
  • dehidrasi

Sedangkan hal yang memicu sakit kepala cluster, yaitu alkohol, merokok, dan obat-obatan.

Sakit kepala dapat menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan. Bahkan, dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari. Maka dari itu, perlu melakukan pemeriksaan terhadap kondisi tersebut. Sehingga, dokter dapat melakukan diagnosis detail untuk pengobatan.

Diagnosis

Dalam catatan myvision.org, ketika mengeluhkan sakit di belakang mata, dokter akan menyelidiki sifat, frekuensi, intensitas, dan pola sakit kepala. Mereka mungkin merekomendasikan pemeriksaan mata untuk menyingkirkan kemungkinan kondisi medis yang mendasarinya.

Jika mengalami sakit kepala yang tidak biasa, dokter mungkin melakukan tes paling umum untuk otak.

  1. MRI (magnetic resonance imaging): Ini menghasilkan gambar yang jelas dengan menggabungkan gelombang radio, medan magnet, dan data komputer untuk menampilkan gambar otak.
  2. CT (computerized tomography): Ini menggunakan serangkaian sinar-x yang diarahkan oleh data komputer untuk membuat pandangan mendalam tentang otak.

Dengan tes diagnostik ini, dokter mungkin dapat mengesampingkan kondisi serius yang dapat menyebabkan sakit kepala di belakang mata.

Baca Juga : Gejala Anisometropia, dari Sakit Kepala hingga Penglihatan Ganda

Pengobatan

Pengobatan untuk sakit di belakang mata dapat dilakukan dua cara. Pertama dengan resep dokter dan kedua, pengobatan sendiri di rumah.

Obat pereda nyeri

Beberapa sakit kepala dapat dibantu dengan obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas. Obat pereda nyeri, seperti aspirin, acetaminophen (Tylenol), ibuprofen (Advil), atau naproxen (Motrin), tersedia untuk menghilangkan rasa sakit dengan cepat.

Hanya saja, saat sakit kepala yang sering atau parah, periksa ke dokter. Dokter akan memberi beberapa obat dianggap pencegahan yang mungkin membutuhkan waktu beberapa minggu untuk menumpuk di tubuh.

Perawatan di Rumah

Mengobati sakit kepala di belakang mata juga dapat dilakukan dengan cara:

  • istirahat dan tidur sebanyak mungkin
  • latihan relaksasi untuk menghilangkan stres, seperti meditasi
  • minum banyak air
  • peregangan dan lakukan olahraga ringan
  • jauhi komputer atau pekerjaan detail halus sampai sakit kepala berlalu

Tak hanya merawat sakit kepala di balik mata dapat dilakukan dengan mengurangi kafein dan mengubah gaya hidup.

The post Ini Gejala Sakit Kepala di Belakang Mata dan Cara Mengobatinya appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/gejala-sakit-kepala-di-belakang-mata/feed/ 0 7166
Memahami Exotropia, Ketika Mata Memutar ke Luar saat Melihat Objek https://www.kasoemvisioncare.com/exotropia-ketika-mata-memutar-ke-luar/ https://www.kasoemvisioncare.com/exotropia-ketika-mata-memutar-ke-luar/#respond Thu, 09 Feb 2023 08:46:31 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7187 Strabismus atau mata juling adalah kondisi posisi bola mata tidak sejajar. Penyebabnya, ada masalah pada satu dari enam otot yang menggerakan mata, seusai mendapat perintah...

The post Memahami Exotropia, Ketika Mata Memutar ke Luar saat Melihat Objek appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Strabismus atau mata juling adalah kondisi posisi bola mata tidak sejajar. Penyebabnya, ada masalah pada satu dari enam otot yang menggerakan mata, seusai mendapat perintah dari otak. Salah satu dampaknya terjadi exotropia (eksotropia). Apa itu exotropia?

Exotropia

Tiap otot memiliki tugas berbeda. Dari enam otot, dua di antaranya bertugas menggerakkan mata ke kanan dan menggerakkan mata ke kiri. Sedangkan, empat otot lain mengarahkan mata untuk bergerak ke atas, ke bawah, dan ke samping.

Agar mata dapat fokus pada satu gambar, keenam otot tersebut harus bekerja sama membuat kesejajaran okular (posisi mata) yang normal. Ketika salah satu atau enam otot mengalami masalah untuk mengontrol pergerakan mata, terjadilah pergerakan mata tak sesuai.

Sehingga, mata tak sejajar dan dapat berputar arah luar (menuju telinga), yaitu exotropia. Seperti dilansir dari Cleveland Clinic, juling ke luar ini dapat memengaruhi satu mata atau kedua mata sekaligus.

