cedera mata Archives - Kasoem Vision Care https://www.kasoemvisioncare.com/tag/cedera-mata/ We Care Your Binocular Vision! Wed, 17 Jan 2024 07:29:46 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.2.3 https://www.kasoemvisioncare.com/wp-content/uploads/2016/07/cropped-icon-web-32x32.jpeg cedera mata Archives - Kasoem Vision Care https://www.kasoemvisioncare.com/tag/cedera-mata/ 32 32 222235612 Benjolan di Kelopak Mata, Kalazion atau Bintitan ya? https://www.kasoemvisioncare.com/benjolan-di-kelopak-mata/ https://www.kasoemvisioncare.com/benjolan-di-kelopak-mata/#respond Tue, 02 Jan 2024 08:38:53 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=8376 Mata merupakan satu dari sekian area sensitif pada tubuh manusia. Maka dari itu, rentan mengalami masalah seperti muncul benjolan di kelopak mata. Benjolan pada kelopak...

The post Benjolan di Kelopak Mata, Kalazion atau Bintitan ya? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Mata merupakan satu dari sekian area sensitif pada tubuh manusia. Maka dari itu, rentan mengalami masalah seperti muncul benjolan di kelopak mata. Benjolan pada kelopak mata mungkin berhubungan dengan kalazion atau bintitan. Seperti apa benjolan pada kelopak mata tersebut?

Benjolan di Kelopak Mata

Benjolan di kelopak mata adalah pertumbuhan yang menonjol pada kelopak mata, baik di bagian tengah maupun tepi. Beberapa di antaranya tidak menimbulkan rasa sakit, tapi yang lainnya bisa terasa sakit atau nyeri. Dua benjolan paling umum yang muncul pada kelopak mata adalah kalazion (chalazion) dan bintitan.

Kalazion

Dalam catatan American Academy of Ophthalmology, kalazion adalah benjolan bengkak pada kelopak mata yang mulai dari bintitan jenis hordeolum internal. Ini terjadi ketika kelenjar minyak pada kelopak mata tersumbat. Pada awalnya, penderita tidak menyadari sedang menderita kalazion karena tidak menimbulkan rasa sakit.

Namun seiring pertumbuhannya, kelopak mata mungkin menjadi merah, bengkak, dan terkadang terasa nyeri saat disentuh. Jika kalazion membesar, hal ini dapat menekan mata dan menyebabkan penglihatan kabur. Pada kasus yang jarang terjadi seluruh kelopak mata menjadi bengkak.

Bintitan

Disebut juga hordeolum, ini adalah benjolan kecil berwarna merah dan nyeri yang tumbuh di pangkal bulu mata atau di bawah kelopak mata. Kebanyakan bintit disebabkan oleh infeksi bakteri.

Ada dua jenis bintitan, yaitu:

  • hordeolum eksternal mulai di pangkal bulu mata. Sebagian besar disebabkan oleh infeksi pada folikel rambut. Ini mungkin terlihat seperti jerawat
  • hordeolum internal adalah bintitan di dalam kelopak mata. Sebagian besar disebabkan oleh infeksi pada kelenjar penghasil minyak di kelopak mata

Saat pertama kali mengalami bintit, kelopak mata mungkin berwarna merah dan nyeri saat disentuh. Mata mungkin juga terasa sakit dan gatal

Gejala Benjolan di Kelopak Mata karena Bintitan dan Kalazion

Bintitan

  • benjolan merah yang sangat menyakitkan di sepanjang tepi kelopak pangkal bulu mata. Ini mungkin membuat seluruh kelopak mata membengkak
  • biasanya berupa bercak nanah kecil di tengah benjolan
  • merasa seperti ada sesuatu di matamu
  • mengalami rasa gatal pada mata
  • menjadi sensitif terhadap cahaya
  • kerak di sepanjang tepi kelopak mata
  • mata berair

Kalazion dapat berkembang dan mungkin tidak melihat gejala apa pun. Jika ada gejala, gejalanya bisa meliputi:

  • benjolan terkadang menjadi merah dan bengkak. Kadang-kadang bisa terasa empuk
  • kelopak mata bengkak seluruhnya
  • penglihatan kabur, jika kalazion cukup besar hingga menekan bola mata

Hubungi Layanan Kesehatan jika Benjolan di Kelopak Mata

tidak membaik, meski biasanya dapat membaik dengan sendirinya. Dalam catatan Mount Sinai,hubungi penyedia layanan kesehatan jika mengalami kondisi seperti berikut.

