penglihatan tepi Archives - Kasoem Vision Care https://www.kasoemvisioncare.com/tag/penglihatan-tepi/ We Care Your Binocular Vision! Fri, 22 Dec 2023 03:07:51 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.2.3 https://www.kasoemvisioncare.com/wp-content/uploads/2016/07/cropped-icon-web-32x32.jpeg penglihatan tepi Archives - Kasoem Vision Care https://www.kasoemvisioncare.com/tag/penglihatan-tepi/ 32 32 222235612 Neuritis Optik, Peradangan pada Saraf Optik https://www.kasoemvisioncare.com/neuritis-optik/ https://www.kasoemvisioncare.com/neuritis-optik/#respond Wed, 29 Nov 2023 03:44:00 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=8366 Mata dan penglihatan yang normal dipengaruhi berbagai kondisi. Salah satu yang berdampak pada kondisi tersebut adalah peradangan pada saraf optik yang disebut neuritis optik (optic...

The post Neuritis Optik, Peradangan pada Saraf Optik appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Mata dan penglihatan yang normal dipengaruhi berbagai kondisi. Salah satu yang berdampak pada kondisi tersebut adalah peradangan pada saraf optik yang disebut neuritis optik (optic neuritis). Seperti apa neuritis optik?

Neuritis Optik

Saraf optik adalah kumpulan serabut saraf yang bertugas membawa sinyal cahaya dari bagian belakang mata (retina) ke otak. Sehingga, manusia dapat melihat gambar di sekitarnya.

Dalam catatan John Hopkins Medicine, optic neuritis terjadi ketika saraf optik teriritasi dan meradang serta bisa mulai membengkak. Pembengkakan membuat saraf tersebut tidak membawa pesan ke otak. Sehingga, tidak dapat melihat dengan jelas.

Gejala Neuritis Optik

Tidak semua orang yang menderita neuritis optik mempunyai masalah dengan penglihatan. Karena, saraf optik mungkin saja meradang tanpa memengaruhi penglihatan. Tapi, ada tanda-tanda yang umum ketika seseorang mengalami neuritis optik, yaitu:

  • penglihatan berkurang yang biasanya merupakan gejala utama
  • kesulitan membedakan warna atau menyadari bahwa warna tidak secerah biasanya atau warna tampak kusam dan pudar
  • penglihatan tampak kabur terutama jika terjadi setelah suhu tubuh meningkat. Misalnya, setelah mandi air panas atau selesai berolahraga
  • ketidakmampuan melihat dengan satu mata
  • reaksi pupil yang tidak normal saat terkena cahaya terang
  • sakit pada mata, terutama saat digerakkan dan nyeri di bagian belakang rongga mata
  • penglihatan redup, seperti ada yang mematikan lampu

Gejala neuritis optik dapat sangat bervariasi tergantung tingkat keparahannya. Selain itu, bisa menyerang satu atau kedua mata. Gejala mungkin muncul secara tiba-tiba atau berkembang secara bertahap selama beberapa hari.

Penyebab

Dalam catatan American Academy of Ophtalmology, fokter belum mengetahui secara pasti apa penyebab optic neuritis. Kondisi ini kemungkinan disebabkan oleh sistem imun tubuh yang secara tidak sengaja menyerang jaringan saraf optik. Infeksi virus dapat memicu sistem kekebalan tubuh untuk menyerang saraf optik seolah-olah itu adalah benda asing.

Penyakit ini lebih mungkin terjadi pada orang yang pernah menderita penyakit akibat virus seperti gondok, campak, flu atau multiple sclerosis (MS). Sekitar 50 persen penderita MS akan menderita neuritis optik. Ini sering kali merupakan tanda pertama MS serta dapat terjadi kemudian atau ketika menderita penyakit tersebut.

Beberapa kasus lain terjadi karena lupus serta neuromyelitis optica, penyebab peradangan pada saraf optik dan sumsum tulang belakang. Orang yang tinggal di dataran tinggi dan Kaukasia juga memiliki risiko terkena penyakit ini.

Diagnosis Neuritis Optik

Beberapa orang yang menderita optic neuritis tidak mengalami gejala apapun ketika sarafnya meradang. Maka dari itu, penting untuk melakukan pemeriksaan teratur dan menyeluruh pada mata dan penglihatan.