Jika memengaruhi mata (monocular), satu mata akan bergerak normal, sementara mata lainnya beputar ke arah luar. Sedangkan, saat keduanya terpengaruh atau binocular, kedua matanya akan berputar ke arah luar.

Exotropia

Ilustrasi exotropia (Foto: Pinterest/Dreamstime Stock Photos)

Jenis-jenis Exotropia

Kondisi mata juling ke luar ini terbagi menjadi beberapa jenis. Adapun jenis-jenisnya, antara lain sebagai berikut.

Intermiten

Dalam catatan Vision Center, exotropia intermiten merupakan kondisi yang paling umum dari ketidaksejajaran mata. Ini dapat memengaruhi sekitar satu persen dari populasi.

Seseorang dengan keadaan ini digambarkan dengan satu mata mengarah ke luar, sedangkan mata lainnya lurus. Anggota keluarga atau teman dapat mengamati, ketika orang dengan gangguan tersebut sedang lelah atau sedang melamun. Selain itu, exotropia intermiten mungkin lebih terlihat saat orang tersebut melihat objek yang jauh.

Exotropia konstan

Ciri-ciri exotropia konstan adalah satu mata atau kedua mata selalu mengarah keluar dari hidung. Hal tersebut bisa terjadi pada jarak dekat atau jauh.

Exotropia sensorik

Ini merupakan juling keluar karena penglihatan pada satu mata buruk atau hilang. Jika hilangnya penglihatan sebelum umur empat tahun, kondisi dapat berkembang menjadi esotropia. Sementara itu, saat penglihatan memburuk seusai umur empat tahun, ini berkembang menjadi eksotropia.

Exotropia bergantian

Kondisi ini terjadi ketika kedua mata berputar ke arah luar secara bergantian. Kondisinya bisa konstan atau terputus-putus dengan tingkat keparahan berbeda-beda.

Baca Juga : Apa Pengobatan untuk Mata Anophthalmia dan Microphthalmia?

Exotropia berturut-turut (sekunder)

Kondisi ini umumnya terjadi pasca-operasi esotropia. Esotropia adalah mata yang berputar ke dalam.

Selain jenis tersebut, ada juga eksotropia kongenital atau bawaan. Mata juling ke luar ini terjadi sejak lahir atau selama awal masa bayi.

Gejala

Semua usia dapat menderita mata juling yang mengarah ke luar. Namun, ada beberapa gejala yang menunjukan, seseorang memang sedang mengalami kondisi ini, yaitu sebagai berikut.

  1. Kehilangan penglihatan binokular
  2. Penurunan persepsi kedalaman.
  3. Memutar mata ke luar. Ini bisa dimulai sebagai intermiten
  4. Ketegangan mata
  5. Kepekaan terhadap cahaya terang atau sinar matahari yang terang (ini dapat menyebabkan orang menyipitkan mata)
  6. Penglihatan ganda (diplopia)

Untuk memastikan apa itu Anda mengalami exotropia atau bukan lakukan pemeriksaan di rumah sakit atau fasilitas pemeriksaan mata yang terpercaya. Misalnya di Kasoem Vision Care. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan layanan pemeriksaan mata yang lengkap dan detail untuk anak-anak, orang dewasa hingga orang tua lanjut usia (lansia).

Tes penglihatan yang tersedia berupa pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), pemeriksaan buta warna, dan screening low vision serta pemeriksaan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP).  Tak hanya itu, di sana tersedia kacamata untuk mengoreksi penglihatan. 

The post Memahami Exotropia, Ketika Mata Memutar ke Luar saat Melihat Objek appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/exotropia-ketika-mata-memutar-ke-luar/feed/ 0 7187
Anisometropia, ketika Kelainan Refraksi Kedua Mata Berbeda https://www.kasoemvisioncare.com/anisometropia/ https://www.kasoemvisioncare.com/anisometropia/#respond Tue, 31 Jan 2023 06:19:08 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7050 Kelainan refraksi merupakan masalah penglihatan yang terjadi saat bentuk mata menghalangi cahaya untuk fokus langsung ke retina. Akibatnya, seseorang tidak dapat melihat dengan jelas objek...

The post Anisometropia, ketika Kelainan Refraksi Kedua Mata Berbeda appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Kelainan refraksi merupakan masalah penglihatan yang terjadi saat bentuk mata menghalangi cahaya untuk fokus langsung ke retina. Akibatnya, seseorang tidak dapat melihat dengan jelas objek pada jarak tertentu. Jika jenis kelainan refraksi mau pun ukuran dioptri pada masing-masing mata memiliki perbedaan signifikan, kondisi tersebut disebut dengan anisometropia.

Apa itu Anisometropia?