  1. Penglihatan bermasalah
  2. Benjolan memburuk atau tidak membaik dalam satu atau dua minggu setelah perawatan mandiri
  3. Benjolan menjadi sangat besar atau nyeri
  4. Memiliki lepuh di kelopak mata
  5. Mengalami pengerasan kulit atau pengelupasan pada kelopak mata
  6. Seluruh kelopak mata berwarna merah, atau mata sendiri berwarna merah
  7. Sangat sensitif terhadap cahaya atau mengeluarkan air mata berlebihan
  8. Bintitan lainnya muncul kembali segera setelah pengobatan bintitan berhasil.
  9. Benjolan kelopak mata berdarah

Jangan Memencet Bintitan atau Kalazion!

Jika Anda mengalami bintitan atau kalazion lakukan perawatan mandiri di rumah. Jangan pernah memencet atau memecahkan benjolan pada kelopak mata. Karena, dapat menyebarkan infeksi ke kelopak mata. Selain itu, jangan memakai riasan mata atau lensa kontak saat menderita bintitan atau kalazion.

The post Benjolan di Kelopak Mata, Kalazion atau Bintitan ya? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/benjolan-di-kelopak-mata/feed/ 0 8376
Mata Gatal, Apa Penyebab Kondisi tersebut? https://www.kasoemvisioncare.com/mata-gatal/ https://www.kasoemvisioncare.com/mata-gatal/#respond Tue, 12 Dec 2023 04:05:58 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=8388 Mata merupakan salah satu organ sensitif manusia. Sehingga, tak luput terkena berbagai masalah. Misalnya, mata gatal yang dikenal sebagai pruritis okular. Tergolong masalah umum, apa...

The post Mata Gatal, Apa Penyebab Kondisi tersebut? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Mata merupakan salah satu organ sensitif manusia. Sehingga, tak luput terkena berbagai masalah. Misalnya, mata gatal yang dikenal sebagai pruritis okular. Tergolong masalah umum, apa sebenarnya penyebab mata gatal?

Mata Gatal

Mata gatal ditandai dengan kelopak mata gatal, biasanya di pangkal bulu mata dengan mata atau kelopaknya yang mungkin bengkak. Biasanya, mata gatal terjadi karena alergi atau kondisi yang disebut sindrom mata kering. Meski masalah yang cukup umum, kondisi ini tak bisa dibiarkan begitu saja. Karena dapat menjadi masalah besar dan sumber kecemasan bagi penderitanya.

Penyebab Mata Gatal

Alergi

Alergi adalah salah satu penyebab umum mata gatal. Dalam catatan Health Direct, kondisi ini dipicu oleh paparan serbuk sari, bulu binatang, jamur, tungau debu, riasan atau obat tetes mata. Akibat hal tersebut, tubuh bereaksi dengan melepaskan histamin yang menyebabkan pembuluh darah di mata melebar dan mengiritasi ujung saraf serta membuatnya berair.

Alergi ini terbagi menjadi beberapa macam, yaitu sebagai berikut.

  1. Konjungtivitis alergi. Mata yang memerah karena alergi ini lebih sering terjadi pada waktu-waktu tertentu dalam setahun. Tapi, tak menutup kemungkinan bisa terjadi sepanjang tahun. Kondisi ini juga menyebabkan pilek, tenggorokan gatal, dan bersin.
  2. Keratokonjungtivitis atopik. Ini menyebabkan peradangan pada permukaan mata karena alergi terhadap zat tertentu
  3. Keratokonjungtivitis vernal atau vernal keratoconjunctivitis (VKC), menyebabkan peradangan pada selaput permukaan mata yang biasanya memengaruhi anak laki-laki muda
  4. Eksim, suatu bentuk dermatitis, di sekitar mata juga bisa menyebabkan rasa gatal

Sindrom mata kering

Sindrom mata kering ketika tidak memproduksi cukup air mata untuk menjaga permukaan mata tetap lembab dan nyaman

Blepharitis

Peradangan (nyeri, panas, dan bengkak) pada kelopak mata sering menyerang kedua mata. Ini dapat terjadi pada bagian dalam kelopak mata (blefaritis posterior), di luar kelopak mata (blepharitis anterior), dan sudut kelopak mata. Penyebab paling umum dari blepharitis adalah bakteri.

Selain penyebab tersebut, bisa juga karena suatu benda atau bahan kimia di mata, infeksi yang disebabkan oleh lensa kontak serta reaksi terhadap obat-obatan, seperti pil KB, antihistamin, obat penghilang rasa sakit atau antidepresan.

Menangani Mata Gatal

Di Rumah

Ketika mengalaminya, Anda dapat meredakan dengan menempelkan waslap yang bersih, dingin, lembap, atau kompres es pada mata yang tertutup. Anda juga bisa mencoba membilas mata dengan air dingin. Usahakan untuk tidak menguceknya karena akan memperparah rasa gatal dan dapat merusaknya. Jika gatal karena kering, buatlah udara selembab mungkin dengan meletakkan mangkuk berisi air di sekitar ruangan.

