mata minus Archives - Kasoem Vision Care https://www.kasoemvisioncare.com/tag/mata-minus/ We Care Your Binocular Vision! Wed, 17 Jan 2024 07:37:40 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.2.3 https://www.kasoemvisioncare.com/wp-content/uploads/2016/07/cropped-icon-web-32x32.jpeg mata minus Archives - Kasoem Vision Care https://www.kasoemvisioncare.com/tag/mata-minus/ 32 32 222235612 Apakah Mata Minus Bisa Sembuh? Cari Jawabannya di Sini https://www.kasoemvisioncare.com/apakah-mata-minus-bisa-sembuh/ https://www.kasoemvisioncare.com/apakah-mata-minus-bisa-sembuh/#respond Thu, 04 Jan 2024 06:33:59 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=8386 Mata minus merupakan sebutan bagi penderita rabun jauh atau myopia (miopia). Ini terjadi ketika seseorang tidak dapat melihat dengan jelas objek jarak jauh, tapi penglihatan...

The post Apakah Mata Minus Bisa Sembuh? Cari Jawabannya di Sini appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Mata minus merupakan sebutan bagi penderita rabun jauh atau myopia (miopia). Ini terjadi ketika seseorang tidak dapat melihat dengan jelas objek jarak jauh, tapi penglihatan jelas saat objeknya dekat. Untuk mempejelas penglihatan, penderita rabun jauh bisa memakai kacamata atau lensa kontak. Namun, mungkin ada yang bertanya-tanya, apakah mata minus bisa sembuh?

Mata Minus

Istilah minus, merujuk pada spheris atau SPH. Ini adalah unit ukuran yang digunakan untuk menunjukkan kekuatan lensa kacamata dalam mengoreksi penglihatan agar jelas kembali. Untuk orang yang menderita rabun jauh, maka akan terdapat tanda minus (-) pada angka SPH. Sehingga, perlu memakai kacamata minus.

Mata minus sebenarnya adalah kondisi yang terjadi karena miopi, myopia atau rabun jauh. Penyebabnya, bola mata tumbuh terlalu panjang dari depan ke belakang, ada masalah dengan bentuk kornea, seperti terlalu melengkung tajam atau masalah pada lensa (bagian dalam mata yang membantu fokus mata). Kondisi ini menyebabkan cahaya tidak jatuh secara tepat pada retina mata. Jadi, cahaya diarahkan ke depan retina, bukan ke retina.

Misalnya, kornea di bagian depan mata terlalu melengkung tajam, atau mata mungkin lebih panjang dari depan ke belakang dibandingkan biasanya. Dalam kedua kasus tersebut, sinar cahaya tidak mencapai retina. Ketika cahaya tidak terfokus pada retina sebagaimana mestinya, penglihatan menjadi kabur.

Level Miopia

Berdasarkan level, seperti dilansir dari Jurnal Ilmiah: Myopia Douglas R Fredrick, associate clinical professor of ophthalmology miopia dalam National Library of Medicine, miopia terbagi menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.

  • Ringan adalah 0 dioptri hingga −1,5 dioptri
  • Sedang adalah 1,5 dioptri hingga −6,0 dioptri
  • Tinggi −6,0 dioptri atau lebih
    Sedangkan, ketika myopia lebih dari −8,0 dipotri atau lebih disebut dengan miopia patologis.

Apakah Mata Minus Bisa Sembuh?

Dalam catatan MyKidsVision, mata minus tidak ada obat yang bisa menyembuhkan miopia. Artinya, pertumbuhannya tidak dapat dihentikan atau dibalik. Jadi, jawaban dari pertanyaan apakah mata minus bisa sembuh adalah tidak ada pengobatan yang dapat membalikkan miopia setelah berkembang karena panjang bola mata tidak dapat dikurangi atau dikecilkan kembali.

