kacamata plus Archives - Kasoem Vision Care https://www.kasoemvisioncare.com/tag/kacamata-plus/ We Care Your Binocular Vision! Tue, 23 Jan 2024 03:45:27 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.2.3 https://www.kasoemvisioncare.com/wp-content/uploads/2016/07/cropped-icon-web-32x32.jpeg kacamata plus Archives - Kasoem Vision Care https://www.kasoemvisioncare.com/tag/kacamata-plus/ 32 32 222235612 Alat Optik yang Memiliki Lensa Cembung, Kacamata Rabun Dekat https://www.kasoemvisioncare.com/alat-optik-yang-memiliki-lensa-cembung/ https://www.kasoemvisioncare.com/alat-optik-yang-memiliki-lensa-cembung/#respond Fri, 19 Jan 2024 09:37:16 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=8435 Kacamata merupakan salah satu opsi untuk mengoreksi kelainan refraksi (refractive error). Namun, itu memiliki lensa dengan kemampuan berbeda. Lantas, apa alat optik yang memiliki lensa...

The post Alat Optik yang Memiliki Lensa Cembung, Kacamata Rabun Dekat appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Kacamata merupakan salah satu opsi untuk mengoreksi kelainan refraksi (refractive error). Namun, itu memiliki lensa dengan kemampuan berbeda. Lantas, apa alat optik yang memiliki lensa cembung? Apa fungsinya?

Alat Optik yang Memiliki Lensa Cembung

Alat optik yang memiliki lensa cembung adalah kacamata rabun dekat. Seperti dilansir dari jurnal ilmiah Optics & Refraction oleh Erika Sutter, Allen Foster, and Victoria Francis dalam PubMed Central yang dipublikasikan di National Library of Medicine, lensa cembung disebut juga lensa plus. Ini ibarat dua prisma yang diletakkan alas ke alas. Cahaya yang melewati lensa cembung bersifat konvergen.

Alat optik yang memiliki lensa cembung untuk apa?

Lensa cembung digunakan untuk mengoreksi penglihatan jarak dekat. Adapun jenis-jenisnya adalah sebagai berikut.

Hipermetropia

Lebih dikenal dengan istilah rabun dekat, dalam catatan Medline Plus, hipermetropi terjadi ketika cahaya yang masuk ke mata terfokus terlalu jauh ke belakang, di belakang retina (lapisan di bagian belakang mata yang berisi sel-sel penginderaan cahaya), bukan di permukaannya. Kondisi menyebabkan objek di dekatnya tampak buram.

Penyebab

Beberapa penderita rabun dekat memiliki bola mata yang terlalu pendek dari depan ke belakang. Sementara, yang lain memiliki kornea atau lensa yang bentuknya tidak normal. Inilah alasan kenapa cahaya yang masuk ke mata terfokus terlalu jauh ke belakang retina. Sebab untuk melihat dengan jelas cahaya harus melewati kornea dan lensa. Kemudian kornea dan lensa bekerjasama membelokkan cahaya agar tepat di retina.

Gejala dan tanda mereka mengalaminya adalah:

  • kesulitan dengan tugas-tugas dekat seperti membaca
  • ketegangan mata
  • menyipitkan mata
  • sakit kepala

Presbiopia

Ketika masih muda lensa mata yang normal lembut dan fleksibel atau mudah berubah bentuk. Sehingga, sinar cahaya dapat fokus langsung ke retina mata. Akhirnya, penglihatan fokus terhadap objek dekat dan jauh.

Namun, setelah usia 40 tahun, lensa berubah menjadi lebih kaku. Kemampuan berubah bentuk tak lagi mudah. Kondisi ini menyebabkan lansia pada jarak dekat sulit, seperti membaca, memasang jarum atau melakukan tugas jarak dekat lainnya.

Dalam catatan National Eye Institute, ketika lansia menderita gangguan penglihatan, mereka akan menunjukkan ciri-ciri seperti:

  • kesulitan melihat sesuatu dari dekat
  • perlu menjauhkan bahan bacaan agar bisa fokus pada bahan bacaan tersebut
  • ketegangan mata (ketika mata terasa lelah atau sakit)
  • sakit kepala

Aphakia (afakia)

Lensa adalah bagian mata yang terletak tepat di belakang pupil. Itu bekerja memfokuskan cahaya ke arah belakang mata. Lensa dan kornea memainkan peran penting agar manusia mendapat penglihatan yang jelas. Sebab, masing-masing membantu memfokuskan cahaya saat memasuki mata. Kornea sebesar 70 persen dan lensa sebesar 30 persen.

Aphakia terjadi ketika lensa, struktur bening berbentuk oval di belakang iris (bagian mata berwarna) dan pupil tidak ada. Dengan demikian mata tidak dapat memfokuskan sinar cahaya pada retina. Tanpa lensa, mata tidak fokus dan penglihatan menjadi kabur.

Cara Kerja Alat Optik yang Memiliki Lensa Cembung

Jika cahaya paralel didekatkan ke fokus pada jarak 1 meter, lensa dikatakan mempunyai kekuatan 1 dioptri. Jika fokus berada pada 1/2 meter, 2 dioptri, dan pada 1/3 meter, 3 dioptri.

Cara kerja lensa cembung

Cahaya yang masuk ke mata dikonvergensi di kornea dan kemudian lensa bertindak sebagai mekanisme pemfokusan untuk menyatukan cahaya ke suatu titik di retina. Sehingga objek terlihat jelas. Jika benda dekat dengan mata maka lensa akan berubah bentuk sehingga sinar cahaya tetap dapat terfokus pada retina. Pada hipermetropia justru sebaliknya, sinar-sinar terfokus di belakang retina sehingga diperlukan lensa cembung plus.

Ingin tahu lebih lanjut soal lensa cembung? Silakan konsultasi ke Kasoem Vision Care di cabang-cabang terdekat di kota kamu! Di sana tersedia frame kacamata dari berbagai material logam dan plastik terdiri dari brand lokal, seperti Kavica x Sadega, Kavica Stylo hingga brand internasional, seperti Ray-BanLevi’s, Montblanc, Aigner.

Tak hanya itu, tersedia juga lensa dari brand Essilor, lensa khusus add-on atau lensa berteknologi tinggi dari brand terpercaya untuk memenuhi kebutuhan penglihatan. Misalnya lensa photochromic. Kasoem Vision Care juga menyediakan lensa kontak bagi yang ingin memilih alternatif alat bantu penglihatan lain.

Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP) oleh Refractionist Optician.

The post Alat Optik yang Memiliki Lensa Cembung, Kacamata Rabun Dekat appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/alat-optik-yang-memiliki-lensa-cembung/feed/ 0 8435