Ke Dokter

Penting untuk menemui apoteker atau dokter untuk mengetahui penyebab gatal. Apalagi, jika mengalami:

  • gejala yang tidak membaik
  • mengeluarkan cairan kental
  • saling menempel
  • tidak bisa membuka mata
  • penglihatan berubah atau kabur
  • ada sesuatu di mata
  • melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu
  • menyakitkan melihat cahaya terang
  • ukuran pupilmu berbeda
    bengkak
  • kesakitan

Dokter dapat membantu meredakan kondisi tersebut. Tapi, Anda perlu pencegahan hal-hal yang dapat mengiritasi mata, seperti udara kering, angin, serbuk sari, asap rokok, debu, bahan kimia, bau menyengat, atau menatap layar dalam waktu lama. Berusahalah secara sadar untuk berkedip lebih sering untuk melumasi mata.

The post Mata Gatal, Apa Penyebab Kondisi tersebut? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/mata-gatal/feed/ 0 8388
Mata Merah pada Anak, Ini Penyebabnya https://www.kasoemvisioncare.com/mata-merah-pada-anak/ https://www.kasoemvisioncare.com/mata-merah-pada-anak/#respond Mon, 11 Dec 2023 07:52:41 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=8383 Mata anak-anak berubah dengan cepat seiring pertumbuhannya. Bersamaan dengan hal tersebut, ada banyak kondisi dan penyakit berbeda yang dapat memengaruhi matanya. Salah satunya menyebabkan mata...

The post Mata Merah pada Anak, Ini Penyebabnya appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Mata anak-anak berubah dengan cepat seiring pertumbuhannya. Bersamaan dengan hal tersebut, ada banyak kondisi dan penyakit berbeda yang dapat memengaruhi matanya. Salah satunya menyebabkan mata merah pada anak-anak. Lalu, apa saja masalah yang dapat menimbulkan mata anak menjadi merah?

Mata Merah pada Anak

Mata merah biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Karena, seringkali membaik dengan sendiri tanpa pengobatan. Hanya saja, dalam beberapa kasus, mata merah menjadi tanda dari kondisi yang lebih serius. Sehingga, orang tua perlu memperhatikan seperti apa mata merah pada anak.

Penyebab Mata Merah

Dalam artikel ilmiah dengan judul Red eyes in children: red flags and a case to learn dari The British Journal of General Practice, yang dipublikasikan pada National Library of Medicine, dikutip Rabu, 3 Januari 2023, mata merah pada anak dapat disebabkan oleh beberapa penyebab berbeda.

Penyebab mata merah umum

  1. Konjungtivitis virus
  2. Konjungtivitis bakteri
  3. Abrasi/trauma kornea
  4. Perdarahan subkonjungtiva
  5. Blefaritis (blepharitis)
  6. Selulitis periorbital
  7. Penyakit mata alergi
  8. Ulkus kornea
  9. Uveitis
  10. Episkleritis

Tanda bahaya bagi mata merah pada anak

  1. Pewarnaan kornea
  2. Kabut/opasitas kornea
  3. Refleks merah yang tidak normal
  4. Fotofobia/ nyeri hebat.
  5. Pembengkakan kelopak mata/blefarospasme
  6. Mata juling yang baru timbul terkait
  7. Mengurangi ketajaman visual.
  8. Kegagalan untuk membaik dalam 2 minggu.
  9. Penggunaan lensa kontak (anak yang lebih besar)
  10. Reaksi pupil yang tidak normal.
  11. Kesulitan dalam ujian
  12. Riwayat cedera kecepatan tinggi

Penanganan

Penyebab mata merah yang jinak atau serius dapat diketahui melalui pemeriksaan di layanan kesehatan primer melalui anamnesis yang cermat dan pemeriksaan dengan oftalmoskop langsung.

Pada kasus umum, mata merah paling sering disebabkan oleh konjungtivitis. Dalam ctatan Nemours Kids Health, kondisi tersebut dapat menyebabkan kemerahan, gatal, peradangan atau pembengkakan, dan cairan lengket bening atau putih, kuning atau kehijauan terkumpul di mata.

Pink eye, sebutan lain, karena bagian putih mata dan bagian dalam kelopak mata menjadi merah atau merah muda saat menderitanya. Kebanyakan anak tertular dari bakteri. Sedangkan yang lain, disebabkan virus, seperti virus yang dapat menyebabkan flu.

Mata merah pada anak, kadang-kadang menjadi tanda kondisi mata yang lebih mengkhawatirkan. Maka dari itu, ajak anak untuk melakukan pemeriksaan mata ke dokter untuk menentukan apakah perlu rujukan darurat lebih lanjut ke layanan kesehatan sekunder.

Segera Temui Dokter jika Mata Merah pada Anak

Ketika anak berusia di bawah dua tahun dan memiliki mata merah temui dokter umum. Namun, jika dokter tidak dapat menemukan penyebab mata merah, mereka mungkin akan merujuk Anda ke spesialis mata (dokter mata) untuk menjalani tes. Tak hanya itu, saat bayi bermata merah dan usianya kurang dari 28 hari segera buat janji temu.