Namun, ada cara untuk memperbaiki penglihatan kabur dan jauh yang menyertainya atau memperlambatnya. Contohnya dengan pemakaian kacamata lensa khusus, lensa kontak lunak, orto-k atau operasi mata laser atau laser eye surgery (LASIK).

Lensa kontak orto-k bisa menyembuhkan mata minus?

Ortho-k adalah jenis lensa kontak kaku dan dapat bernapas yang dikenakan semalaman saat tidur serta dilepas saat bangun tidur. Ia bekerja dengan lembut membentuk kembali permukaan mata seperti sedia kala. Sehingga, tidak perlu memakai kacamata atau lensa kontak di siang hari untuk mengoreksi penglihatan.

Hal ini membuat seolah-olah mata minus sudah diperbaiki. Tapi, sebenarnya efeknya bersifat sementara. Karena, jika berhenti memakai lensa ortho-k semalaman saat tidur, koreksi akan menurun dan memerlukan kacamata atau lensa kontak biasa untuk dapat melihat kembali.

 Apakah mata minus bisa sembuh dengan LASIK?

Operasi mata laser (LASIK) menjadi pilihan pengobatan permanen untuk mata minus. Hasilnya, menghilangkan kebutuhan akan koreksi penglihatan. Sehingga orang tersebut tidak perlu memakai kacamata atau lensa kontak lagi. Tetapi, sama dengan orto-k, LASIK tidak menyembuhkannya. Sebab, operasi tidak memperpendek panjang bola mata sebelumnya akibat myopia. Jadi, seusai LASIK tetap ada risiko kesehatan akibat miopia, meskipun penglihatannya sudah sempurna.

Cek Mata Minus di Kasoem Vision Care

Salah satu rekomendasi vision care untuk pemeriksaan mata ada di Kasoem Vision Care. Selama lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan pemeriksaan detail yang fokus pada tajam penglihatan, pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision, light sensitivity hingga myopia management oleh Refractionist Optician.

Sebagai solusi, Kasoem Vision Care menyediakan berbagai kacamata dan lensa dari brand terpercaya serta lensa kontak untuk memenuhi kebutuhan penglihatan. Khusus untuk myopia management, pelanggan akan mendapat edukasi khusus untuk memperlambat perkembangan miopia pada anak-anak. Silakan menghubungi kami melalui Kasoem Care, layanan pelanggan 24 jam untuk reservasi atau konsultasi. Anda dapat mengunjungi Kasoem Vision Care di cabang terdekat kota Anda!

The post Apakah Mata Minus Bisa Sembuh? Cari Jawabannya di Sini appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/apakah-mata-minus-bisa-sembuh/feed/ 0 8386
Cara Mengurangi Mata Minus, Memang Ada? https://www.kasoemvisioncare.com/cara-mengurangi-mata-minus/ https://www.kasoemvisioncare.com/cara-mengurangi-mata-minus/#respond Thu, 14 Dec 2023 10:05:00 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=8405 Myopia (miopi atau rabun jauh) terjadi ketika mata tidak dapat melihat dengan jelas objek jarak jauh, tapi jelas terhadap objek di dekatnya. Kondisi ini dapat...

The post Cara Mengurangi Mata Minus, Memang Ada? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Myopia (miopi atau rabun jauh) terjadi ketika mata tidak dapat melihat dengan jelas objek jarak jauh, tapi jelas terhadap objek di dekatnya. Kondisi ini dapat terjadi pada semua usia. Bahkan, penelitian menunjukkan miopia menjadi lebih umum terjadi pada anak-anak. Ketika berkembang pada anak-anak dan remaja, biasanya kondisinya memburuk setiap beberapa hingga beberapa bulan. Lantas, adakah cara mengurangi mata minus?

Mata Minus

Mata minus adalah sebutan bagi penderita rabun jauh. Minus menunjukkan hasil diagnosis, yaitu angka dengan tanda minus (-) yang merujuk pada spheris atau SPH. Ini adalah unit ukuran yang digunakan untuk menunjukkan kekuatan lensa kacamata dalam mengoreksi penglihatan agar jelas kembali.