Apa saja pemeriksaan untuk neuritis optik?

Dokter mata akan memeriksa mata dengan cara seperti berikut.

  1. Melakukan pemeriksaan apakah saraf optik bengkak dengan melihat ke dalam mata menggunakan alat yang disebut oftalmoskop.
  2. Menguji penglihatan samping (perifer)
  3. Tes untuk memeriksa seberapa baik melihat warna
  4. Pemerikaan untuk melihat bagaimana pupil merespons cahaya

Tak hanya itu, dokter mata mungkin meminta untuk tes tertentu untuk menunjukkan gambaran rinci dari sistem visual . Pemeriksaan tersebut dapat mencakup CT scan, MRI scan atau rekaman gelombang otak visual, yang menunjukkan bagaimana otak memproses informasi visual.

Periksa Penglihatan di Kasoem Vision Care

Menguji kesehatan mata bisa dilakukan di dokter spesialis mata. Tapi, jika ingin melakukan tes penglihatan Anda bisa mengunjungi Kasoem Vision Care. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan tes lengkap untuk penglihatan.

Refractionist Optician akan menjalankan pemeriksaan detail yang fokus pada tajam penglihatan, pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP).

Kasoem Vision Care juga menyediakan berbagai kacamata dan lensa dari brand terpercaya serta lensa kontak untuk memenuhi kebutuhan penglihatan. Silakan menghubungi kami melalui VIDY (Vision Buddy), virtual assistant layanan pelanggan 24 jam untuk reservasi atau konsultasi. Anda juga dapat mengunjungi Kasoem Vision Care di cabang terdekat kota Anda!

The post Neuritis Optik, Peradangan pada Saraf Optik appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/neuritis-optik/feed/ 0 8366
Penglihatan Monokular seperti Apa? https://www.kasoemvisioncare.com/penglihatan-monokular/ https://www.kasoemvisioncare.com/penglihatan-monokular/#respond Wed, 08 Nov 2023 11:20:10 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=8370 Mata adalah organ utama penglihatan yang diciptakan sepasang. Artinya ketika kedua mata digunakan bersama (penglihatan monokular) dapat memberikan fungsi penglihatan yang optimal. Tapi, apa jadinya...

The post Penglihatan Monokular seperti Apa? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Mata adalah organ utama penglihatan yang diciptakan sepasang. Artinya ketika kedua mata digunakan bersama (penglihatan monokular) dapat memberikan fungsi penglihatan yang optimal. Tapi, apa jadinya ketika hanya menggunakan satu mata saja? Seperti apa penglihatan hanya dengan satu mata atau penglihatan monokular?

Penglihatan Monokular

Penglihatan melibatkan kerja kedua mata dan otak. Caranya:

  • setiap mata menerima sinar cahaya yang masuk melewati bagian depan mata (kornea) ke lensa
  • kornea dan lensa membantu memfokuskan sinar cahaya ke bagian belakang mata (retina)
  • sel-sel di retina menyerap dan mengubah cahaya menjadi impuls (gambar) yang ditransfer ke sepanjang saraf optik dan otak
  • otak menggambungkan kedua gambar menjadi satu gambar jelas yang dilihat

Dalam catatan Manitoba Association of Optometrists, meskipun masing-masing mata memproses apa yang dilihatnya secara mandiri, kedua mata harus bekerja sama agar dapat melihat dengan baik. Itu disebut dengan penglihatan binokular.

Sementara itu ketika seseorang menggunakan satu mata untuk melihat disebut penglihatan monokular (monocular vision). Karena hanya mengandalkan satu mata, maka berdampak pada berkurangnya persepsi tiga dimensi, bidang penglihatan perifer, dan ketajaman visual.

Apa penyebab penglihatan monokular?

Berbagai hal termasuk penyakit mata menjadi penyebab penglihatan monokular. Namun, paling sering terjadi karena trauma cedera atau kecelakaan pada mata
melibatkan kehilangan penglihatan yang parah atau total.

Bagaimana pengaruh penglihatan monokular?

Seperti dilansir dari bristol.gov.uk, kondisi ini akan memengaruhi kerja yang biasanya dilakukan dua mata, antara lain sebagai berikut.