Adapun kondisi mendesak ke pelayanan kesehatan adalah sebagai berikut.

  1. Mengalami perubahan pada penglihatan seperti garis bergelombang, berkedip atau kehilangan penglihatan
  2. Menyakitkan melihat cahaya
  3. Mengalami sakit kepala parah dan merasa mual
  4. Mata berwarna merah sangat gelap
  5. Melukai atau menusuk mata
  6. Satu pupil lebih besar dari yang lain
  7. Ada sesuatu yang tersangkut di mata seperti pecahan kaca atau pasir

Bukan masalah serius

Jika mata tidak sakit dan penglihatan tidak terganggu, mungkin tidak ada masalah serius. Bisa saja, membaik dengan sendirinya dalam beberapa hari. Sampai keadaan menjadi lebih baik, NHS.uk menyarankan untuk tidak menyentuh atau menggosok mata atau
jangan memakai lensa kontak.

The post Mata Merah pada Anak, Ini Penyebabnya appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/mata-merah-pada-anak/feed/ 0 8383
Masalah Kelopak Mata, Apa Saja sih? https://www.kasoemvisioncare.com/masalah-kelopak-mata/ https://www.kasoemvisioncare.com/masalah-kelopak-mata/#respond Thu, 07 Dec 2023 04:30:33 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=8379 Kelopak mata (palpebra) merupakan dua buah lipatan atas dan bawah kulit yang terletak di depan bulbus okuli. Ia bertugas melindungi dan menghalangi benda asing serta...

The post Masalah Kelopak Mata, Apa Saja sih? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Kelopak mata (palpebra) merupakan dua buah lipatan atas dan bawah kulit yang terletak di depan bulbus okuli. Ia bertugas melindungi dan menghalangi benda asing serta cahaya terang pada mata. Namun, sama seperti bagian lain, itu dapat mengalami masalah. Apa saja masalah kelopak mata?

Masalah Kelopak Mata

Kebanyakan masalah kelopak mata tidak berbahaya dan menimbulkan kondisi serius. Dalam catatan NHS.uk, masalah kelopak mata biasanya ditandai dengan muncul benjolan di kelopak mata. Bisa juga kelopak mata membengkak, lengket, gatal atau nyeri.

Gejala

  1. Benjolan yang hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari atau minggu
  2. Kelopak mata agak gatal, bersisik atau lengket yang hilang dengan sendirinya
  3. Bengkak akibat gigitan serangga, cedera, atau operasi di dekatnya yang hilang setelah sekitar satu minggu
  4. Berkedut atau berkedip dari waktu ke waktu, sering kali saat lelah
  5. Kelopak mata yang terkulai (atau menjadi lebih “bertudung”) seiring bertambahnya usia

Jenis Masalah Kelopak Mata

Berkedut hingga muncul benjolan yang terasa nyeri merupakan beberapa tanda terdapat masalah pada kelopak mata. Adapun jenis masalah kelopak mata antara lain sebagai berikut.

Kalazion

Kalazion merupakan salah satu jenis masalah pada kelopak mata. Dalam catatan American Academy of Ophthalmology, kalazion terjadi ketika kelenjar minyak pada kelopak mata tersumbat. Pada awalnya, penderita tidak menyadari sedang menderita kalazion karena tidak menimbulkan rasa sakit.

Namun seiring pertumbuhannya, kelopak mata mungkin menjadi merah, bengkak, dan terkadang terasa nyeri saat disentuh. Jika kalazion membesar, hal ini dapat menekan mata dan menyebabkan penglihatan kabur. Pada kasus yang jarang terjadi seluruh kelopak mata menjadi bengkak.

Bintitan

Disebut juga hordeolum, ini adalah benjolan kecil berwarna merah dan nyeri yang tumbuh di pangkal bulu mata atau di bawah kelopak mata. Kebanyakan bintit disebabkan oleh infeksi bakteri. Ada dua jenis bintitan, yaitu:

  • hordeolum eksternal mulai di pangkal bulu mata. Sebagian besar disebabkan oleh infeksi pada folikel rambut. Ini mungkin terlihat seperti jerawat
  • hordeolum internal adalah bintitan di dalam kelopak mata. Sebagian besar disebabkan oleh infeksi pada kelenjar penghasil minyak di kelopak mata

Alergi, blepharitis atau konjungtivitis

Kelopak mata gatal, bersisik, lengket atau bengkak karena alergi, blepharitis atau konjungtivitis. Blefaritis menyebabkan kelopak mata bengkak dan gatal. Biasanya penyakit ini tidak serius dan sering kali dapat diobati dengan mencuci kelopak mata setiap hari.