Dalam ctatan MyKidsVision, ketika miopia berkembang pada anak-anak dan remaja, biasanya kondisinya memburuk setiap beberapa hingga beberapa bulan. Dalam kebanyakan kasus, kondisi ini terus memburuk hingga akhir usia remaja atau bahkan awal usia 20-an.

Mata minus anak-anak dan remaja

Miopia biasanya mulai berkembang sebelum usia 10 tahun. Penglihatannya kemudian berkembang atau memburuk setiap beberapa hingga beberapa bulan pada anak-anak dan remaja. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan mata yang terlalu cepat dan terlalu lama dibandingkan dengan laju pertumbuhan mata yang normal. Pada anak-anak, mata dimaksudkan untuk tumbuh terus hingga usia remaja, kemudian menjadi stabil.

Namun, pada miopia, mata tumbuh terlalu cepat sehingga menyebabkan penurunan penglihatan yang cepat dan terus-menerus serta pertumbuhan mata yang terus berlanjut hingga masa remaja dan bahkan awal masa dewasa. Kemunduran yang berkelanjutan ini disebut perkembangan miopia.

Penyebab Mata Minus

Ada berbagai hal yang menyebabkan miopi terjadi, seperti:

  • bola mata tumbuh terlalu panjang dari depan ke belakang
  • masalah dengan bentuk kornea (terlalu melengkung tajam)
  • masalah pada lensa mata

Kondisi tersebut menyebabkan cahaya tidak jatuh secara tepat pada retina mata. Dengan begitu, cahaya diarahkan ke depan retina, bukan ke retina. Misalnya, kornea di bagian depan mata terlalu melengkung tajam, atau mata mungkin lebih panjang dari depan ke belakang dibandingkan biasanya. Dalam kedua kasus tersebut, sinar cahaya tidak mencapai retina. Ketika cahaya tidak terfokus pada retina sebagaimana mestinya, penglihatan menjadi kabur.

Level Miopi

Berdasarkan level, seperti dilansir dari Jurnal Ilmiah: Myopia Douglas R Fredrick, associate clinical professor of ophthalmology miopia dalam National Library of Medicine, myopia terbagi menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.

  1. Ringan adalah 0 dioptri hingga −1,5 dioptri
  2. Miopia sedang adalah 1,5 dioptri hingga −6,0 dioptri
  3. Miopia tinggi −6,0 dioptri atau lebih

Sedangkan, ketika myopia lebih dari −8,0 dipotri atau lebih disebut dengan miopia patologis.

Cara Mengurangi Mata Minus

Miopia secara tradisional telah dikoreksi dengan kacamata (kacamata) atau lensa kontak. Dua alat bantu penglihatan tersebut dapat memperbaiki fokus mata untuk menciptakan penglihatan yang jelas saat dipakai. Tapi, keduanya belum dapat mengurangi mata minus.

Artinya belum ada cara mengurangi mata minus, karena tidak ada obat yang bisa menyembuhkan miopi. Pertumbuhannya tidak dapat dihentikan atau dibalik setelah berkembang karena panjang bola mata tidak dapat dikurangi atau dikecilkan kembali.

Kalau tidak ada cara mengurangi mata minus, seperti perawatan myopia?

Memang tidak ada cara mengurangi mata minus. Namun, bisa rabun jauh bisa dikendalikan perkembangannya dengan myopia control atau myopia management. Ini adalah istilah untuk menggambarkan penggunaan pengobatan yang bertujuan memperlambat perkembangan miopia.

Dalam catatan American Academy of Ophthamlomlogy, dokter sedang mencari cara untuk memperlambat perkembangan miopia pada anak-anak. Meskipun miopia tidak dapat disembuhkan, tujuan pengobatannya adalah untuk mencegahnya bertambah parah.