Persepsi tiga dimensi

Dengan penglihatan pada kedua mata, manusia dapat melihat tinggi, lebar, dan kedalaman dari benda-benda di sekitar. Ketika membandingkan dimensi tersebut dengan dimensi benda lain, dapat mengenali jarak dan ukuran benda

Bidang penglihatan perifer (peripheral visual field)

Sekitar seperlima bidang penglihatan perifer mungkin hilang ketika hanya satu mata yang bekerja. Padahal, bidang penglihatan perifer (penglihatan tepi) adalah segala sesuatu yang dapat dilihat tanpa menggerakkan kepala. Karena bidang penglihatan secara keseluruhan menyempit, kondisi tersebut dapat mengganggu orientasi keseluruhan.

Ketajaman visual

Ketajaman penglihatan mengukur seberapa jernih dan tajam penglihatan pada jarak tertentu. Pada penglihatan normal, hasil 20/20 artinya ketajaman penglihatan normal atau bisa membaca baris yang dapat dibaca oleh orang dengan penglihatan normal pada jarak 20 kaki.

Dampak Penglihatan Monokular

Dalam catatan See Abilility, dampak dari penglihatan monokular dapat menyulitkan seseorang dalam hal seperti berikut.

  1. Keseimbangan
  2. Menemukan jalan mereka yang dapat menyebabkan perasaan disorientasi
  3. Menilai secara visual yang mana segala sesuatunya berhubungan satu sama lain (spasial kesadaran) dan melihat gambar tiga dimensi, sehingga segala sesuatunya tampak datar
  4. Menabrak benda dan orang
  5. Naik turun tangga, tangga, eskalator, tepi jalan, tanah tidak rata dan perubahan tingkat lantai
  6. Menggerakkan kursi roda atau alat bantu jalan
  7. Koordinasi mata-tangan dan mengambil sesuatu
  8. Melaksanakan tugas sehari-hari, seperti menuangkan air dari kendi ke dalam cangkir
  9. Tugas-tugas yang menuntut penglihatan dekat yang baik seperti membaca atau menemukan benda-benda kecil
  10. Ikut serta dalam olahraga atau aktivitas lain apa pun yang melibatkan penilaian kecepatan, kedalaman, dan arah, termasuk lalu lintas
  11. Mentransfer keterampilan yang telah mereka pelajari dari satu lingkungan ke lingkungan lain

Ketika menggunakan penglihatan dengan satu mata, biasanya akan mengalami beberapa gejala tidak nyaman saat. Karena, sistem penglihatan menyesuaikan diri dengan cara pandang baru ini.

Namun, seiring berjalannya waktu mata sehat akan ‘mengambil alih’ dan tugas-tugas yang sebelumnya dilakukan dua mata. Jadi, kesulitan dengan persepsi kedalaman juga membaik secara alami karena sistem visual menggunakan petunjuk lain untuk membantu mengatasi masalah ini.

Pemeriksaan Rutin

Seperti dilansir dari RNIB, penting bagi orang-orang yang memiliki penglihatan satu mata untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin dengan dokter mata. Agar kesehatan mata yang diandalkannya dapat terpantau.

Bagi orang-orang yang hanya memiliki penglihatan pada satu mata, sebaiknya gunakan kacamata pelindung atau kacamata olahraga untuk olahraga atau aktivitas tertentu, seperti berkebun untuk mencegah cedera pada mata yang baik. Untuk itu, bicara dengan ahli perawatan mata profesional di tempat praktik ahli kacamata setempat untuk mendapatkan saran lebih lanjut mengenai hal ini.

Konsultasi di Kasoem Vision Care

Kunjungi Kasoem Vision Care di cabang terdekat kota Anda untuk informasi lebih lanjut dan konsultasi mengenai pemeriksaan penglihatan. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan pelayanan untuk berbagai masalah penglihatan.

Refractionist Optician akan melakukan pemeriksaan detail yang fokus pada tajam penglihatan, pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP).

Kasoem Vision Care juga menyediakan berbagai kacamata dan lensa dari brand terpercaya serta lensa kontak untuk memenuhi kebutuhan penglihatan. Silakan menghubungi kami melalui VIDY (Vision Buddy), virtual assistant layanan pelanggan 24 jam untuk reservasi atau konsultasi.

The post Penglihatan Monokular seperti Apa? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/penglihatan-monokular/feed/ 0 8370