Sementara, alergi adalah reaksi tubuh terhadap sesuatu yang biasanya tidak berbahaya seperti serbuk sari, debu, atau bulu binatang. Sedangkan, konjungtivitis yang dikenal mata merah atau merah muda menyebabkan mata merah, terbakar atau terasa berpasir
menghasilkan nanah yang menempel pada bulu mata, gatal, serta berair.

Xanthelasma atau xanthelasma palpebrarum (XP)

Pertumbuhan kuning tidak berbahaya yang muncul di atau di sudut kelopak mata di sebelah hidung. Ini terbentuk dari deposit kolesterol menumpuk di bawah kulit. Cleveland Clinic mencatat mengidap xanthelasma bisa jadi merupakan tanda kondisi lain, seperti:

  • kencing manis
  • hiperlipidemia (kolesterol tinggi)
  • masalah tiroid

Ecotropion

Ecotropion adalah kondisi ketika kelopak mata bagian bawah terkulai dari mata dan mengarah ke luar. Kelopak mata yang terkulai dapat mengganggu drainase air mata, sehingga dapat membuat mata:

  • sakit, merah dan iritasi
  • air secara berlebihan
  • terasa sangat kering dan berpasir
  • lebih rentan terhadap infeksi bakteri, seperti konjungtivitis

Jika ektropion parah dan tidak diobati, ada kemungkinan terjadinya ulkus kornea (luka pada permukaan mata) yang dapat memengaruhi penglihatan. Tapi, ini jarang terjadi.

Selulitis

Ini merupakan infeksi yang membuat kulit nyeri, panas, dan bengkak. Area tersebut biasanya terlihat merah, tetapi hal ini mungkin kurang terlihat pada kulit berwarna coklat atau hitam. Kulit mungkin juga melepuh, dan kelenjar mungkin bengkak serta nyeri. Jika menyerang mata, bagian putih mata mungkin menjadi merah, tetapi hal ini tidak selalu terjadi.

Apa yang dilakukan untuk mengatasi masalah kelopak mata?

Kelopak mata yang bermasalah dapat diatasi dengan bertanya kepada apoteker. Misalnya, apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi sendiri masalah kelopak mata yang umum, seperti bintitan atau konjungtivitis. Lalu, larutan pembersih untuk kelopak mata lengket. Tapi, bisa juga menemui dokter jika khawatir tentang masalah kelopak mata yang tidak membaik atau berlangsung lama. Misalnya, memiliki benjolan atau bercak kuning di sekitar mata.

The post Masalah Kelopak Mata, Apa Saja sih? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/masalah-kelopak-mata/feed/ 0 8379
Lindungi Mata dari Cedera saat Kerja dengan Kacamata Safety https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-safety/ https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-safety/#respond Mon, 20 Feb 2023 11:01:37 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=7231 American Academy of Ophthalmology menemukan fakta bahwa lebih dari 78 persen orang tidak memakai kacamata pada saat mengalami cedera mata. Entah di tempat kerja atau...

The post Lindungi Mata dari Cedera saat Kerja dengan Kacamata Safety appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
American Academy of Ophthalmology menemukan fakta bahwa lebih dari 78 persen orang tidak memakai kacamata pada saat mengalami cedera mata. Entah di tempat kerja atau melakukan aktivitas lain, penting bagi seseorang memakai pelindung. Misalnya, memakai kacamata safety.

Kacamata Safety

Kacamata safety merupakan bagian dari kacamata pelindung. Terlihat seperti kacamata biasa, sebenarnya memiliki fungsi lebih tahan lama dan tahan terhadap benturan. Karena, kacamata safety memang dirancang dengan lensa tahan bentur dengan frame atau bingkai yang sepenuhnya tertutup.

Lensa khusus tersebut berguna melindungi mata dari partikel yang beterbangan dan cipratan air. Sedangkan bingkai, menjaga agar benda tidak mengenai mata dari samping atau bawah.

Kacamata safety cenderung paling cocok untuk aktivitas yang membutuhkan banyak gerakan. Sebab, ukuran dibuat sangat pas di kepala dan seseorang dapat menggunakannya dengan bentuk alat pelindung diri (APD) lainnya.

Selain lensa dan frame yang dirancang tahan bentur, beberapa model kacamata safety pun menawarkan perlindungan terhadap sinar UV yang berbahaya.

Kacamata Safety Resep

Sama dengan kacamata lain, kacamata safety dapat menyematkan lensa khusus. Misalnya, jika ingin menggunakan kacamata, tapi menderita kelainan refraksi. Untuk kacamata safety resep, harus mengunjungi dokter mata atau toko optik dan mendapatkan resep kacamata yang valid.

Baca juga: Harga Lensa Kacamata Minus, Apa yang Mempengaruhinya?

Adapun lensa untuk gangguan refraksi, antara lain sebagai berikut.