Dalam catatan Cleveland Clinic, anisometropia berarti kondisi ketika penglihatan pada satu mata lebih buruk daripada yang lainnya, karena perbedaan kelainan refraksi atau ukuran dioptri.

Bisa dikatakan, masing-masing mata memiliki kelainan refraksi yang berbeda. Misalnya, satu mata kanan menderita rabun jauh atau myopia. Sedangkan, mata kiri menderita rabun dekat (hyperopia). Bisa juga, kedua mata menderita kelainan refraksi yang sama, namun ukurannya berbeda jauh.

Ketika mata tidak memiliki kekuatan refraksi yang sama, salah satu mata akan relatif buram ketika melihat. Otak kemudian tidak dapat menggunakan mata secara bersamaan. Padahal, otak memerintahkan mata untuk memfokuskan jumlah yang sama di setiap mata.

Jenis Anisometropia

Perbedaan kelainan refraksi pada mata masing-masing individu tidak persis sama satu lama lain. Berdasarkan hal tersebut, terbagi menjadi empat jenis, yaitu sebagai berikut.

Anisometropia sederhana (simple)

Ini terjadi ketika satu mata memiliki penglihatan normal atau emetropia (keadaan refraksi pada mata yang sehat, yang mana setiap individu mencapai fungsi visual yang sempurna), sedangkan yang lainnya rabun jauh (myopia) atau rabun dekat (hyperopia).

Jenis ini terbagi menjadi beberapa macam, seperti:

  • saat penglihatan satu mata normal dan satu mata rabun jauh (atau rabun), maka disebut anisometropia rabun sederhana
  • jika satu mata normal dan satu mata rabun jauh (hypermetropia), artinya menderita anisometropia hypermetropia sederhana. Istilah lain dari kondisi ini disebut hyperopic anisometropia.

Anisometropia majemuk (compound)

Kondisi ini menggambarkan ketika kedua mata memiliki kelainan refraksi yang sama. Hanya saja, kekuatan penglihatan satu mata, lebih buruk dari yang lain. Jenis ini terbagi, yakni:

  • kedua mata menderita rabun jauh. Tetapi, ukuran salah satu matanya lebih besar atau parah, ketimbang mata lain
  • Sedangkan, saat kedua mata mengalami rabun dekat, dan yang lainnya lebih parah, artinya menderita anisometropia hypermetropia majemuk

Anisometropia campuran (mixed)

Kondisi ini terjadi ketika satu mata rabun dekat dan yang lainnya rabun jauh. Istilah untuk ini adalah antimetropia.

Anisometropia astigmatik (simple astigmatic)

Jenis ini adalah saat satu mata memiliki penglihatan normal serta mata lainnya memiliki astigmatisme dan rabun jauh atau rabun dekat. Astigmatisme atau silinder adalah gangguan penglihatan karena kornea atau lensa berbentuk tak teratur atau lebih melengkung dari seharusnya. Bentuk mata yang tidak normal tersebut akhirnya membuat penglihatan kabur.

Astigmatik majemuk

Jenis ini adalah ketika kedua mata memiliki astigmatisme. Tapi, satu mata membutuhkan lebih banyak koreksi daripada yang lain. Pada tipe ini, kedua mata juga mengalami rabun jauh atau rabun dekat.

Astigmatik campuran

Jenis anisometropia ini terjadi saat kedua mata mengalami silinder, tetapi satu mata menderita rabun jauh dan yang lainnya rabun dekat.

Baca Juga : Berdampak pada Kebutaan, Seperti Apa Gejala Ablasi Retina?

Perawatan

Kondisi ini dapat menyerang siapa saja. Memiliki anisometropia dapat menyebabkan amblyopia dan strabismus. Amblyopia juga terkadang disebut mata malas. Strabismus terkadang disebut mata juling.

Anisometropia adalah kondisi yang relatif umum dan diperkirakan mempengaruhi hingga 28 persen orang. Jika tidak mendapat perawatan yang tepat, bukan tak mungkin merasakan gangguan penglihatan lain, yaitu mata malas (ambylopia) atau mata juling (strabismus).

Salah satu tempat untuk merawat mata karena kondisi tersebut adalah Kasoem Vision Care. Dengan pengalamaan lebih dari 80 tahun, im bakal melakukan pemeriksaan mata secara detail yang fokus pada tajam penglihatan oleh Refractionist Optician.

Selain itu, tersedia pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak rigid gas permeable (RGP).

Untuk memastikan perawatan tepat, bisa datang ke offline store atau menghubungi Kasoem Vision Care dengan mengirimkan email ke [email protected]. Bisa juga melalui layanan chat +62858 1111 9495 atau telepon +6221 7822530.

The post Anisometropia, ketika Kelainan Refraksi Kedua Mata Berbeda appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/anisometropia/feed/ 0 7050