Obat tetes mata atropin

Jika diberikan kepada anak-anak dalam jumlah kecil selama 2 hingga 3 tahun, obat tetes mata atropin dapat memperlambat perkembangan miopia. Dokter tidak tahu persis cara kerjanya, tetapi mereka berpikir obat tetes ini dapat membuat mata tidak terlalu memanjang. Miopia memburuk seiring bertambahnya panjang mata.

Lensa kontak khusus

Ini dipakai oleh anak usia 6-12 tahun penderita miopia. Lensa kontak “multifokal” ini memiliki area fokus yang berbeda-beda. Jnis lensa ini seperti papan dart, dengan banyak lingkaran di dalam satu sama lain. Bagian tengah lensa atau sasaran, mengoreksi penglihatan jarak jauh yang kabur. Sedangkan bagian luar lensa mengaburkan foku atau mengaburkan penglihatan tepi (samping) anak. Penglihatan samping yang kabur dianggap memperlambat pertumbuhan mata dan membatasi miopia.

Ortokeratologi (Orto-K)

Orthokeratology adalah lensa kontak yang dipakai anak di malam hari untuk mengoreksi penglihatan jarak jauh yang kabur di siang hari. Disebut Ortho-K, lensa ini meratakan kornea ketika tidur. Keesokan harinya, cahaya yang melewati kornea yang telah dibentuk kembali jatuh tepat di retina, membuat gambar jauh tampak lebih jelas.

Mengenakan lensa Ortho-K hanya meningkatkan penglihatan dalam waktu singkat. Setelah berhenti memakai lensa, kornea perlahan kembali ke bentuk normalnya dan miopia kembali muncul.

Belum ada cara untuk mengurangi mata minus. Maka dari itu melakukan pencegahan lebih baik atau memperlambat perkembangannya. Apalagi, jika tidak dikendalikan anak-anak, terutama, berpotensi mengalami beberapa masalah mata di kemudian hari, seperti katarak, glaukoma, dan ablasi retina.

Konsultasi Mengurangi Mata Minus di Kasoem Vision Care

Meski belum ada cara mengurangi mata minus, lakukan pemeriksaan di vision care untuk mendapat diagnosis yang tepat. Apalagi, selama lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care menyediakan pemeriksaan detail yang fokus pada tajam penglihatan, pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP) oleh Refractionist Optician.

Sebagai solusi, Kasoem Vision Care juga menyediakan berbagai kacamata dan lensa dari brand terpercaya serta lensa kontak untuk memenuhi kebutuhan penglihatan. Silakan menghubungi kami melalui Kasoem Care, layanan pelanggan 24 jam untuk reservasi atau konsultasi. Anda dapat mengunjungi Kasoem Vision Care di cabang terdekat kota Anda!

The post Cara Mengurangi Mata Minus, Memang Ada? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/cara-mengurangi-mata-minus/feed/ 0 8405
Jenis-jenis Lensa Kontak Minus, Mau Pilih yang Mana? https://www.kasoemvisioncare.com/jenis-lensa-kontak-minus/ https://www.kasoemvisioncare.com/jenis-lensa-kontak-minus/#respond Mon, 28 Aug 2023 03:21:47 +0000 https://www.kasoemvisioncare.com/?p=8124 Orang yang menderita rabun jauh atau myopia tak dapat melihat dengan jelas objek yang jauh. Tapi, memiliki penglihatan jelas terhadap objek yang jaraknya dekat. Agar...

The post Jenis-jenis Lensa Kontak Minus, Mau Pilih yang Mana? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
Orang yang menderita rabun jauh atau myopia tak dapat melihat dengan jelas objek yang jauh. Tapi, memiliki penglihatan jelas terhadap objek yang jaraknya dekat. Agar tak buram saat melihat objek jarak jauh, mereka perlu alat bantu penglihatan seperti lensa kacamata. Lantas, apa jenis-jenis lensa kontak minus?