Single Vision Lens

Lensa penglihatan tunggal atau single vision lens adalah jenis lensa kacamata paling umum. Mereka memiliki bidang penglihatan terbesar dan hanya dapat mengoreksi penglihatan pada satu jarak tertentu, yaitu jauh atau dekat.

Bifokal

Lensa bifokal bersifat multifokal, artinya memiliki dua kekuatan berbeda di dalamnya. Bagian lensa yang berbeda ini mengoreksi penglihatan jarak jauh dan penglihatan dekat. Lensa bifokal diresepkan untuk orang dengan banyak masalah penglihatan.

Trifokal

Lensa trifokal mirip dengan bifokal. Tetapi, jenis ini memiliki kekuatan tambahan untuk mengoreksi penglihatan menengah. Misalnya, bagian tengah dapat digunakan untuk melihat layar komputer.

Progresif

Lensa progresif adalah jenis lain dari lensa multifokal. Jenis ini bekerja untuk siapa saja yang membutuhkan bifokal atau trifokal. Lensa progresif memberikan koreksi yang sama untuk penglihatan jarak dekat, menengah, dan jauh.

Kacamata Safety Non-Resep

Sementara itu, untuk kacamata non-resep, pertimbangkan kacamata dengan peringkat dampak tinggi dan temukan tanda “Z87-2” di bagian dalam bagian depan dan pelipis.

Pertimbangkan Sebelum Pesan

Berbagai fitur perlu dipertimbangkan saat menggunakan kacamata. Adapun yang fitur yang harus dicari dari salah satu jenis kacamata pelindung adalah sebagai berikut.

  1. Resistensi bahaya. Pastikan kacamata yang dapat melindungi mata dari bahaya spesifik di tempat kerja.
  2. Kenyamanan. Kacamata pelindung harus nyaman setiap saat saat dibutuhkan.
  3. Lapisan lensa tambahan. Pilihan seperti anti gores dan pelapis lensa ganda dapat membantu melindungi kacamata dan membuatnya tampak baru lebih lama. Lapisan anti-kabut juga tersedia.
  4. Bingkai yang dapat disesuaikan. Bingkai yang dapat disesuaikan akan membantu menemukan yang pas dan menutup di sekitar mata.
  5. Bahan kacamata. Itu harus terbuat dari bahan polikarbonat. Ini lebih ringan dan lebih tahan benturan daripada plastik standar.
  6. Untuk kacamata pengaman, cari fitur termasuk fogging minimum, aliran udara tinggi, dan perlindungan partikel dan percikan. Kacamata dengan ventilasi langsung cocok saat perlu mencegah pengabutan. Untuk pelindung wajah, pertimbangkan fitur seperti lapisan logam dan warna untuk perlindungan percikan dan panas.

Baca Juga : Punya Bentuk Wajah Diamond, Harus Pakai Kacamata Model Apa Ya?

Pesan di Mana?

Untuk kacamata non-resep, Anda dapat memesan melalui website resmi masing-masing produsen. Modelnya, tersedia dalam full-frame, half-frame, frameless, dan over-the-glass. Ingin mengetahui informasi lebih lanjut? Silakan kunjungi vision care terdekat di kota Anda, salah satunya Kasoem Vision Care.

Sebagai vision care yang berpengalaman lebih dari 80 tahun, berbagai frame hingga lensa resep tersedia online melalui website www.kasoemvisioncare.com atau official store Kasoem Vision Care di marketplace maupun offline.

Selain itu, Anda dapat konsultasi terlebih dahulu dengan tim optik kacamata Kasoem Vision Care mengenai kebutuhan pemeriksaan mata. Karena, tersedia layanan pemeriksaan detail untuk anak-anak, orang dewasa hingga orang tua lanjut usia (lansia).

Tes berupa pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), pemeriksaan buta warna, dan screening low vision serta pemeriksaan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP).

The post Lindungi Mata dari Cedera saat Kerja dengan Kacamata Safety appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-safety/feed/ 0 7231
Hindari Cedera Mata, Mulai Sekarang Pakai Kacamata Pelindung! https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-pelindung/ https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-pelindung/#respond Wed, 11 Jan 2023 06:45:12 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=6979 Kacamata berfungsi sebagai alat bantu untuk mengoreksi penglihatan. Namun, ternyata dapat digunakan juga untuk melindungi mata dari benturan, kotoran, atau kerusakan yang menyebabkan cedera mata....

The post Hindari Cedera Mata, Mulai Sekarang Pakai Kacamata Pelindung! appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Kacamata berfungsi sebagai alat bantu untuk mengoreksi penglihatan. Namun, ternyata dapat digunakan juga untuk melindungi mata dari benturan, kotoran, atau kerusakan yang menyebabkan cedera mata. Salah satu jenisnya, yaitu kacamata pelindung.

Kacamata Pelindung

Kacamata biasa dinilai tidak dapat melindungi mata dari berbagai penyebab. Dalam beberapa kasus, kacamata biasa bisa pecah jika rusak. Bahkan, malah menyebabkan lebih banyak cedera mata.

Sementara itu, kacamata pelindung memang dirancang untuk melindungi mata selama aktivitas tertentu, seperti berolahraga, melakukan pekerjaan konstruksi, atau perbaikan rumah. Bahan dari jenis ini, harus terbuat dari bahan polikarbonat, yang tahan pecah dan dapat memberikan perlindungan UV (sinar ultraviolet).

Dalam catatan myvision.org, secara umum kacamata pelindung terbagi menjadi tiga, yaitu:

  1. safety glasses atau kacamata safety (kacamata pengaman)
  2. goggles
  3. pelindung wajah (face shield)

Memilih Kacamata Pelindung

Sebelum memutuskan memakai kacamata pelingung, ingat tujuan memakainya untuk apa dan dilakukan saat apa. Tapi, yang penting harus memenuhi syarat seperti:

  • sesuaikan dengan jenis pekerjaan
  • lindungi mata
  • nyaman saat memakainya

Bahan kacamata

Sementara itu, syarat lain adalah terbuat dari bahan polikarbonat. Bahan polikarbonat beratnya sekitar setengah berat kaca, yang membuat kacamata lebih nyaman. Lensa polikarbonat juga lebih tahan benturan daripada lensa kaca.

Lensa resep atau tidak

Hal lain yang perlu pertimbangan adalah memakai lensa resep atau lensa biasa. Jika tidak memerlukan lensa resep, kacamata pelindung tersedia di toko perangkat keras, pengecer perlengkapan konstruksi, dan toko perlengkapan olahraga. Pilih model dengan peringkat dampak tinggi. Cari tanda “Z87+” pada bingkai.

Sedangkan kacamata dengan resep, perlu pemeriksaan mata terlebih dahulu dengan mengunjungi dokter mata atau toko optik. Di luar itu, pedomannya sama dengan untuk kacamata non-resep: pertimbangkan kacamata dengan peringkat dampak tinggi dan temukan sepasang bertanda “Z87-2” di bagian dalam bagian depan dan pelipis.

Baca Juga : Hati-hati Mata Tergores saat Masak atau Main dengan Binatang Kesayanganmu!

Fitur dalam Kacamata Pelindung

Berbagai fitur perlu dipertimbangkan saat menggunakan kacamata ini. Adapun yang fitur yang harus dicari dalam kacamata pelindung adalah sebagai berikut.

  1. Resistensi bahaya. Pastikan kacamata yang dapat melindungi mata dari bahaya spesifik di tempat kerja.
  2. Kenyamanan. Kacamata pelindung harus nyaman setiap saat saat dibutuhkan.
  3. Lapisan lensa tambahan. Pilihan seperti anti gores dan pelapis lensa ganda dapat membantu melindungi kacamata dan membuatnya tampak baru lebih lama. Lapisan anti-kabut juga tersedia.
  4. Bingkai yang dapat disesuaikan. Bingkai yang dapat disesuaikan akan membantu menemukan yang pas dan menutup di sekitar mata.
  5. Bahan kacamata. Itu harus terbuat dari bahan polikarbonat. Ini lebih ringan dan lebih tahan benturan daripada plastik standar.
  6. Untuk kacamata pengaman, cari fitur termasuk fogging minimum, aliran udara tinggi, dan perlindungan partikel dan percikan. Kacamata dengan ventilasi langsung cocok saat perlu mencegah pengabutan. Untuk pelindung wajah, pertimbangkan fitur seperti lapisan logam dan warna untuk perlindungan percikan dan panas.

Jika ingin mencari kacamata dengan lensa resep, bisa ditemukan di Kasoem Vision Care. Sebagai vision care yang berpengalaman lebih dari 80 tahun, berbagai frame hingga lensa resep tersedia online melalui website www.kasoemvisioncare.com atau official store Kasoem Vision Care di marketplace maupun offline.

Selain itu, Anda dapat konsultasi terlebih dahulu dengan tim Kasoem Vision Care mengenai kebutuhan pemeriksaan mata. Karena, tersedia layanan pemeriksaan detail untuk anak-anak, orang dewasa hingga orang tua lanjut usia (lansia).

Tes berupa pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), pemeriksaan buta warna, dan screening low vision serta pemeriksaan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP).

The post Hindari Cedera Mata, Mulai Sekarang Pakai Kacamata Pelindung! appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/kacamata-pelindung/feed/ 0 6979
Hati-hati Mata Tergores saat Masak atau Main dengan Binatang Kesayanganmu! https://www.kasoemvisioncare.com/mata-tergores/ https://www.kasoemvisioncare.com/mata-tergores/#respond Thu, 24 Nov 2022 14:14:13 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=6973 Disadari atau tidak, ada berbagai hal yang dapat menyebabkan cedera mata. Termasuk, aktivitas memasak di rumah atau bahkan, sekadar bermain dengan binatang peliharaan. Salah satu...