Mata Minus

Mata minus adalah sebutan bagi penderita rabun jauh (myopia). Istilah minus merujuk pada spheris atau SPH. Ini adalah unit ukuran yang digunakan untuk menunjukkan kekuatan lensa kacamata dalam mengoreksi penglihatan agar jelas kembali. Untuk orang yang menderita rabun jauh, maka akan terdapat tanda minus (-) pada angka SPH. Sehingga, perlu memakai kacamata minus.

Dalam catatan American Academy of Ophthalmology, myopia terjadi karena bentuk mata mencegah cahaya membelok dengan benar. Jadi, cahaya diarahkan ke depan retina, bukan ke retina.

Misalnya, kornea di bagian depan mata terlalu melengkung tajam, atau mata mungkin lebih panjang dari depan ke belakang dibandingkan biasanya. Dalam kedua kasus tersebut, sinar cahaya tidak mencapai retina. Ketika cahaya tidak terfokus pada retina sebagaimana mestinya, penglihatan menjadi kabur.

Jenis Myopia

Kondisi ketika seseorang menderita rabun jauh terbagi menjadi:

  • rabun jauh ringan umumnya kurang dari tiga dioptri. Ini disebut juga miopia rendah
  • rabun dekat sedang atau myopia adalah tiga sampai enam dioptri miopia
  • sedangkan, rabun jauh yang parah atau myopia tinggi berukuran lebih dari enam dioptri. Biasanya, ini diderita anak-anak sejak dini dan terus bertambah seiring bertambahnya usia

Lensa Kontak

Lensa kontak merupakan salah satu alat bantu untuk mengoreksi penglihatan mata minus. Itu terbuat dari plastik tipis dan bening yang dipasang pada mata, tepatnya mengapung pada lapisan air mata menutupi kornea.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) selain meningkatkan penglihatan, lensa kontak membuat seseorang melihat lebih baik, sebab:

penggunaan lensa kontak bergerak mengikuti mata untuk koreksi penglihatan yang dapat terasa dan terlihat natural
beberapa penelitian menunjukkan bahwa lensa kontak yang dipasang secara khusus dapat membantu memperlambat perkembangan rabun jauh pada anak-anak dan remaja

Jenis-jenis Lensa Kontak Minus

Dalam catatan MyKidsVision, jenis-jenis lensa kontak minus memiliki berbagai varian. Jenis-jenis lensa kontak minus, antara lain sebagai berikut.

Lensa kontak lunak mata minus

Ini merupakan lensa kontak yang konvensional. Lensa kontak lunak (soft contact lens) memiliki ukuran lebih besar dari lensa kornea kaku. Karena dirancang agar pas di seluruh kornea dan tepat di bagian putih mata.

Mereka biasanya berdiameter 13-14mm. Namun, kurang tahan lama dibandingkan lensa kaku. Sehingga, menyebabkan sebagian besar dipasok dalam format:

sekali pakai, baik untuk dipakai hanya untuk hari itu dan kemudian dibuang, atau
lensa yang sama disimpan hingga sebulan dengan pembersihan dan penyimpanan semalam dalam larutan desinfeksi lensa kontak

Menurut Profesor Ophthalmology di Universitas Emory Amy K. Hutchinson, MD lensa kontak konvensional ini biasanya tidak digunakan pada anak kecil. Karena, transmisi oksigennya lebih rendah daripada bahan silikon atau RPG. Selain itu, lebih sulit ditangani dan kurang cocok untuk pemakaian jangka panjang.

Jika seorang anak mulai memakai lensa ini, ia menganjurkan pemantauan ketat untuk hiperemia atau tanda stres okular lainnya. Daripada jenis ini, ia menyarankan untuk pemakaian lensa lunak silikon hidrogel (hydrogel soft lenses). Jenis ini lebih baru dengan transmisi oksigen yang lebih tinggi.