The post Hati-hati Mata Tergores saat Masak atau Main dengan Binatang Kesayanganmu! appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Disadari atau tidak, ada berbagai hal yang dapat menyebabkan cedera mata. Termasuk, aktivitas memasak di rumah atau bahkan, sekadar bermain dengan binatang peliharaan. Salah satu risiko dari kegiatan tersebut adalah mata tergores. Seperti apa rasanya?

Dalam catatan American Ophthamology, ketika mata tergores seseorang akan merasakan gelaja umum, meliputi:

  • sakit mata
  • perasaan bahwa ada sesuatu yang menempel di mata
  • berlinang air mata

Selain itu, saat tak sengaja menggaruk bagian putih mata, mungkin melihat bercak darah, garis tergores, atau area kemerahan pada konjungtiva atau sklera. Jika itu terjadi, kubah bulat bening di bagian depan mata, yang menutupi iris dan pupil mungkin mengalami gejala yang lebih parah, yaitu:

  • penglihatan kabur
  • kepekaan terhadap cahaya
  • sakit kepala

Tanda-tanda tersebut adalah abrasi kornea. Kondisi tersebut dapat memengaruhi penglihatan secara permanen. Maka dari itu, saat merasa sangat kesakitan, kesulitan melihat atau mengkhawatirkan mata segera temui dokter mata.

Bisakah mata tergores sembuh dengan sendirinya?

Sebagian besar lecet kornea dan goresan mata ringan dan akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari. Namun, tetap saja harus menemui dokter untuk pemeriksaan mata.

Karena, tidak ada satu pun pengobatan yang dapat dibeli dengan bebas di luar, seperti obat tetes mata. Dokter mata mungkin mengobati goresan mata dengan obat tetes mata atau salep antibiotik. Tak hanya itu, retes mata steroid dapat diresepkan untuk mengurangi peradangan dan mengurangi kemungkinan jaringan parut serta obat tetes mata pelumas untuk membuat lebih nyaman.

Lantas, bagaimana merawat mata tergores?

Lakukan ini untuk mengurangi dampak dari mata tergores

  1. Bilas mata dengan larutan garam atau air bersih. Jika tidak memiliki eyecup, gunakan kaca kecil yang bersih. Tempatkan tepi kaca pada tulang di dasar rongga mata, di bawah kelopak mata bawah. Air atau larutan garam dapat membilas benda asing dari mata.
  2. Berkedip dapat membantu menghilangkan sedikit debu atau pasir di mata.
  3. Tarik kelopak mata atas ke atas kelopak mata bawah. Bulu mata dari kelopak mata bawah mungkin bisa menyapu benda asing yang tersangkut di bawah kelopak mata atas.
  4. Jika mata sensitif terhadap cahaya karena goresan, kacamata hitam akan membuat lebih nyaman selama penyembuhan.

Baca Juga : Tipe-tipe Glaukoma dan Risiko Kebutaan Mata

Jangan dilakukan pada mata

  1. Menggosok, mengucek mata dapat memperparah goresan.
  2. Jangan menyentuh mata dengan apa pun. Jari, penyeka kapas, dan benda lain tidak akan membantu menghilangkan benda asing dan bisa lebih melukai mata. Benda yang menyebabkan goresan mungkin sudah hilang, meski masih merasa ada sesuatu yang mengganjal di mata.
  3. Jangan memakai lensa kontak dulu. Mengenakan lensa kontak akan memperlambat proses penyembuhan dan dapat menyebabkan komplikasi, seperti infeksi terkait lensa kontak.
  4. Jangan gunakan obat tetes mata pereda kemerahan. Obat tetes mata pereda kemerahan yang dijual bebas bisa menyakitkan, jika mengalami goresan mata dan tidak akan membantu sembuh lebih cepat.

Mata yang tergores bisa sembuh lebih cepat daripada luka di kulit. Tetapi, setiap goresan berbeda dan tidak ada cara untuk memprediksi dengan tepat berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyembuhkan goresan mata. Dokter mata dapat memberi tahu apa yang diharapkan setelah mereka memeriksa mata.

Maka dari itu, hindari hal-hal yang dapat membuat mata terluka. Hal tersebut, misalnya sinar matahari, yang dapat berdampak merusak mata seperti halnya benda, bahan kimia, dan debu. Selalu kenakan kacamata hitam atau kacamata pelindung UV yang sesuai untuk olahraga, seperti kacamata ski, saat berada di luar ruangan serta hindari keramaian, seperti huru-hara.

The post Hati-hati Mata Tergores saat Masak atau Main dengan Binatang Kesayanganmu! appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/mata-tergores/feed/ 0 6973