Orthokeratology (orto-k) untuk mata minus

Lensa ortokeratologi merupakan salah satu jenis lensa kaku yang khusus dipakai saat tidur. Berukuran sekitar 10-11mm, lensa ini dengan lembut meratakan kornea untuk membentuk kembali kornea.

Sehingga, dapat mengurangi myopia (rabun jauh) untuk sementara waktu.
Untuk mengoreksi, lensa ini biasanya dipakai setiap malam saat tidur dan dilepas di pagi hari. Jadi, untuk sementara waktu, penderita myopia dapat melihat lebih jelas tanpa kacamata atau lensa kontak.

Rigid contact lens

Lensa kontak yang kaku (rigid gas contact lens) atau rigid gas-permeable lenses terkecil mulai berdiameter sekitar delapan milimeter (mm). Itu terbuat dari bahan kaku dan dirancang agar pas di kornea (kubah bening di bagian depan mata).

Jenis lensa kornea kaku ini sebagian besar dipakai hanya pada siang hari. Mereka lebih populer, sebelum bahan lensa kontak lunak dikembangkan. Kendati, sekarang kebanyakan dipakai untuk tujuan khusus seperti resep yang lebih kompleks.

Jenis ini paling tahan lama. Perawatan yang baik dapat bertahan hingga beberapa tahun. Meski demikian, disarankan untuk menggantinya lebih sering. Itu menghindari kemungkinan komplikasi dari kondisi lensa yang memburuk seiring berjalannya waktu.

Dalam catatan American Academy of Ophthalmology, lensa ini dipilih oleh beberapa dokter untuk anak-anak aphakia dari segala usia, bahkan bayi. Karena, lensa kontak ini baik untuk transmisibilitas oksigen maupun untuk langkah lebih kecil dalam daya refraksi yang mereka tawarka

Lensa Scleral

Jenis lensa kontak berdiameter 15-22mm ini meluas lebih jauh ke bagian putih mata yang disebut sklera. Ini tidak menyentuh kornea dan dapat membantu anak-anak dengan berbagai kelainan refraksi dan permukaan okular. Termasuk, sindrom anestesi kornea bawaan, sindrom Stevens-Johnson, dan jaringan parut kornea setelah trauma.

Lensa pengaburan perifer

Lensa kontak pengaburan perifer adalah kontak khusus yang dinilai dapat memperlambat myopia. Mereka dibuat untuk anak-anak usia enam sampai 12 tahun dengan rabun jauh. Lensa ini memiliki area fokus yang berbeda, terlihat seperti papan dart, dengan banyak lingkaran di dalamnya.

Bagian tengah lensa mengoreksi penglihatan jarak jauh yang kabur, sedangkan bagian luar lensa mengaburkan penglihatan tepi (samping) anak. Penglihatan samping yang kabur dianggap memperlambat pertumbuhan mata dan membatasi rabun jauh.

Meski tidak berfungsi di semua kasus. Lensa ini membantu anak-anak tertentu, termasuk anak-anak yang orang tuanya menderita rabun jauh dan rabun jauhnya sendiri semakin parah.

Cari Lensa Kontak Minus di Kasoem Vision Care

Salah satu tempat yang menyediakan berbagai lensa kontak adalah Kasoem Vision Care. Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Vision Care juga menyediakan pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP).

Tak hanya itu, tersedia frame kacamata dari lokal, seperti Kavica x Sadega, Kavica Stylo hingga brand internasional, seperti Ray-Ban, Levi’s, Montblanc, Aigner. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Kasoem Vision Care di kota-kota terdekat.

Tapi, jika waktu Anda terbatas bisa mengakses website www.kasoemvisioncare.com atau marketplace di Tokopedia atau Blibli. Tim Kasoem Vision Care akan memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan Anda.

The post Jenis-jenis Lensa Kontak Minus, Mau Pilih yang Mana? appeared first on Kasoem Vision Care.

]]>
https://www.kasoemvisioncare.com/jenis-lensa-kontak-minus/feed/ 0 8124